Hujan Kontroversi di Vitality Stadium: Manchester United Gagal Menang, Carrick Kritik Wasit
Richard Andreas | 22 Maret 2026 18:15
Bola.net - Manchester United harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 2-2 melawan Bournemouth di Vitality Stadium dalam lanjutan Premier League, Sabtu 21 Maret 2026. Laga ini dipenuhi drama, mulai dari penalti kontroversial, gol bunuh diri, hingga kartu merah.
Hasil tersebut membuat United tetap berada di jalur perebutan tiket Liga Champions musim depan. Namun, pertandingan juga meninggalkan rasa frustrasi bagi kubu Setan Merah karena sejumlah keputusan wasit yang diperdebatkan.
Pelatih interim United, Michael Carrick, bahkan secara terbuka mengkritik beberapa keputusan tersebut dalam wawancara pascalaga. Meski begitu, di balik kontroversi itu, United masih menjaga momentum positif mereka dalam perburuan posisi lima besar.
Laga Chaos di Vitality Stadium

Pertemuan Bournemouth dan Manchester United musim ini kembali menghadirkan drama besar. Setelah kedua tim bermain imbang 4-4 pada pertemuan pertama di bulan Desember, duel kali ini kembali berlangsung liar dengan skor akhir 2-2.
Pertandingan dipenuhi berbagai momen penting yang membuat tempo laga naik turun secara drastis. Dari keputusan penalti yang diperdebatkan hingga kartu merah yang mengubah dinamika pertandingan.
United sempat berada dalam posisi unggul dan tampak mengendalikan situasi. Namun serangkaian kejadian dramatis membuat laga berubah menjadi sangat terbuka dan penuh ketegangan hingga peluit akhir berbunyi.
Penalti Bruno Fernandes dan Kontroversi Awal

Gol pertama Manchester United lahir pada menit ke-61 melalui titik penalti. Situasi ini bermula ketika Matheus Cunha berhasil melewati Alex Jimenez di dalam kotak penalti.
Bek United tersebut panik dan menarik baju Cunha dari belakang. Wasit Stuart Atwell langsung menunjuk titik putih tanpa ragu.
Bruno Fernandes yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang. Gelandang Portugal itu sukses membawa United unggul 1-0.
Namun, hanya beberapa menit kemudian, kontroversi muncul. Amad terjatuh di kotak penalti setelah didorong Adrian Truffert, tetapi wasit tidak memberikan penalti. Keputusan tersebut memicu kebingungan di kubu United.
VAR kemudian meninjau insiden tersebut dan memutuskan bahwa kontak yang terjadi tidak cukup untuk dianggap sebagai pelanggaran.
Gol Balasan Bournemouth dan Drama 15 Menit

Tak lama setelah keputusan penalti untuk Amad tidak diberikan, Bournemouth langsung memanfaatkan situasi tersebut. Adrian Truffert yang sebelumnya terlibat dalam insiden itu naik membantu serangan dan memberikan assist kepada Ryan Christie yang menyamakan kedudukan.
Setelah skor menjadi 1-1 pada menit ke-67, pertandingan memasuki fase paling dramatis. Fernandes kembali berperan penting ketika sepak pojoknya menghasilkan gol bunuh diri dari bek Bournemouth, James Hill.
United kembali unggul 2-1, tetapi keunggulan itu tidak bertahan lama. Alex Scott hampir menyamakan skor lewat tembakan jarak jauh yang menghantam tiang gawang.
Situasi semakin rumit ketika Harry Maguire melakukan pelanggaran di kotak penalti yang berujung penalti dan kartu merah. VAR meninjau insiden tersebut dan tetap mengesahkan keputusan wasit.
Junior Kroupi kemudian mencetak gol dari titik putih untuk membuat skor kembali imbang 2-2.
Carrick Geram dengan Keputusan Wasit
Seusai pertandingan, Michael Carrick tidak menyembunyikan rasa frustrasinya terhadap keputusan wasit. Ia menilai terdapat inkonsistensi dalam dua insiden penalti yang melibatkan timnya.
Carrick menilai pelanggaran terhadap Amad sangat mirip dengan insiden yang menghasilkan penalti bagi United sebelumnya. Ia mengatakan:
“Pikiran pertama saya adalah salah satu dari dua keputusan itu pasti keliru, karena dia memberikan satu penalti untuk situasi yang sama tetapi tidak memberikan yang lainnya.”
Carrick juga menjelaskan perbedaan perlakuan terhadap dua insiden tersebut.
“Untuk yang pertama pada Matheus Cunha dia memberikan penalti. Yang kedua pada Amad tidak diberikan, padahal hampir identik, dua tangan memegang pemain di kotak penalti saat dia menguasai bola.”
Man United Tetap Di Jalur Liga Champions
Terlepas dari kontroversi yang terjadi, Manchester United masih berada dalam posisi kuat untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
Di bawah arahan Carrick dan staf pelatihnya, tim berhasil mengumpulkan 24 poin dari kemungkinan 30 poin dalam sepuluh pertandingan Premier League terakhir.
Performa tersebut cukup impresif, terutama ketika beberapa pesaing seperti Aston Villa, Chelsea, dan Liverpool mengalami masalah konsistensi.
Klasemen Liga Inggris 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Dipecundangi Everton, Liam Rosenior: Kami Memang Layak Kalah!
Liga Inggris 22 Maret 2026, 08:30
-
Ditarik Keluar Lawan Brighton, Seberapa Parah Cedera Hugo Ekitike?
Liga Inggris 22 Maret 2026, 08:00
-
Liverpool Kalah dari Brighton, Begini Kilah Arne Slot
Liga Inggris 22 Maret 2026, 07:19
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Barcelona vs Rayo Vallecano: Live Streaming La Liga di Vidio
Liga Spanyol 22 Maret 2026, 19:45
-
Live Streaming Barcelona vs Rayo Vallecano: Link Nonton La Liga di Vidio
Liga Spanyol 22 Maret 2026, 19:30
-
Kalah Lagi, Chelsea Memang Tidak Punya Pemimpin di Lapangan
Liga Inggris 22 Maret 2026, 18:45
-
Catatan El Derbi Madrileno: Siapa Penguasa Kota Madrid Sesungguhnya?
Liga Spanyol 22 Maret 2026, 17:36
-
Tantang Atletico Madrid, 2 Bintang Real Madrid Siap Beraksi
Liga Spanyol 22 Maret 2026, 14:17
-
Gagal Bekuk Sassuolo, Penyelesaian Akhir Juventus Jadi Sorotan
Liga Italia 22 Maret 2026, 11:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28











