Identitas Liverpool, Impian Besar Jurgen Klopp
Richard Andreas | 30 Mei 2020 03:00
Bola.net - Jurgen Klopp akhirnya bicara soal impian terbesarnya dengan menangani Liverpool. Tidak hanya trofi, Klopp ingin timnya memiliki identitas kuat yang bakal dikenal sampai bertahun-tahun.
Pekerjaan Klopp memang butuh waktu. Dia membentuk Liverpool perlahan-lahan, tidak terburu-buru. Untungnya, fans Liverpool pun mau bersabar menunggu usaha Klopp.
Hasil kerja keras empat tahun baru terlihat dua musim terakhir. Musim 2018/19 lalu Liverpool sangat kuat, nyaris juara Premier League dan sukses membungkus trofi Liga Champions.
Musim 2019/20 ini pun mereka juga sangat kuat, hanya butuh dua kemenangan lagi untuk menjuarai Premier League -- hanya perlu menunggu kelanjutan liga usai pandemi virus corona.
Kendati demikian, target terbesar Klopp ternyata lebih dari itu, lebih dari trofi dan gelar. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Identitas Liverpool
Jurgen Klopp tiba di Liverpool pada tahun 2015 dan butuh empat tahun baginya untuk mempersembahkan trofi pertama. Empat tahun itu memang terkesan lama, tapi memang sejak awal Klopp ingin membentuk identitas tim terlebih dahulu.
Sekarang Liverpool sudah punya identitas itu. Mereka menyuguhkan gaya bermain agresif-ofensif dan bisa membuat barisan pertahanan lawan kelimpungan.
"Kami punya beberapa aturan jelas tentang bagaimana kami ingin bermain, bagaimana kami ingin bertahan, di mana kami mau bertahan, ke arah mana kami mau mengalirkan umpan," ujar Klopp.
"Bukan berarti kami punya buku tentang itu dan memberikannya untuk dibaca lalu Anda bisa paham. Ada beberapa hal penting, tentang seberapa hidup permainan kami? Seberapa positif? Seberapa berani? Itu sangat penting untuk semua pemain."
Langsung Dikenali
Intinya, Klopp ingin timnya memegang nilai-nilai permainan yang kuat. Identitas mereka harus jelas, bahkan untuk tim-tim muda di bawah tim senior.
Suatu hari nanti, Klopp berharap orang awam bisa mengenali Liverpool hanya lewat permainan tim, bukan karena kostum atau identitas lainnya.
"Gaya bermain kami sebenarnya tidak terlalu intens, hanya sangat spesifik. Mungkin di usia 17, 18, 19, 20, Anda jelas sudah cukup dewasa untuk mulai mengenalnya," imbuh Klopp.
"Impian saya adalah bahwa kami bisa bermain dengan kostum bebas, tapi jika Anda melihat permainan kami Anda akan berkata: 'Oh, itu Liverpool."
"Identitas kami harus sangat jelas yang bisa membuat semua orang berkata: 'Oh, itu Liverpool'. Itulah yang sedang kami coba lakukan," pungkasnya.
Sumber: Liverpoolfc
Baca ini juga ya!
Premier League Dilanjutkan, tapi Beberapa Tim Harus Bertanding di Tempat Netral, Termasuk Liverpool
Premier League 2016/17, Kala MU dan Arsenal Kompak Jadi Tim Kelas Dua
Jurgen Klopp Turun Tangan untuk Transfer Kalidou Koulibaly
5 Tahun Lalu, Jurgen Klopp Ucap Selamat Tinggal pada Dortmund
Melihat Lagi Gol Terpenting yang Dicetak Steven Gerrard di Anfield
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
LATEST UPDATE
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

