Igor Tudor Dipecat Tottenham Setelah hanya 7 Laga dalam 44 Hari
Gia Yuda Pradana | 29 Maret 2026 22:18
Bola.net - Igor Tudor resmi berpisah dengan Tottenham setelah hanya memimpin tujuh pertandingan dalam kurun 44 hari. Keputusan ini diambil menyusul performa buruk yang membuat klub terancam degradasi.
Penunjukan Igor Tudor pada 13 Februari lalu diharapkan memberi dampak instan setelah menggantikan Thomas Frank. Namun, hasil di lapangan jauh dari ekspektasi, dengan Spurs terjebak di papan bawah klasemen.
Kekalahan telak 0-3 dari Nottingham Forest menjadi titik akhir masa kerja Igor Tudor. Hasil tersebut membuat Tottenham turun ke posisi 17 dan hanya terpaut satu poin dari zona degradasi.
Performa Buruk dalam Waktu Singkat

Igor Tudor hanya meraih satu poin dari lima laga di Premier League. Satu-satunya hasil positif datang saat bermain imbang 1-1 melawan Liverpool.
Selain itu, Tottenham juga tersingkir di babak 16 besar Liga Champions. Mereka kalah agregat 5-7 dari Atletico Madrid dalam dua leg yang berlangsung sengit.
Awal masa jabatan Igor Tudor bahkan langsung diwarnai tiga kekalahan beruntun. Spurs tumbang dari Arsenal, Fulham, dan Crystal Palace.
Keputusan Cepat demi Hindari Degradasi

Manajemen Tottenham mengambil langkah cepat demi menyelamatkan musim. Dengan tujuh laga tersisa, klub tidak ingin mengambil risiko lebih besar.
Dalam pernyataan resmi, klub memastikan perpisahan dilakukan secara kesepakatan bersama. Selain Igor Tudor, staf pelatih seperti Tomislav Rogic dan Riccardo Ragnacci juga meninggalkan klub.
Klub juga menyampaikan dukungan moral kepada Igor Tudor yang tengah mengalami masa sulit secara pribadi. Pihak manajemen menegaskan bahwa pembaruan terkait pelatih baru akan segera diumumkan.
Kandidat Pengganti Mulai Mengemuka

Sambil menunggu pelatih baru, Bruno Saltor akan memimpin sesi latihan sementara. Ia menangani pemain yang tidak mengikuti jeda internasional.
Tottenham menargetkan pelatih baru sudah hadir sebelum laga berikutnya melawan Sunderland pada 12 April. Kandidat utama yang muncul adalah Roberto De Zerbi.
Namun, De Zerbi dikabarkan lebih memilih kembali melatih pada musim panas. Selain itu, sebagian suporter Tottenham menyuarakan penolakan terkait rekam jejaknya saat menangani Marseille.
Pergantian ini membuat Tottenham berpotensi memiliki tiga pelatih dalam satu musim. Situasi tersebut terakhir terjadi pada musim 2022-2023 saat era Antonio Conte, Cristian Stellini, dan Ryan Mason.
Sumber: Goal International
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 16-20 Mei 2026
Liga Inggris 16 Mei 2026, 17:35
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 16 Mei 2026, 17:30
-
Prediksi Barcelona vs Betis 18 Mei 2026
Liga Spanyol 16 Mei 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Bernardo Silva Sindir Arsenal Soal Set Piece
Liga Inggris 16 Mei 2026, 20:00
-
Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
Otomotif 16 Mei 2026, 20:00
-
Liverpool Lemah Fisik dan Mental!
Liga Inggris 16 Mei 2026, 19:30
-
Live Streaming Vidio Chelsea vs Man City di Final FA Cup 2026
Liga Inggris 16 Mei 2026, 19:00
-
Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
Otomotif 16 Mei 2026, 18:16
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01














