Inggris Harus Belajar dari Spanyol demi Tingkatkan Kualitas di Eropa
Editor Bolanet | 8 Oktober 2015 11:00
- Premier League dianggap sebagai kompetisi paling kompetitif dan terbaik di dunia. Tapi apa yang tersaji di ajang Eropa seperti Liga Champions dan Liga Europa, sangat berbanding terbalik dengan pernyataan tersebut.
Ya, tim-tim perwakilan dari Inggris kerap gagal berbicara banyak di Eropa, khususnya Liga Champions. Mereka kalah dari Spanyol, Jerman bahkan Italia yang sukses mengirimkan perwakilan menembus partai puncak Liga Champions. Ironis memang.
Melihat kondisi ini, presiden La Liga, Javier Tebas coba memberikan saran kepada pihak FA agar tim-tim Premier League sanggup berbicara banyak di Eropa.
Menurutnya, operator liga bisa mengadaptasi sistem kompetisi yang berlaku di Spanyol. Sistem yang dimaksud adalah membiarkan tim reserve untuk berkompetisi di kasta kedua Championship.
Sebagaimana diketahui, nama-nama seperti Barcelona B, Real Madrid Castilla dan Athletic Bilbao B pernah menjajal ketatnya divisi Segunda. Hal tersebut dinilai akan sangat membantu perkembangan para pemain untuk bersiap melakoni kompetisi yang lebih berat.
Masalahnya ada pada struktur kompetisi divisi Championship yang tidak kompetitif. Hal itu menyebabkan para pemain bagus di sana tidak dapat meningkatkan permainan mereka di sejumlah pertandingan. Kami tidak memiliki yang seperti itu di Spanyol, imbuhnya.
Pemain usia 18 tahun sudah harus bermain dengan pemain-pemain berpengalaman yang usianya sekita 25 tahun di ajang Liga. Itu baru kompetisi yang sangat kompetitif. tukasnya.
Belum lama ini, poin koefisien Premier League pun semakin berkurang. Hasil itu bisa saja membuat kuota tim Inggris di Eropa berkurang.[initial]
(std/yp)
Ya, tim-tim perwakilan dari Inggris kerap gagal berbicara banyak di Eropa, khususnya Liga Champions. Mereka kalah dari Spanyol, Jerman bahkan Italia yang sukses mengirimkan perwakilan menembus partai puncak Liga Champions. Ironis memang.
Melihat kondisi ini, presiden La Liga, Javier Tebas coba memberikan saran kepada pihak FA agar tim-tim Premier League sanggup berbicara banyak di Eropa.
Menurutnya, operator liga bisa mengadaptasi sistem kompetisi yang berlaku di Spanyol. Sistem yang dimaksud adalah membiarkan tim reserve untuk berkompetisi di kasta kedua Championship.
Sebagaimana diketahui, nama-nama seperti Barcelona B, Real Madrid Castilla dan Athletic Bilbao B pernah menjajal ketatnya divisi Segunda. Hal tersebut dinilai akan sangat membantu perkembangan para pemain untuk bersiap melakoni kompetisi yang lebih berat.
Masalahnya ada pada struktur kompetisi divisi Championship yang tidak kompetitif. Hal itu menyebabkan para pemain bagus di sana tidak dapat meningkatkan permainan mereka di sejumlah pertandingan. Kami tidak memiliki yang seperti itu di Spanyol, imbuhnya.
Pemain usia 18 tahun sudah harus bermain dengan pemain-pemain berpengalaman yang usianya sekita 25 tahun di ajang Liga. Itu baru kompetisi yang sangat kompetitif. tukasnya.
Belum lama ini, poin koefisien Premier League pun semakin berkurang. Hasil itu bisa saja membuat kuota tim Inggris di Eropa berkurang.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





