Ingin Bertahan di Chelsea, Sarri Mengumbar Janji-Janji Manis
Richard Andreas | 28 April 2019 13:00
Bola.net - - Maurizio Sarri siap memberikan segalanya untuk membuktikan diri dan bertahan di Chelsea. Dia percaya bahwa dia sudah punya cukup kemampuan untuk memangkas jarak kualitas antara Chelsea dengan dua tim terkuat di Premier League musim ini: Manchester City dan Chelsea.
Mantan pelatih Napoli ini percaya diri bahwa dia mampu mengembalikan Chelsea jadi pesaing gelar juara hanya dalam dua musim. Sarri membantah keras segala spekulasi soal masa depannya, dia ingin bertahan di Stamford Bridge.
Posisi Sarri memang tidak terlalu aman karena permainan Chelsea yang tidak kunjung stabil dalam beberapa bulan terakhir. Dia mendapatkan tekanan tinggi dari fans karena gaya sepak bola Sarri yang dinilai masih kurang memuaskan.
Biar begitu, Sarri justru bersemangat menjawab tantangan tersebut. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Bertahan di Chelsea
Sarri mengakui level di Chelsea dan Premier League sangatlah tinggi, tekanan itu memang terasa. Namun, justru hal itulah yang membuat dia semakin bersemangat. Sarri ingin tetap bertahan dan berjanji bakal memperkuat Chelsea dalam dua musim ke depan.
"Premier Legue luar biasa dan saya ingin tetap bertahan di Premier League. Saya ingin bertahan di Chelsea, sebab levelnya sangat, sangat tinggi," tegas Sarri di laman resmi Chelseafc.
"Atmosfer di stadion sungguh fantastis, dan persaingannya luar biasa. Saya ingin bertahan di sini."
"Saya yakin bahwa, dalam dua musim ke depan, kami bakal mampu mendekati mereka [Liverpool dan Man City]," lanjutnya.
Butuh Waktu
Mendekati bukan berarti menyamai. Sarri tidak yakin Chelsea bisa menyamai level tinggi yang ditampilkan Liverpool dan Man City dua musim ke depan. Namun, satu yang pasti, dia percaya perjuangan tersebut membutuhkan waktu, Sarri butuh waktu.
"Namun, saya tidak yakin dalam dua musim ke depan kami bakal bisa lebih baik dari mereka. Ketika pertama kali saya tiba di Naples, di musim sebelumnya Napoli tertinggal 24 poin dari Juventus di klasemen."
"Di musim pertama saya, kami tiba dalam jarak sembilan poin dari Juventus, di musim kedua jadi enam poin, di musim ketiga jadi empat poin saja," sambung Sarri.
"Bagi kami, saat itu mustahil menutup jarak kami sepenuhnya, tetapi di akhir musim ketiga, kami sangat nyaris melakukan itu," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Federico Chiesa Buka Peluang Tinggalkan Liverpool
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:25
-
Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:02
LATEST UPDATE
-
Botol Minum Bikin FIFA Bingung
Piala Dunia 7 Juni 2026, 14:33
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













