Ini Alasan Klopp Mainkan Wijnaldum Sebagai Penyerang Lawan Barca
Dimas Ardi Prasetya | 3 Mei 2019 17:47
Bola.net - - Jurgen Klopp memainkan Georginio Wijnaldum sebagai penyerang saat Liverpool bersua dengan Barcelona karena ia pernah bermain di posisi itu sebelumnya.
Liverpool tak bisa memainkan Roberto Firmino sebagai starter di laga lawan Barca di Camp Nou. Sebab ia belum fit benar setelah sebelumnya mengalami cedera.
Alhasil Klopp beradaptasi dengan memainkan Naby keita sebagai penyerang. Namun ternyata Keita hanya bisa bermain 24 menit karena mengalami cedera.
Keita kemudian digantikan oleh Jordan Henderson. Dan sebagai konsekuensi keluarnya Keita, Klopp memajukan posisi Wijnaldum.
Tampil Bagus
Performa gelandang serba bisa asal Belanda itu mendapat banyak kritikan dari para fans. Namun Klopp melakukan pembelaan pada Wijnaldum.
“Itu tugas yang cukup besar," buka Klopp pada situs resmi Liverpool.
“Saya berkata kepadanya: 'Apa yang dikatakan tentang Anda?' Ia berkata: 'Saya tidak tahu.' Saya berkata: 'Bahwa Anda dapat memainkan segalanya!' Ketika saya mengatakan kepadanya bahwa ia memainkan posisi itu, ia sendiri juga terkejut," ungkapnya.
“Itu karena alasan yang berbeda dan ia membutuhkan 30 atau 35 menit untuk beradaptasi dengan hal itu, tetapi kemudian ia tampil dengan cemerlang dan babak kedua benar-benar bagus," tegasnya.
Berpengalaman
Klopp kemudian menjelaskan mengapa ia memilih Wijnaldum main di posisi itu. Ia mengatakan sang gelandang sudah pernah bermain di sebagai penyerang dan ia jelas memiliki pengalaman yang dibutuhkan untuk bisa bermain di posisi itu dengan baik.
“Kami membutuhkan pemain seperti ini, pemain ofensif yang cukup bagus dalam bertahan juga, karena kami jelas tidak bisa mengabaikan kualitas Barcelona. Tapi kami membutuhkan pemain di antara lini yang cukup bagus untuk menjaga bola dan mengoper bola," terangnya.
“Saya tahu bagi orang-orang di luar mudah untuk mengatakan, '[Anda perlu] striker lain' atau apa pun. Ada pekerjaan yang berbeda untuk dilakukan di lapangan. Gini melakukannya dengan sangat baik," pujinya.
“Dalam pertandingan seperti ini, di ruang yang sangat kecil, di posisi yang sama sekali baru baginya - ia memainkannya di Belanda dan ia memainkan peran sayap ofensif di Newcastle, jadi ia tahu tentang hal itu. Ia adalah pemain yang melakukannya. Sebagai pemain sepakbola, Anda harus dididik dalam banyak hal dan ia memiliki pendidikan ini. Jadi itu membantu, itu sangat bagus," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













