Ini Alasan Mengapa Riyad Mahrez Bisa Jadi Pemain Paling Penting untuk Man City
Richard Andreas | 21 Januari 2020 00:00
Bola.net - Transfer Riyad Mahrez ke Manchester City selalu diragukan. Sejak awal, Man City dianggap membeli Mahrez bukan karena perlu, tapi karena mereka mau dan mampu melakukannya.
Pada awal bergabung, Mahrez tidak benar-benar mendapatkan kesempatan. Dia kalah bersaing dengan pemain-pemain sekelas Leroy Sane atau Bernardo Silva, juga masih ada David Silva.
Biar begitu, musim ini Mahrez merupakan salah satu pemain penting untuk Man City. Mahrez memberikan sentuhan berbeda pada pola permainan Man City yang begitu rapi.
Ketika Mahrez bermain, ada kejutan-kejutan yang mungkin merepotkan lawan. Pep Guardiola jelas menyukainya. Bagaimana Mahrez bisa berkembang seperti ini?
Mengutip FourFourTwo, baca halaman berikutnya ya, Bolaneters!
Perubahan Guardiola
Sejak tiba pada tahun 2016, Guardiola telah mempelajari banyak hal dari Premier League, sekaligus mengajari tim-tim lain di sana. Dia berevolusi, tidak lagi mengandalkan satu taktik untuk setiap pertandingan.
Jika melihat perjalanan Guardiola, mudah menyebut Man City sebagai tim paling pragmatis yang pernah dia latih. Man City tetap menyuguhkan aliran permainan luar baisa, tetapi mereka pun bisa melupakan taktik sejenak untuk mencetak gol dengan agresif.
Di sinilah peran Mahrez paling terlihat. Dia menyuguhkan warna berbeda pada permainan Man City. Mahrez bisa membuat kejutan yang mungkin tidak bisa diperbuat pemain selevel De Bruyne.
Pada momen-momen tertentu, Mahrez tidak segan membawa bola seorang diri untuk melewati lawan. Biasanya Guardiola tidak senang dengan pemain seperti ini, tapi sekarang kasusnya berbeda.
Tidak Bisa Ditebak
Bagaimanapun, Man City masih menyuguhkan salah satu permainan terbaik di Premier League musim ini. Mungkin hanya Liverpool yang bermain satu level di atas mereka, bicara soal kualitas.
Sayangnya, Man City beberapa kali menelan kekalahan pahit dari tim-tim kelas menengah ke bawah. Selain karena masalah di lini belakang, tim-tim lawan pun biasanya bermain bertahan dan sudah mengenal permainan Man City dengan baik.
Man City sering dikritik sebagai tim kuat yang kurang kejutan, terlalu mudah ditebak. Sekarang, mungkin mereka telah menemukannya dalam diri Mahrez.
Sumber: FourFourTwo
Baca ini juga ya!
Lagi, Pep Guardiola Tegaskan Bakal Setia di Manchester City
Gelar Juara Belum di Tangan, Robertson Enggan Sesumbar
Data dan Fakta Premier League: Sheffield United vs Manchester City
Prediksi Sheffield United vs Manchester City 22 Januari 2020
Statistik Man City vs Crystal Palace: Guardiola dan Pelatih Citizens yang Sial saat Ulang Tahun
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




