Ini Kiat Solskjaer untuk Atasi Jadwal Padat Manchester United
Serafin Unus Pasi | 14 Januari 2020 19:00
Bola.net - Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memberikan resep bagaimana timnya bisa melalui jadwal padat yang mereka lalui dalam dua bulan terakhir. Solskjaer menyebut bahwa kunci untuk bisa tetap tampil apik di periode berat ini adalah dengan meraih kemenangan.
Sejak bulan Desember, United harus melakoni jadwal yang berat. Setiap pekan mereka harus melalui setidaknya dua pertandingan.
Jadwal neraka itu berlanjut di bulan Januari. Hingga akhir bulan nanti, United harus melakoni delapan pertandingan atau rata-rata dua pertandingan per pekan.
Solskjaer mengakui jadwal padat ini mempengaruhi performa timnya. "Saya rasa ketika anda mendapatkan hasil yang bagus, itu memberikan energi kepada tim anda," beber Solskjaer yang dikutip Manchester Evening News.
Baca komentar lengkap sang pelatih di bawah ini.
Jadwal Berat
Solskjaer menyebut bahwa jadwal yang harus dilalui timnya dalam dua bulan terakhir tergolong sangat berat. Untuk itu ia menilai wajar jika timnya mengalami kelelahan di tengah jalan.
"Saya sendiri tidak masalah dengan jadwal ini. Namun jika hitungan saya benar, pertandingan ini [vs Wolverhampton] adalah pertandingan ke-14 kami dalam 45 hari terakhir."
"Kami masih harus melakoni lima atau enam pertandingan sebelum jeda musim dingin, dan ini cukup kejam. Kami harus melalui 18 pertandingan dalam jangka waktu kurang dari 60 hari, dan ini sangat menguras fisik dan mental, sehingga kami harus memberikan energi baru bagi tim ini."
Ritme Kemenangan
Solskjaer sendiri percaya satu-satunya cara agar timnya bisa tampil apik di jadwal padat ini adalah membangun momentum positif sehingga timnya terus bersemangat melakoni setiap laga yang mereka jalani.
"Satu hasil dan performa yang bagus seperti melawan Norwich membuat pemain kami membuat pemain kami merasa sangat baik. Hasil-hasil buruk kami gunakan untuk memotivasi para tim kami, karena kami harus terus berkembang."
"Saat ini yang kami butuhkan adalah sebuah ritme yang tepat. Ketika saya masih bermain, saya merasa tim saya memiliki ritme yang bagus, sehingga fisik saya tidak terbebani. Pemain seperti Roy [Keane], Scholesy dan Gary [Neville] berkembang pesat di momen-momen seperti ini." ujarnya.
Laga Berat
Setelah menghadapi Wolverhampton, United bakal menghadapi sebuah partai yang sulit.
Mereka akan bertandang ke Anfield untuk menghadapi rival abadi selaku pemuncak klasemen sementara EPL, Liverpool.
(Manchester Evening News)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














