Jadi Manajer Interim Man United, Carrick Ogah Tiru Hairdryer Treatment Sir Alex Ferguson
Dimas Ardi Prasetya | 20 Februari 2026 20:08
Bola.net - Michael Carrick kini memegang kendali di Manchester United dalam situasi yang tidak mudah. Ia ditunjuk sebagai manajer interim setelah Setan Merah memutuskan berpisah dengan Ruben Amorim.
Penunjukan Carrick terjadi setelah periode singkat yang juga melibatkan Darren Fletcher sebagai pelatih sementara. Klub bergerak cepat demi menjaga stabilitas tim di tengah tekanan hasil.
Nama Carrick sempat muncul setelah sejumlah kandidat lain dipertimbangkan, termasuk Ole Gunnar Solskjaer. Namun, manajemen akhirnya mempercayakan kursi panas itu kepada mantan gelandang andalan mereka tersebut.
Tugas Carrick jelas tidak ringan karena ia datang di tengah ekspektasi tinggi publik Old Trafford. Meski begitu, satu hal sudah ia pastikan sejak awal: ia tidak akan meniru gaya legendaris Sir Alex Ferguson yang terkenal keras di ruang ganti.
Carrick tak Akan Meniru Gaya Sir Alex

Sebagai sosok yang pernah lama merasakan atmosfer ruang ganti era Sir Alex Ferguson, Carrick paham betul seperti apa standar tinggi yang diterapkan sang legenda. Namun, ia menegaskan tidak akan mencoba menyalin metode terkenal tersebut.
Istilah hairdryer treatment begitu identik dengan Ferguson di masa jayanya. Sang manajer legendaris dikenal tak segan memarahi pemain tepat di depan wajah mereka ketika melakukan kesalahan atau tak disiplin.
Carrick sendiri mengakui bahwa ia bukan tipe pelatih yang gemar berteriak atau mengamuk. Ia merasa setiap manajer memiliki pendekatan berbeda dalam mengelola karakter dan emosi pemain.
Ketika ditanya oleh BBC Sports apakah ia akan memberikan perlakuan keras ala Ferguson, Carrick menjawab tegas: “Ya, saya tidak yakin saya bisa menirunya! Saya tidak akan mencoba!”
Pujian Tinggi untuk Sir Alex

Meski tidak ingin meniru gaya tersebut, Carrick tetap menunjukkan rasa hormat luar biasa kepada Ferguson. Ia mengakui metode sang mantan bos terbukti efektif dalam mengeluarkan potensi terbaik pemain.
Carrick mengingat betul bagaimana suasana berubah ketika Ferguson mulai meninggikan suara. Para pemain, termasuk dirinya, bisa langsung merasakan tekanan yang membuat mereka kembali fokus.
Namun, ia juga menilai bahwa keberhasilan Ferguson bukan semata soal teriakan di ruang ganti. Ada kecerdasan dan kemampuan membaca karakter yang membuat pendekatan itu berhasil.
“Beberapa kali saya melihatnya dan itu membuat Anda terkejut, berusaha menjauhinya. Tapi, sekali lagi, Anda berbicara tentang Sir Alex dan ia adalah seorang jenius dalam memanfaatkan orang dan mendapatkan yang terbaik dari orang-orang dengan begitu banyak cara yang berbeda - dukungan, dorongan, terkadang sedikit lebih keras daripada dorongan - tetapi itu berhasil. Itu semua tentang mendapatkan yang terbaik dari para pemainnya," terang Carrick.
Dengan pendekatan yang lebih tenang, Carrick kini berusaha membangun versinya sendiri sebagai manajer interim. Ia mungkin tidak membawa hairdryer ke ruang ganti, tetapi targetnya tetap sama: mengeluarkan performa maksimal dari skuad Manchester United.
Klasemen Liga Inggris
(BBC Sports)
Baca Juga:
- Penerus Casemiro di Manchester United Berasal dari Jerman?
- Michael Carrick Selangkah Lebih Dekat Jadi Manajer Permanen Manchester United
- Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
- Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
- Liverpool Siap Tikung MU untuk Transfer Berlian Wolverhampton Ini
- MU Patah Hati! Sandro Tonali Tidak Minat Gabung Setan Merah
- Bukan Wacana Doang, Manchester United Siapkan Tawaran Perdana untuk Pemain Barcelona Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Xabi Alonso Tolak Marseille, Sinyal Tunggu Peluang Terbuka di Liverpool?
Liga Inggris 20 Februari 2026, 21:54
-
Julian Alvarez dan Rumor Barcelona, Agen Tegaskan Tidak Ada Negosiasi
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 21:45
-
Prediksi Bayern vs Eintracht Frankfurt 21 Februari 2026
Bundesliga 20 Februari 2026, 21:30
-
Wojciech Szczesny Ungkap Alasan Gabung Barcelona Usai Sempat Pensiun
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 21:14
-
Prediksi Juventus vs Como 21 Februari 2026
Liga Italia 20 Februari 2026, 21:00
LATEST UPDATE
-
Ramadhan di Eropa, Strategi Khusus untuk Pemain Muslim
Liga Inggris 20 Februari 2026, 22:58
-
Hasil Persija Jakarta vs PSM Makassar: Gol Dramatis Warnai Kemenangan Macan Kemayoran
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 22:38
-
Prediksi Chelsea vs Burnley 21 Februari 2026
Liga Inggris 20 Februari 2026, 22:00
-
Xabi Alonso Tolak Marseille, Sinyal Tunggu Peluang Terbuka di Liverpool?
Liga Inggris 20 Februari 2026, 21:54
-
Julian Alvarez dan Rumor Barcelona, Agen Tegaskan Tidak Ada Negosiasi
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 21:45
-
Prediksi Bayern vs Eintracht Frankfurt 21 Februari 2026
Bundesliga 20 Februari 2026, 21:30
-
Wojciech Szczesny Ungkap Alasan Gabung Barcelona Usai Sempat Pensiun
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 21:14
-
Prediksi Juventus vs Como 21 Februari 2026
Liga Italia 20 Februari 2026, 21:00
-
Jelang Everton vs Man Utd, Michael Carrick Ungkap Kondisi Mason Mount
Liga Inggris 20 Februari 2026, 20:54
-
Michael Carrick Ungkap Momen Dapat Tawaran Latih Manchester United
Liga Inggris 20 Februari 2026, 20:39
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 20 Februari 2026, 20:28
-
Jadi Manajer Interim Man United, Carrick Ogah Tiru Hairdryer Treatment Sir Alex Ferguson
Liga Inggris 20 Februari 2026, 20:08
-
Tempat Menonton Semen Padang vs Malut United Hari Ini di BRI Super League
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 19:36
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


