Jalan Terjal Chelsea Menuju Liga Champions: Rentetan Laga Berat yang Jadi Ancaman
Richard Andreas | 26 Februari 2026 21:01
Bola.net - Akhir pekan lalu menjadi momen yang sangat mahal bagi Chelsea dalam perburuan tiket Liga Champions musim depan. Dua poin kembali terbuang dari posisi unggul, sementara para pesaing langsung justru melaju dengan kemenangan krusial di menit-menit akhir.
Dalam rentang 48 jam, peta persaingan papan atas Premier League berubah signifikan. Liverpool dan Manchester United sama-sama mengamankan tiga poin penting, membuat margin kesalahan Chelsea kian menipis di fase paling menentukan musim ini.
Dengan 11 pertandingan tersisa, klasemen kini tak lagi sekadar berbicara peluang, tetapi juga tekanan. Statistik, jadwal, dan kecenderungan performa mulai mengarah pada satu kesimpulan yang tidak nyaman bagi publik Stamford Bridge.
Pekan Buruk yang Menggerus Posisi Chelsea

Chelsea membuka rangkaian akhir musim dengan hasil yang jauh dari ideal. Bermain di kandang sendiri melawan Burnley, tim asuhan Liam Rosenior kembali gagal mempertahankan keunggulan dan harus puas berbagi angka, meski lawan berada di zona degradasi.
Hasil tersebut langsung terasa dampaknya karena terjadi hampir bersamaan dengan kebangkitan para rival. Liverpool mencetak gol kemenangan di menit ke-97 melawan Nottingham Forest, sementara Manchester United memastikan kemenangan atas Everton lewat gol telat dari Benjamin Sesko.
Situasi ini membuat Chelsea tertinggal dalam momentum, bukan hanya di papan klasemen, tetapi juga dalam perang psikologis menuju akhir musim. Ketika kompetitor memenangi laga-laga tipis, Chelsea justru terus mengulang kesalahan yang sama.
Proyeksi Opta dan Ancaman Posisi Keenam

Dengan 11 pertandingan tersisa di musim 2025/2026, model proyeksi Opta memberikan gambaran yang semakin mengkhawatirkan bagi Chelsea. Peluang finis di posisi keempat hanya berada di angka 15 persen, sementara kemungkinan berakhir di peringkat keenam mencapai 32 persen.
Angka tersebut mencerminkan satu teori yang kini semakin menguat, hanya satu dari Chelsea, Manchester United, atau Liverpool yang berpotensi terlempar dari zona Liga Champions. Dengan posisi kelima hampir pasti cukup untuk lolos, persaingan praktis mengerucut pada siapa yang terpeleset paling akhir.
Bagi Chelsea, risiko itu terlihat lebih besar karena margin kesalahan yang semakin tipis. Setiap hasil imbang dari posisi unggul kini terasa seperti kekalahan, mengingat kecepatan para pesaing mengoleksi poin.
Laju Pertandingan Tersulit di Premier League

Faktor terbesar yang membebani peluang Chelsea adalah sisa jadwal yang sangat berat. Dari 11 laga terakhir, mereka harus menghadapi lima klub lain di enam besar Premier League, termasuk duel langsung melawan Manchester United dan Liverpool.
Rata-rata posisi klasemen lawan Chelsea di sisa musim adalah 8,6, tertinggi di antara seluruh tim Premier League. Ini menjadikan Chelsea sebagai klub dengan run-in tersulit, bahkan sebelum memperhitungkan komitmen mereka di Liga Champions dan Piala FA.
Tekanan tersebut membuat setiap rotasi, kesalahan kecil, atau penurunan fokus berpotensi dihukum dengan cepat. Tidak ada lagi ruang untuk eksperimen atau inkonsistensi di fase krusial ini.
Chelsea dan Pertaruhan Nasib di Liga
Sisa musim ini bukan hanya soal nasib Chelsea sendiri. Laga melawan Arsenal dan Manchester City bisa menjadikan mereka penentu perburuan gelar, sementara duel kontra Manchester United dan Liverpool secara langsung menentukan tiket Liga Champions.
Bahkan, pertemuan dengan Tottenham di pertengahan Mei berpotensi membawa implikasi historis bagi rival sekota mereka. Semua ini membuat Chelsea berada di pusat pusaran cerita akhir musim Premier League.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jalan Terjal Chelsea Menuju Liga Champions: Rentetan Laga Berat yang Jadi Ancaman
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:01
-
Kemenangan yang Menyisakan Banyak Masalah, Real Madrid Tidak Begitu Meyakinkan!
Liga Champions 26 Februari 2026, 19:44
LATEST UPDATE
-
Update Timnas Indonesia: 6 Pilar Absen di FIFA Series, Skuad Garuda Harus Putar Otak
Tim Nasional 27 Februari 2026, 00:43
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs PSIM 27 Februari 2026
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 23:28
-
Hasil Persita vs Dewa United: Tren Positif Tim Tamu Terus Berlanjut
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:52
-
BRI Super League: Donny Warmerdam Mulai Menemukan Diri di PSIM Yogyakarta
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:21
-
Krisis Cedera yang Menggerogoti Liverpool: Tumbangnya Pemain-Pemain Kunci
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:59
-
PSG Susah Payah ke 16 Besar Liga Champions: Magis Sudah Habis?
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:28
-
Real Madrid Tindak Tegas Suporter yang Lakukan Salam Nazi Saat Lawan Benfica
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:18
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58






