Jamie Carragher Kecam Suporter Liverpool yang Mencemooh Trent Alexander-Arnold
Richard Andreas | 12 Mei 2025 12:00
Bola.net - Pertandingan antara Liverpool dan Arsenal yang berakhir imbang 2-2 diwarnai insiden yang menyita perhatian publik Anfield.
Suara-suara cemoohan terdengar saat Trent Alexander-Arnold masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua. Reaksi itu muncul setelah kabar kepergian sang pemain dari klub di akhir musim.
Alexander-Arnold, yang menghabiskan dua dekade bersama Liverpool, belakangan mendapat sorotan usai mengumumkan keputusannya untuk hengkang. Ketika ia masuk ke lapangan pada menit ke-65, sebagian suporter menunjukkan ketidakpuasan dengan mencemoohnya.
Suasana di stadion semakin memanas dengan terdengarnya nyanyian “there’s only one Conor Bradley” serta chant mengenai Steven Gerrard, ikon Liverpool yang memilih setia hingga akhir kariernya di level tertinggi.
Carragher Tak Terima Pemain Dicemooh di Anfield
Jamie Carragher, yang bertugas sebagai pundit Sky Sports, menyatakan ketidaksetujuannya terhadap respons sebagian suporter Liverpool. “Itu adalah cerita dari pertandingan ini dan yang akan dibicarakan semua orang: reaksi dari para pendukung,” ujarnya.
Carragher mengaku terkejut dengan jumlah pendukung yang mencemooh. “Saya terkejut dengan jumlahnya,” katanya. “Ketika ada 60.000 orang di stadion, pasti ada sebagian yang tidak senang dengan situasinya. Itu bisa dimengerti.”
Namun, ia menegaskan bahwa perlakuan seperti itu tidak pantas ditujukan kepada pemain yang mengenakan seragam Liverpool.
“Saya sudah mengatakan ini saat dia bermain di laga lawan Leicester Leicester: Siapa pun yang mengenakan seragam merah untuk klub ini tidak seharusnya dicemooh,” tegas Carragher.
Kepergian Alexander-Arnold dan Reaksi Suporter

Alexander-Arnold masuk ke lapangan bersama Darwin Nunez dan Alexis Mac Allister, namun hanya dirinya yang menjadi sasaran cemoohan. Sorakan itu dinilai sebagai luapan kekecewaan atas keputusan yang ia buat.
Carragher memahami bahwa ada rasa kecewa di kalangan pendukung, namun menurutnya tindakan mencemooh justru melemahkan solidaritas tim.
“Saya tahu ada perasaan tidak menyenangkan dan banyak orang di luar Liverpool yang tidak memahaminya; saya mengerti. Tapi mencemooh pemain sendiri bukan gaya saya,” tuturnya.
Perpisahan Trent Setelah 20 Tahun
Dalam pernyataan resmi yang dirilis awal pekan ini, Alexander-Arnold menyampaikan keputusannya dengan nada emosional.
“Setelah 20 tahun di Liverpool Football Club, kini saatnya saya mengonfirmasi bahwa saya akan pergi di akhir musim. Ini adalah keputusan tersulit yang pernah saya buat dalam hidup,” tulisnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Liverpool vs Tottenham: Richarlison
Liga Inggris 16 Maret 2026, 01:42
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lazio vs AC Milan: Gustav Isaksen
Liga Italia 16 Maret 2026, 04:51
-
Luka Modric Siap Mengabdi di AC Milan Hingga 2027?
Liga Italia 16 Maret 2026, 04:00
-
Inter Milan dan Chivu yang Kebingungan
Liga Italia 16 Maret 2026, 03:54
-
Man of the Match Barcelona vs Sevilla: Raphinha
Liga Spanyol 16 Maret 2026, 02:48
-
Man of the Match Man United vs Aston Villa: Bruno Fernandes
Liga Inggris 16 Maret 2026, 02:31
-
Man of the Match Liverpool vs Tottenham: Richarlison
Liga Inggris 16 Maret 2026, 01:42
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54











