Jawaban Graham Potter Soal Pendekatan yang Dipakai untuk Skuad Chelsea: Kombinasi Sepak Bola dan Nilai Kemanusiaan
Abdi Rafi Akmal | 13 September 2022 15:04
Bola.net - Thomas Tuchel dikenal keras dan tegas terhadap sistem permainan yang dibangun bersama Chelsea. Beda halnya dengan pelatih baru Graham Potter yang mengaku akan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
Penunjukan Potter terbilang mengejutkan karena karier kepelatihannya tidak begitu mentereng. Ia mengawali kariernya sebagai pelatih bersama tim divisi ketiga Swedia Ostersund, lalu menyeberang ke Inggris menangani Swansea City, baru sampai ke Brighton.
Meski belum ada trofi yang pernah dimenangkannya, Potter justru dilirik oleh Chelsea. Padahal, The Blues sedang dalam misi besar untuk sukses di domestik dan Eropa.
Demi menjawab tantangan itu, Potter membeberkan pendekatan yang akan dipakainya untuk mengasuh Wesley Fofana dkk. Nilai kemanusiaan menjadi hal yang disinggungnya.
Kombinasi Dua Hal

The Times melaporkan bahwa keputusan Chelsea merekrut Potter tidak hanya karena pintar secara taktikal. Sang pelatih dianggap punya kecerdasan emosional.
"Saya akan mulai bekerja di sini dengan kombinasi dua hal, sepak bola dan nilai-nilai kemanusiaan," ucap dia.
"Kalian harus memahami pemain sebagai individu terlebih dahulu, ini kuncinya. Baru setelah itu kalian tahu apa yang bisa memotivasi mereka."
Bangun Komunikasi

Setelah dua hal tersebut dipahami, baru kemudian Potter akan lanjut ke tahap berikutnya. Tahap tersebut adalah membangun komunikasi dengan para pemain.
"Dari sana, saya akan mencoba membangun hubungan dengan para pemain. Saya akan berkomunikasi dengan mereka setiap hari," katanya.
"Kami akan saling respek satu sama lain. Kami juga akan membangun kepercayaan, dan membangun kejujuran."
Titik Awal

Potter secara mengejutkan dan menawan membeberkan titik awal dia untuk menangani tim. Dia menyebutkan bahwa individu adalah hal pertama yang harus dipahami sebagai seorang pelatih.
“Titik awal saya selalu orang. Saya selalu berpikir bahwa untuk menjadi lebih baik, tugas kami sebagai pelatih adalah memberikan kesempatan kepada pemain untuk melakukan itu," tutur dia.
"Semua orang ingin berkembang, semua orang ingin bersaing, semua orang ingin menjadi bagian dari sesuatu dan tugas saya adalah membuat lingkungan itu memungkinkan."
Klasemen Premier League 2022/2023
Sumber: The Times
Bacaan Menarik Lainnya:
- Prediksi Chelsea vs Salzburg 15 September 2022
- Istimewa! Gelandang Bali United Brwa Nouri Pernah Jadi Pemain Andalan Pelatih Anyar Chelsea Graham P
- 3 Rencana Besar Todd Boehly untuk Sukseskan Chelsea Setelah Penunjukan Graham Potter
- Reaksi Olivier Giroud setelah Thomas Tuchel Dipecat Chelsea
- Jadwal Lengkap Premier League 2022/2023 di SCTV dan Vidio
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37











