Jika Promosi dan Degradasi Ditiadakan, Liverpool Harusnya Tak Diberi Gelar Juara, Sepakat?
Ari Prayoga | 14 Mei 2020 04:40
Bola.net - Mantan bintang Liverpool, John Barnes beranggapan bahwa eks klubnya harusnya tak ditetapkan sebagai juara Premier League musim ini andai promosi dan degradasi ditiadakan.
Liverpool kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 25 angka dari Manchester City. The Reds tinggal membutuhkan dua kemenangan lagi untuk memastikan gelar juara musim ini.
Namun, liga kini tengah dihentikan sampai ada pemberitahuan lebih lanjut akibat pandemi virus Corona yang saat ini tengah dialami seluruh dunia, termasuk Inggris.
Klub-klub Premier League kini menargetkan untuk melanjutkan kompetisi mulai Juni mendatang. Namun, sejauh ini opsi tersebut masih belum menemui kejelasan.
Opini John Barnes
Barnes pun berpendapat bahwa Liverpool tak berhak mendapat gelar juara andai musim ini benar-benar tidak dapat dilanjutkan.
"Tidak jika klub tak promosi dan degradasi, tidak," jawab Barnes ketika ditanya apakah Liverpool harus diberi gelar juara jika musim tak rampung dalam acara Emma Barnett Show.
Di sisi lain, Barnes menyatakan bahwa ia mendukung digulirkannya kembali kompetisi hanya jika situasi dan kondisi sudah memungkinan dan dirasa aman.
"Pertanyaannya, kapan kita bisa kembali bermain, dan bagi saya, kita harus menunggu. Tak peduli berapa lama itu," tegas Barnes.
Tak Harus Sesuai Jadwal Konvensional
Barnes menyarankan agar sisa kompetisi musim ini digelar ketika kondisi sudah benar-benar aman. Lalu, tak perlu ada jeda kompetisi, jadi liga musim depan akan langsung dimulai ketika musim ini telah rampung.
"Sepak bola, sekolah, kehidupan tak seperti Nata. Natal harus pasti jatuh pada 25 Desember. Tahun Baru pasti jatuh pada 1 Januari," tutur Barnes.
"Sekolah tak harus seperti itu, sepak bola tak harus Agustus hingga Mei. Anda sebenarnya bisa menyesuaikan, terutama di masa seperti ini ketika kita harus melakukannya, dan itu bukanlah melakukan pengorbanan, hanya mengubah rentang waktu. Ini yang harus kita lakukan," tukasnya.
Sumber: Emma Barnett Show
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kejutan, Pep Guardiola Bisa Latih Timnas Italia
Piala Dunia 24 April 2026, 17:17
-
Daftar Pelatih yang Sudah Dipecat pada Musim 2025/2026
Liga Inggris 24 April 2026, 16:54
-
Cesc Fabregas Latih Chelsea? Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 24 April 2026, 16:45
-
Filipe Luis Masuk Kandidat Pelatih Baru Chelsea
Liga Inggris 24 April 2026, 16:45
-
Manchester United Dapat Angin Segar untuk Rekrut Carlos Baleba
Liga Inggris 24 April 2026, 16:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Juventus 27 April 2026
Liga Italia 25 April 2026, 04:29
-
Prediksi Torino vs Inter 26 April 2026
Liga Italia 25 April 2026, 04:20
-
Prediksi Chelsea vs Leeds 26 April 2026
Liga Inggris 25 April 2026, 04:00
-
Sedang Berlangsung, Link Live Streaming Betis vs Real Madrid
Liga Spanyol 25 April 2026, 01:50
-
Prediksi Angers vs PSG 26 April 2026
Liga Eropa Lain 25 April 2026, 00:58
-
Prediksi Arsenal vs Newcastle 25 April 2026
Liga Inggris 24 April 2026, 21:54
-
Prediksi Man City vs Southampton 25 April 2026
Liga Inggris 24 April 2026, 20:51
-
Baru 106 Hari, Liam Rosenior Dipecat Chelsea dan Dibayar Miliaran
Liga Inggris 24 April 2026, 20:45
-
Excellent Eleven! Anniversary 11 Tahun Bola.com Hadirkan Kuis Berhadiah
Lain Lain 24 April 2026, 20:24
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46






