Jose Mourinho Mungkin Tidak Terlalu Besar Mulut di Tottenham, Mengapa?
Richard Andreas | 22 November 2019 04:00
Bola.net - Jose Mourinho versi pelatih Tottenham Hotspur mungkin bakal berbeda dengan versi-versi sebelumnya, khususnya jika dibandingkan dengan Mourinho sebagai bos Manchester United dahulu. Kali ini, Mourinho diduga bakal lebih kalem.
Pandangan ini disampaikan oleh mantan pemain Setan Merah, Darren Fletcher. Menurutnya, Mourinho telah belajar banyak hal dari karier singkatnya bersama MU. Salah satunya adalah pelajaran untuk tutup mulut.
Ya, Mourinho dikenal sebagai pelatih yang doyan melontarkan komentar-komentar pedas kontroversial. Dia ahlinya psywar, memengaruhi mental lawan, bahkan menyerang pemainnya sendiri.
Lalu, mengapa Mou kali ini bakal berbeda? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Bakal Berbeda
Lidah pedas Mourinho tidak selamanya berhasil, MU membuktikan itu. Ketika Mourinho mencoba menyerang para pemain lewat kata-kata, respons skuad MU justru di luar dugaan.
Mou mengkritik mereka di depan publik dengan maksud menantang mereka untuk berkembang. Namun, yang terjadi justru para pemain itu membangkang, Mou kesulitan dan akhirnya dipecat.
Sebab itu, Fletcher yakin Mourinho yang sekarang sudah lebih dewasa, bakal berbeda. "Saya kira kita akan menyaksikan versi Jose yang sedikit berbeda," ujarnya kepada BBC.
"Saya tahu dia merasa frustrasi di MU, sama seperti yang dirasakan para pemain dan banyak orang terhadapnya."
Introspeksi
Fletcher yakin Mourinho meninggalkan MU dengan perasaan kecewa. Pelatih top ini mungkin menyadari bahwa komentar-komentarnya terlalu berlebihan, bahwa sudah waktunya membatasi diri.
"Saya paham betul bahwa ketika meninggalkan MU, dia sedikit berintrospeksi dan bertanya pada sejumlah orang tentang bagaimana dirinya. Dia ingin mendengar kejujuran secara langsung," lanjut Fletcher.
"Setelah sedikit beristirahat dan berintrospeksi, saya kira kita akan melihat Jose Mourinho yang sedikit berbeda," tandasnya.
Sumber: BBC
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Chelsea vs Pafos: Moises Caicedo
Liga Champions 22 Januari 2026, 06:16
-
Hasil Atalanta vs Bilbao: Comeback Dramatis, Athletic Menang 3-2 di Bergamo
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:45
-
Hasil Newcastle vs PSV: The Magpies Tampil Perkasa Menang Tiga Gol Tanpa Balas
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:24
-
Hasil Slavia Praha vs Barcelona: Drama Enam Gol, Blaugrana Menang 4-2 di Praha
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:20
-
Hasil Chelsea vs Pafos: Moises Caicedo Bawa The Blues Raih Kemenangan Tipis
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:06
-
Hasil Bayern vs Union Saint-Gilloise: Harry Kane Jadi Pembeda di Allianz Arena
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:06
-
Al Nassr Tekuk Damac, Ronaldo Cetak Gol ke-960 dan Pangkas Jarak dengan Al Hilal
Asia 22 Januari 2026, 03:33
-
Hasil Qarabag vs Eintracht Frankfurt: Drama Injury Time Singkirkan Wakil Jerman
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:21
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



