Jose Mourinho Singgung Strategi Bertahan Manchester United
Yaumil Azis | 5 Desember 2019 09:11
Bola.net - Pelatih Tottenham, Jose Mourinho, menyinggung strategi bertahan yang diterapkan Manchester United. Menurut pria asal Portugal itu, skema 'parkir bus' membuat MU mampu menang melawan tim yang lebih baik.
Mourinho kembali ke Old Trafford setelah 11 bulan pasca dipecat Manchester United. Ia menemani Tottenham yang pada pekan lalu mengangkatnya sebagai pengganti pelatih sebelumnya, Mauricio Pochettino.
Pertandingan pekan ke-15 Premier League itu, digelar hari Kamis (5/12/2019) tadi, berakhir dengan kekalahan Spurs. Harry Kane dkk dipaksa bertekuk lutut dengan skor tipis 1-2 dan hanya mampu mencetak gol melalui aksi Dele Alli.
Akibat dari kekalahan tersebut, Tottenham turun ke posisi delapan dalam klasemen Premier League dengan raihan 20 poin. Sementara Manchester United naik ke peringka ke-6 dengan keunggulan satu poin atas Tottenham.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Singgung Permainan United
Dari statistik, diketahui bahwa Tottenham unggul dalam segi penguasaan bola. 54 persen berbanding 46 persen. Sayangnya mereka kesulitan untuk menghadapi skema serangan balik yang diterapkan tuan rumah.
Mourinho menyinggung permainan bertahan dari pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. Namun ia juga mengakui bahwa itu adalah cara efektif untuk mendulang kemenangan dari tim yang lebih baik.
"Hasil yang diraih United melawan tim terbaik musim ini selalu bagus. Chelsea, Liverpool, Leicester. Dengan cara mereka bermain, akan terasa lebih mudah bagi mereka," ucap Mourinho seperti yang dikutip dari Goal International.
"Mereka tidak takut menggunakan pendekatan bertahan. Mudah bagi mereka untuk melawan tim yang lebih baik, menghadapi tim yang lebih menginginkan bola," lanjut pria berumur 56 tahun itu.
Pujian untuk Rashford
Selain itu, Mourinho juga secara khusus menyematkan pujian kepada Marcus Rashford. Sosok yang seringkali ia dudukkan di bangku cadangan sewaktu masih menukangi Manchester United dulu.
"Kami tak waspada, tidur saat terjadi lemparan ke dalam dan kami membiarkan Rashford menyerang. Begitu dia masuk ke kotak penalti, akan lebih sulit untuk bertahan dan dia cerdas serta menunggu sentuhan," tambahnya.
"Di babak pertama mereka memulai dengan agresif dan lebh intens, serta pantas unggul, mungkin 2-0, lalu kami mengambil alih permainan," tutupnya.
Setelah ini, Tottenham harus bersiap kembali menjalani laga lanjutan di Premier League. Pada akhir pekan nanti, mereka bakalan bertemu denga Burnley di Tottenham Hotspur Stadium.
(Goal International)
Baca Juga:
Statistik Laga Man United vs Tottenham: Old Trafford adalah Neraka untuk Mourinho
Marcus Rashford, Pemain Spesialis 'Big Match'
Hasil Liga Inggris: MU Kalahkan Jose Mourinho, Liverpool Menang Derbi
MU Menang, Rashford Gemilang, Mourinho: Kan Saya Sudah Bilang
Man of the Match Manchester United vs Tottenham: Marcus Rashford
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















