Josep Guardiola Kritik Bola yang Digunakan di Piala FA: Sulit Dikontrol
Richard Andreas | 3 Maret 2025 12:45
Bola.net - Manajer Manchester City, Josep Guardiola mengkritik bola yang digunakan dalam kompetisi piala domestik Inggris.
Komentarnya ini menyusul pernyataan serupa dari manajer Arsenal, Mikel Arteta, yang sebelumnya juga mengeluh tentang bola yang dipakai di Carabao Cup.
City memang menang 3-1 atas Plymouth Argyle di Piala FA pada Sabtu lalu, tetapi Guardiola tidak puas dengan performa timnya, terutama karena 20 tembakan mereka melenceng dari sasaran.
Menurutnya, bola Mitre yang digunakan di Piala FA menjadi salah satu penyebabnya.
"Bola di Liga Champions luar biasa, bola di Premier League juga luar biasa, tapi yang ini tidak," kata Guardiola. "Bola ini sulit dikontrol."
Keluhan Guardiola dan Perbandingan dengan Kompetisi Lain
Guardiola menegaskan bahwa kritiknya bukan sekadar alasan setelah kekalahan. "Ketika Anda kalah, orang akan bilang Anda mengeluh, tapi bola ini memang tidak tepat. Ini sudah terjadi bertahun-tahun di Piala FA dan Carabao Cup. Saya tahu ini bisnis dan mereka punya kesepakatan," ujarnya.
Dia juga menyoroti banyaknya tembakan melambung di pertandingan tersebut. "Anda tahu berapa banyak tembakan yang melambung? Lihat pertandingan lain. Biasanya, tembakan seperti itu akan masuk ke gawang."
Di Premier League, bola yang digunakan adalah buatan Nike, sementara di kompetisi UEFA menggunakan bola Adidas. Untuk Carabao Cup, bola yang dipakai adalah buatan Puma, dan Piala FA menggunakan bola Mitre.
Kritik Serupa dari Mikel Arteta
Sebelumnya, Mikel Arteta juga mengkritik bola Puma yang digunakan di Carabao Cup. Arsenal kalah 2-0 dari Newcastle di leg pertama semifinal, dengan 23 tembakan yang hanya tiga di antaranya tepat sasaran.
"Kami menendang banyak bola yang melambung tinggi, dan bola ini memang cenderung melayang jauh," kata Arteta.
EFL, sebagai penyelenggara Carabao Cup, merespons dengan menyatakan bahwa bola mereka memenuhi standar tertinggi FIFA dan telah berhasil digunakan di liga-liga top Eropa, termasuk Serie A Italia dan La Liga Spanyol.
Respons Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA)
Terkini, menanggapi kritik Guardiola, juru bicara FA menyatakan: "Bola Mitre Ultimax Pro yang digunakan di Piala FA dan kompetisi FA lainnya telah diuji sesuai standar FIFA."
"Semua bola di level profesional harus memenuhi akreditasi FIFA Quality Pro, dan bola ini memenuhi semua persyaratan pengujian."
Mereka juga menambahkan, "Bersama Mitre, kami memahami bahwa preferensi itu subjektif, tetapi kami yakin bola ini berkinerja baik. Dengan lebih dari 350 gol yang telah tercipta di babak knockout sejauh ini, bola ini memberikan elemen menarik dalam turnamen yang kompetitif ini."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Man City vs Fulham - Link Nonton Premier League/Liga Inggris di Vidio
Liga Inggris 11 Februari 2026, 19:30
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
Tottenham Pecat Thomas Frank Usai Rentetan Hasil Buruk di Premier League
Liga Inggris 11 Februari 2026, 17:55
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Man City vs Fulham: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 11 Februari 2026, 22:23
-
Thomas Frank Dipecat, Tottenham Bisa Rugi hingga 700 Miliar Rupiah
Liga Inggris 11 Februari 2026, 21:57
-
Hasil Ratchaburi vs Persib: Maung Bandung Tumbang 0-3, Misi Berat Menanti di Bandung
Bola Indonesia 11 Februari 2026, 21:11
-
Hasil Timnas Indonesia U-17 vs China U-17: Garuda Asia Tumbang Dramatis 2-3
Tim Nasional 11 Februari 2026, 20:53
-
Live Streaming Man City vs Fulham - Link Nonton Premier League/Liga Inggris di Vidio
Liga Inggris 11 Februari 2026, 19:30
-
Liputan6.com Luncurkan AUTOSHOW dengan Pengalaman Liputan Otomotif yang Lebih Interaktif
Lain Lain 11 Februari 2026, 18:44
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00
-
7 Pemain Italia di Manchester United: Akankah Sandro Tonali Jadi Berikutnya?
Editorial 10 Februari 2026, 20:34





