Jurgen Klopp dan Usaha Menyangkal Kutukan Runner-Up Liverpool
Richard Andreas | 19 November 2019 08:00
Bola.net - Jurgen Klopp berusaha mematahkan kutukan Liverpool usai finis sebagai runner-up Premier League di musim sebelumnya. Terbukti, musim 2019/20 ini The Reds masih menyuguhkan level permainan luar biasa dengan tanda-tanda siap jadi juara.
Liverpool begitu nyaris mewujudkan mimpi menjuarai Premier League tahun lalu, tapi gagal di momen-momen akhir. Fans The Reds tentu tidak terlalu terkejut, justru sudah cukup biasa.
Bertahun-tahun, Liverpool hanya tertunduk sedih di akhir musim ketika melihat Manchester United, Arsenal, Chelsea, dan sekarang Manchester City meraih trofi. Mereka bisa bersaing, nyaris juara, tapi pada akhirnya gagal.
Tidak hanya sekali, Liverpool sudah beberapa kali nyaris menuntaskan dahaga tersebut. Menukil Express, baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kutukan Musim Berikutnya
Tahun 2002, Liverpool bimbingan Gerard Houllier berhasil jadi runner-up Premier League. Sayangnya usaha memperkuat skuad gagal. The Reds justru merosot di tahun berikutnya.
Tujuh tahun kemudian, Rafael Benitez nyaris membawa Liverpool jadi juara pada tahun 2009, tapi masih ada MU yang terlalu kuat. Benitez seakan-akan tidak belajar dari kesalahan sebelumnya, dia gagal menjaga kekuatan skuad The Reds.
Penjualan Xabi Alonso jadi pukulan berat bagi Benitez. Liverpool hanya bisa finis di peringkat ketujuh pada musim berikutnya. Benitez akhirnya dipecat.
Lalu, ada Liverpool-nya Brendan Rodgers pada musim 2013/14. Saat itu permainan The Reds luar biasa, tapi pada akhirnya gagal jadi juara karena kesalahan mereka sendiri.
Musim berikutnya, kepergian Suarez jelas merugikan Liverpool. Rodgers kehabisan cara, kualitas Liverpool menurun.
Perjuangan Klopp
Kali ini, ada Jurgen Klopp yang menghadapi kutukan tersebut. Klopp mungkin bisa melakukannya, dimulai dari tidak banyak pemain bintang yang memaksa ingin pergi, mungkin hanya Philippe Coutinho. Gelar Liga Champions jelas berperan mempertahankan pemain-pemain itu.
Juga, yang lebih penting adalah Klopp tidak tertarik memasuki bursa transfer untuk menambah amunisi skuad yang sudah kuat. Dia begitu percaya pada pemain-pemainnya yang ada, seperti musim 2019/20 ini.
Alhasil, para pemain merasa bangga mendapatkan dukungan pelatih. Mereka pun berusaha menjawab kepercayaan itu, tentu dengan memberikan permainan terbaik di lapangan.
Setidaknya, Klopp berusaha menghentikan kutukan itu. Tim Liverpool yang sekarang patut diwaspadai.
Sumber: Express
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
-
Tersingkir dari Carabao Cup, Xabi Alonso Sebut Chelsea Mainnya Gak Jelek-jelek Amat!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:41
-
Habis Diobok-obok, Manchester United Ingin Bajak Super Star Como Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:32
-
Kabar Baik untuk MU! Satu Pemain Lagi Pulih dari Cedera
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:21
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





