Kane Loyo, Liverpool Tak Akan Kalah dari Tottenham Seperti Tahun Lalu
Dimas Ardi Prasetya | 15 September 2018 01:34
- Eks gelandang timnas Inggris Paul Merson mengklaim Liverpool tak akan kalah dari Tottenham seperti musim lalu karena Harry Kane sedang tampil buruk.
Musim lalu Liverpool mendapatkan hasil memalukan saat bertandang ke Stadion Wembley. Mereka dipermak oleh Spurs dengan skor telak 4-1.
Saat itu yang menjadi pusat perhatian dari kekalahan itu adalah duel antara Kane dan Dejan Lovren. Striker timnas Inggris itu sukses membully Lovren.
Alhasil ia sukses membuat Lovren membuat dua kesalahan yang berujung atas terciptanya dua gol bagi Spurs. bek asal Kroasia itu sendiri akhirnya ditarik keluar sebelum pertandingan babak pertama berakhir.
Sudah Beda
Sekarang Liverpool akan bertandang lagi ke Wembley. Menurut Merson, kondisi sekarang di kedua tim sudah beda.
Terakhir kali mereka pergi ke sana, Kane menghancurkan mereka sendirian dan Dejan Lovren ditarik keluar sebelum paruh waktu. Tapi ini Liverpool yang berbeda dan saya pikir Joe Gomez dan Virgil Van Dijk tidak akan kesulitan menjaga Kane, tulisnya pada Daily Star.
Mereka berdua memiliki kecepatan dan tidak akan dibully seperti yang terjadi pada Lovren. Mereka telah menjadi salah satu pasangan bek tengah yang paling solid di liga musim ini, sambungnya.
Kane benar-benar tampil jelek. Saya menontonnya dan terkadang ia benar-benar tidak melakukan apa pun dalam laga sama sekali. Kemudian di laga lain ia terlihat seperti pemain kelas duna, itu aneh, serunya.
Bukan Karena Lelah
Penurunan performa Kane musim ini disebut-sebut karena ia mengalami kelelahan. Pasalnya ia tak mendapat istirahat yang cukup pada musim panas kemarin. Namun Merson membantah anggapan itu.
Apakah ia lelah setelah Piala Dunia? Saya tidak berpikir demikian. Ia tidak seperti Jamie Vardy, selalu berkeliaran mengejar lawan bukan?
Saya pikir ia benar-benar tampil buruk. DIa tidak pernah mencetak gol pada bulan Agustus dan ketika ia melakukannya kali ini, semua orang mengharapkan dirinya untuk terus mencetak gol dan memenangkan Golden Boot lagi.
Tapi bagi saya kepercayaan dirinya terlihat rendah dan terlihat lebih lambat. Ia harus menyalakan apinya. Ia tidak berbuat banyak dalam pertandingan Tottenham di Watford dan ia tidak berbuat banyak dalam dua pertandingan untuk Inggris, cetusnya.
Berita Video
Berita video Time Out tentang agenda uji coba yang akan dilakoni Timnas Indonesia sebelum Piala AFF 2018.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Here We Go! Arsenal Keluar Rp867 Milyar untuk Pemain Timnas Yunani Ini
Liga Inggris 17 Juli 2026, 07:00
-
MU Gigit Jari, Sang Gelandang Incaran Pilih Gabung Klub EPL Lain
Liga Inggris 17 Juli 2026, 05:02
-
Ditekan Argentina Tanpa Henti, Inggris Perlahan Terkikis
Piala Dunia 16 Juli 2026, 08:39
LATEST UPDATE
-
Zinedine Zidane Sepakat Jadi Pelatih Baru Timnas Prancis
Piala Dunia 18 Juli 2026, 14:00
-
Kejar Sepatu Emas, Kylian Mbappe Siap Tampil di Laga Prancis vs Inggris
Piala Dunia 18 Juli 2026, 12:00
-
Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
Piala Dunia 18 Juli 2026, 10:00
-
Manchester United Hidupkan Minat Pada Jean-Philippe Mateta
Liga Inggris 18 Juli 2026, 07:00
-
Prediksi Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, 20 Juli 2026
Piala Dunia 18 Juli 2026, 07:00
-
Tanpa Sesko, Manchester United Bawa 25 Pemain untuk Hadapi Wrexham
Liga Inggris 18 Juli 2026, 05:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












