Kata Kai Havertz Soal Beban Label Harga Mahal dan Ekspektasi di Chelsea
Richard Andreas | 18 September 2020 05:20
Bola.net - Debut Kai Havertz dengan kostum Chelsea tidak cukup memuaskan. Dia dipilih jadi starter pada laga perdana Premier League kontra Brighton beberapa hari lalu. Chelsea menang 3-1, tapi Havertz belum menyumbang apa pun.
Bahkan laga itu terbilang debut yang buruk untuk Havertz. Dia tampil selama 80 menit sebelum ditarik keluar. Sayangnya selama itu pula Havertz tampak kebingungan di lapangan.
Memang seharusnya performa standar Havertz sudah diprediksi. Dia memang berbakat, tapi tetap saja butuh waktu beradaptasi dengan gaya bermain baru dan liga baru.
Apa kata Havertz tentang proses adaptasinya ini? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Harga mahal, ekspektasi tinggi
Havertz tahu bahwa dengan datang ke Chelsea, dia akan memikul ekspektasi tinggi. Terlebih dia direkrut dengan biaya tinggi, 70 juta euro. Tentu pemain semahal itu diharapkan langsung memberi dampak instan.
Meski begitu, Havertz sendiri tidak merasa terbebani. Dia tahu harganya mahal, tapi dia pun tahu untuk memisahkan harga itu dengan performa di lapangan.
"Tentu, label harga saya tinggi, tapi saya kira dalam era sepak bola modern ini sudah wajar membayar sebesar itu," buka Havertz kepada Goal internasional.
"Saya tidak akan menempatkan diri saya di bawah tekanan berlebih sebab saya kira penampilan terbaik atau terburuk saya tidak ada hubungannya dengan harga yang begitu tinggi."
Fokus bermain
Daripada sibuk memikirkan harga tinggi dan ekspektasi yang dia pikul, Havertz mengaku ingin lebih fokus bermain di lapangan. Dia tahu harus bisa beradaptasi secepat mungkin, harus segera mencapai level terbaik.
"Saya mencoba fokus ke sepak bola dan mencoba memainkan sepak bola terbaik saya di Chelsea dan tidak menempatkan diri di bawah tekanan berlebih," lanjut Havertz.
"Saya hanya ingin bermain sepak bola, saya suka bermain sepak bola. Karena itulah saya ada di sini, dan saya akan mencoba melakukan yang terbaik," tandasnya.
Sumber: Goal
Baca ini juga ya!
- Bangganya Robertson Dilabeli Sebagai Bek Kiri Terbaik Dunia Oleh Eks Chelsea Ini
- Lihat Cara Chelsea Belanja, Rio Ferdinand Kritik Aktivitas Transfer MU
- Direksi Chelsea Tidak Restui Transfer Declan Rice, Uang Sudah Habis?
- Adaptasi Penting Timo Werner di Chelsea: Harus Mengemudi Mobil di Sisi Kanan
- Jadwal Pekan Kedua Premier League 2020/21: Ada Bigmatch Chelsea vs Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:52
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Vinicius Jr ke Chelsea? Mantan Pemain The Blues Anggap Itu Sekadar Khayalan
Liga Inggris 19 Januari 2026, 19:39
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








