Kekaguman Legenda Milan Terhadap Liverpool
Editor Bolanet | 8 Oktober 2015 09:39
- Kemenangan tak terduga Liverpool di final Liga Champions tahun 2005 silam, rupanya masih benar-benar tersimpan rapi dalam ingatan Marcos Cafu. Bek AC Milan yang memutuskan pensiun pada tahun 2008 tersebut merupakan saksi hidup bagaimana Rossoneri 'terdiam' di Istanbul, Turki.
Setelah unggul meyakinkan 3-0 di 45 menit pertama, skuat Carlo Ancelotti saat itu justru harus jatuh bangun menahan gempuran dari Steven Gerrard dkk. Serangan sporadis pasukan Rafael Benitez kala itu benar-benar tak mampu dibendung oleh Paolo Maldini cs.
Alhasil, hanya dalam tempo 6 menit, semua keadaan berubah. Liverpool menyamakan kedudukan lewat tiga gol dari Gerrard, Vladimir Smicer dan Xabi Alonso.
Kami sudah mencetak tiga gol luar biasa saat melawan Liverpool yang merupakan tim paling taktis menurut saya, ujar Cafu dilansir FourFourTwo.
Saat mereka membalas dengan dua gol, kami benar-benar merasakan efeknya. Saat mereka mencetak gol ketiga, kami tidak percaya. Mereka memang pantas untuk menang,
Saya menyimpan kekaguman yang amat besar pada Liverpool. tandas pria yang sukses mempersembahkan gelar juara Piala Dunia pada Samba tahun 2002 silam.[initial]
(fft/yp)
Setelah unggul meyakinkan 3-0 di 45 menit pertama, skuat Carlo Ancelotti saat itu justru harus jatuh bangun menahan gempuran dari Steven Gerrard dkk. Serangan sporadis pasukan Rafael Benitez kala itu benar-benar tak mampu dibendung oleh Paolo Maldini cs.
Alhasil, hanya dalam tempo 6 menit, semua keadaan berubah. Liverpool menyamakan kedudukan lewat tiga gol dari Gerrard, Vladimir Smicer dan Xabi Alonso.
Kami sudah mencetak tiga gol luar biasa saat melawan Liverpool yang merupakan tim paling taktis menurut saya, ujar Cafu dilansir FourFourTwo.
Saat mereka membalas dengan dua gol, kami benar-benar merasakan efeknya. Saat mereka mencetak gol ketiga, kami tidak percaya. Mereka memang pantas untuk menang,
Saya menyimpan kekaguman yang amat besar pada Liverpool. tandas pria yang sukses mempersembahkan gelar juara Piala Dunia pada Samba tahun 2002 silam.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mikel Arteta Sepakat Kontrak Baru Arsenal, Gajinya Naik Signifikan
Liga Inggris 23 September 2026, 00:05
-
Kylian Mbappe Ungkap Alasan Tolak Liverpool meski Didorong Sang Ibu
Liga Spanyol 22 September 2026, 22:55
-
Antonio Conte Semakin Dekat Jadi Manajer Baru MU?
Liga Inggris 22 September 2026, 22:34
-
Leny Yoro Mulai Terancam di Manchester United, 3 Bek Baru Masuk Radar
Liga Inggris 22 September 2026, 22:20
-
Tersisih di Era Xabi Alonso, Wonderkid Chelsea Ini Menolak Menyerah!
Liga Inggris 22 September 2026, 22:19
LATEST UPDATE
-
Daftar Pelatih FIFA ASEAN Cup 2026: Hanya Malaysia dan Singapura yang Andalkan Pelatih Lokal
Tim Nasional 23 September 2026, 17:44
-
Persija Resmi Rekrut Marselino Ferdinan, Dikontrak 2 Tahun
Bola Indonesia 23 September 2026, 17:09
-
Bekuk Thailand, Tim Beregu Putra Indonesia Lolos ke Final Badminton Asian Games 2026
Bulu Tangkis 23 September 2026, 16:38
-
Fimelahood Playdate Hadirkan Dino Rescue Adventure, Cara Seru Asah Motorik Anak
Lain Lain 23 September 2026, 16:25
-
Manchester United Bakal Impor Bek Baru dari Italia?
Liga Inggris 23 September 2026, 16:20
-
Pengakuan Jujur Tijjani Reijnders: Pindah ke Arab demi Uang!
Liga Inggris 23 September 2026, 16:00
-
Start MU Lambat karena Bruno Fernandes Memble?
Liga Inggris 23 September 2026, 15:40
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



