Kenapa Arsenal Tumbang di Emirates? Begini Hasil Pengamatan Legenda Man Utd
Dimas Ardi Prasetya | 26 Januari 2026 15:52
Bola.net - Arsenal menelan kekalahan menyakitkan saat menjamu Manchester United pada pekan ke-23 Liga Inggris 2025/2026. Bermain di Emirates Stadium, Minggu (25/01/2026) malam WIB, The Gunners takluk dengan skor tipis 3-2.
Dua gol Arsenal lahir dari gol bunuh diri Lisandro Martinez dan penyelesaian Mikel Merino. Namun, Manchester United tampil efektif lewat gol Bryan Mbeumo, Patrick Dorgu, dan Matheus Cunha.
Hasil ini menjadi hasil negatif ketiga Arsenal dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi. Sebelumnya, pasukan Mikel Arteta hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Liverpool dan Nottingham Forest di Premier League.
Meski masih berada di puncak klasemen dengan 50 poin dari 23 laga, jarak Arsenal dengan Manchester City kini menipis. Keunggulan mereka atas sang juara bertahan terpangkas menjadi empat poin saja.
Tekanan Mulai Menghantui Arsenal di Puncak Klasemen

Kekalahan dari Manchester United membuat posisi Arsenal di puncak klasemen tak lagi terasa aman. Tekanan sebagai pemimpin Premier League disebut mulai dirasakan oleh para pemain The Gunners.
Roy Keane menilai situasi ini bukan hal baru bagi Arsenal. Menurutnya, berada di posisi teratas justru menghadirkan beban besar yang harus dihadapi dengan mental kuat.
Legenda Manchester United itu melihat Arsenal mulai kehilangan konsistensi di momen krusial. Penurunan performa dalam beberapa laga terakhir dianggap sebagai sinyal bahwa tekanan mulai bekerja.
“Tekanan ada pada Arsenal hari ini. Mereka melihat hasil pertandingan lain; mereka memiliki segalanya di semua kompetisi. Itulah tekanan; mereka merasakan tekanan. Yang penting adalah bagaimana mereka menghadapinya. Itulah yang telah merugikan mereka selama beberapa tahun terakhir ketika mereka berada di posisi yang bagus," beber Keane di Sky Sports.
Arsenal Bermain Tanpa Keyakinan

Keane menyimpulkan hal tersebut setelah menyoroti bahasa tubuh dan pendekatan permainan Arsenal. Ia menilai para pemain terlihat ragu dan tidak bermain dengan keyakinan penuh.
Dalam laga melawan Manchester United, Arsenal kerap kesulitan membongkar pertahanan lawan. Situasi itu membuat mereka terlihat terburu-buru dan kehilangan ketenangan di momen penting.
“Tanda-tanda selama beberapa minggu terakhir. Pertandingan melawan Liverpool, pertandingan melawan Forest, dan hari ini. (Arsenal) Kehilangan momentum itu. Saya tidak percaya mereka tidak terlihat seperti tim yang percaya diri," klaimnya.
Saran Tegas Keane untuk Arsenal

Melihat kondisi tersebut, Roy Keane memberikan pesan langsung kepada Arsenal. Ia menilai The Gunners harus segera mengubah pendekatan jika ingin bertahan dalam persaingan gelar.
Menurut Keane, Arsenal tidak seharusnya bermain dengan rasa takut terhadap situasi. Ia meminta mereka kembali pada prinsip dasar permainan dan berani menerima tantangan.
Tekanan sebagai pemuncak klasemen dianggap sebagai bagian dari proses menuju gelar juara. Cara menghadapi tekanan itu yang akan menentukan nasib Arsenal di akhir musim.
“Mainkan permainan, mereka jelas bermain sesuai dengan situasi. Mereka harus kembali ke dasar dan menerima tantangan ini alih-alih takut," tegas Keane.
Klasemen Liga Inggris
(Sky Sports)
Baca Juga:
- 2 Laga, 2 Kemenangan untuk Man United, Tapi Roy Keane Masih Ragu Michael Carrick Layak Dipermanenkan
- Kalah Dramatis dari Man Utd di Emirates, Saka Keluhkan Performa tak Maksimal Arsenal
- Bawa Man Utd Sikat Arsenal, Apa Kabar Kondisi Patrick Dorgu?
- MU Akhirnya Tembus 4 Besar Premier League, Gary Neville: Gak Dari Dulu Kek!
- Prediksi Superkomputer Setelah MU Kalahkan Arsenal: Man Utd Tetap Gagal UCL, Meriam London Masih Favorit Juara Liga Inggris
- Anti-Amorim! Resep Rahasia Michael Carrick yang Bangkitkan MU: Hajar Man City dan Arsenal, Waktunya Kontrak Permanen?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham dan Bencana di London Utara
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:38
-
Kalau Carrick Mau jadi Pelatih Permanen Manchester United, Ini Syaratnya!
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:03
-
Bek Kanan Terbaik di Dunia itu Reece James, Kata Pelatih Chelsea
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:48
LATEST UPDATE
-
Como vs Roma Memanas! Cesc Fabregas Haramkan Pemainnya Bahas Liga Champions
Liga Italia 14 Maret 2026, 08:00
-
Jakarta Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026, Digelar di Ancol
Lain Lain 14 Maret 2026, 07:50
-
Tottenham dan Bencana di London Utara
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:38
-
Strategi Juventus Goda Alisson Becker, Inter Milan Terancam Gigit Jari
Liga Italia 14 Maret 2026, 06:33
-
Kalau Carrick Mau jadi Pelatih Permanen Manchester United, Ini Syaratnya!
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:03
-
Bek Kanan Terbaik di Dunia itu Reece James, Kata Pelatih Chelsea
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:48
-
Man Utd vs Aston Villa: Dendam Kesumat Unai Emery
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:28
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54









