Keras! Lukaku Damprat Manchester United, Sebut Nama Pogba dan Alexis
Richard Andreas | 22 Agustus 2019 08:30
Bola.net - Romelu Lukaku tidak menahan diri untuk mengecam klub lamanya, Manchester United. Striker Inter Milan itu merasa telah diperlakukan tidak adil oleh pimpinan Setan Merah.
Lukaku tengah bersiap memulai babak barunya bersama Inter Milan. Striker Belgia itu yakin kepindahan ke Inter bisa memperbaiki kariernya yang terjun bebas selama membela MU.
Alasan Lukaku meninggalkan MU mudah dipahami. Dia tidak lagi menjadi pilihan utama di bawah Ole Gunnar Solskjaer. Daripada menghangatkan bangku cadangan, Lukaku memilih klub yang memang menginginkannya.
Kini, Lukaku kembali mengingat betapa buruknya perlakukan pihak MU. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tidak Dibela Klub
Lukaku tahu betapa kritisnya fans MU, dia siap menerima kritik apa pun. Namun, yang dia sesalkan adalah sikap klub yang seakan-akan sengaja menutup telinga saat kritik pada pemain terlalu kejam.
Harus ada pemain yang dikorbankan ketika MU kalah. Lukaku, Paul Pogba, atau Alexis Sanchez selalu menjadi sasaran kemarahan fans.
"Mereka harus mencari seseorang. Entah Pogba, atau saya, atau Alexis. Kami bertiga selalu diincar sepanjang waktu," kata Lukaku kepada LightHarted Podcast via Goal.
"Mereka harus menyalahkan seseorang. Saya hanya bisa mengangkat tangan, saya merasa bukan hanya saya yang bermain buruk tahun ini (2018/19)."
Talenta MU
Bagi Lukaku, situasi seperti itu justu memecah tim dan membuat para pemain semakin tertekan. Mereka tidak bisa fokus bermain dan pada akhirnya hasil buruk akan terus berlanjut.
"Banyak pemain yang bermain buruk tetapi mereka tetap harus menemukan orang yang dianggap salah," sambung Lukaku.
"Jika mereka ingin menyalahkan saya, Anda tahu, b*r*ngs*k, lakukan apa yang mau Anda lakukan."
"Saya kira tim kami saat itu punya potensi untuk melakukan banyak hal hebat. Ada talenta luar biasa. Namun, talenta saja tidak cukup, Anda harus benar-benar membangun tim," pungkasnya.
Sumber: Goal
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






