Ketika Mata dan Giggs Saling Memuji Kemampuan Kaki Kiri
Editor Bolanet | 11 Mei 2014 16:41
- Playmaker Manchester United, Juan Mata mengungkapkan sebuah kisah menarik terkait perjumpaan pertamanya dengan legenda aktif MU, Ryan Giggs. Peristiwa itu terjadi pada Januari lalu, saat Mata resmi dibeli oleh United dari di bursa transfer musim dingin.
Giggs memuji pemain asal Spanyol tersebut dan mengatakan bahwa kaki kiri Mata lebih berbahaya ketimbang miliknya sendiri. Hal ini membuat Mata merasa tidak enak dan ganti menyanjung keampuhan kaki kiri milik Giggs.
Saat pertama tiba, saya mengatakan kepada Giggs bahwa ia adalah pahlawan masa kecil saya. Lalu dia menjawab, 'Senang bisa melihatmu di sini. Namun saya sedikit sedih juga, karena kini saya hanyalah pemilik kaki kiri terbaik kedua dalam klub', kenang Mata seperti dilansir Daily Mail.
Saya menjawab bahwa itu tidak mungkin. Dia adalah pemain yang sangat saya perhatikan semasa kecil. Saya menyukai cara Giggs mengontrol bola. Ia adalah winger kidal murni yang menjelajahi sisi lapangan, sulit dihentikan dalam situasi satu lawan satu dan rutin mencetak gol. Kini takdir membuat ia menjadi rekan setim sekaligus manajer saya.
Giggs diangkat sebagai manajer interim klub sejak bulan lalu menyusul dipecatnya David Moyes. Giggs bertugas hingga musim ini usai, bersamaan dengan akhir karirnya sebagai seorang pesepakbola.[initial]
(dym/mri)
Giggs memuji pemain asal Spanyol tersebut dan mengatakan bahwa kaki kiri Mata lebih berbahaya ketimbang miliknya sendiri. Hal ini membuat Mata merasa tidak enak dan ganti menyanjung keampuhan kaki kiri milik Giggs.
Saat pertama tiba, saya mengatakan kepada Giggs bahwa ia adalah pahlawan masa kecil saya. Lalu dia menjawab, 'Senang bisa melihatmu di sini. Namun saya sedikit sedih juga, karena kini saya hanyalah pemilik kaki kiri terbaik kedua dalam klub', kenang Mata seperti dilansir Daily Mail.
Saya menjawab bahwa itu tidak mungkin. Dia adalah pemain yang sangat saya perhatikan semasa kecil. Saya menyukai cara Giggs mengontrol bola. Ia adalah winger kidal murni yang menjelajahi sisi lapangan, sulit dihentikan dalam situasi satu lawan satu dan rutin mencetak gol. Kini takdir membuat ia menjadi rekan setim sekaligus manajer saya.
Giggs diangkat sebagai manajer interim klub sejak bulan lalu menyusul dipecatnya David Moyes. Giggs bertugas hingga musim ini usai, bersamaan dengan akhir karirnya sebagai seorang pesepakbola.[initial]
Baca Juga
Mata: Saya Akan Selalu Berterima Kasih Pada Chelsea
Wilson Ceritakan Pengalaman Dua Gol Debut di Old Trafford
Ferdinand Himbau MU Segera Lupakan Moyes
Ferdinand Bandingkan Kepergian Vidic Dengan Penjualan Stam
Januzaj Ingin Punya Tubuh Sekuat Ronaldo
Lippi Tak Mau Tangani MU
'Giggs Akan Tetap di MU Musim Depan'
Evra: Kualitas Pemain MU Seharusnya Layak Tembus Liga Champions
Dortmund Tutup Pintu Reuni Dengan Kagawa
Soal Gosip ke MU, Mulller Tunda Kepastian Sampai Akhir Musim
Hodgson Isyaratkan Tak Bawa Sejumlah Pemain MU ke Piala Dunia
Ayah Giggs: Ryan Tukang Selingkuh Yang Tak Bisa Dipercaya
Sempat Ditawari Gabung MU, Inilah Alasan Nasri Lebih Pilih City
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











