Kinerjanya di Manchester United Dikritik, Ini Respon Mourinho
Afdholud Dzikry | 19 November 2016 18:14
Bola.net - - Bukan Jose Mourinho bila tak memiliki cara menjawab kritik kepadanya dengan cara yang unik. Kali ini pelatih Manchester United tersebut menyalahkan publik yang menurutnya terlalu banyak berekspektasi kepadanya.
Seperti diketahui, Mourinho memang mendapatkan banyak kritik terkait kinerjanya bersama Manchester United awal musim ini. Sejauh ini, The Red Devils berada di luar empat besar dan tertinggal delapan poin dari puncak klasemen.
Dan jelang pertemuan melawan Arsenal Sabtu malam ini, Mourinho menyempatkan memberikan komentar terkait kritik yang dialamatkan kepadanya.
Mungkin itu salah saya terkait kritik kepada saya. Mungkin saya telah meletakkan level saya terlalu tinggi makanya publik tak menyangka hal berbeda bisa terjadi dari yang sebelumnya, ujarnya.
Saya menjadi juara dalam setiap klub yang saya latih dan meraih trofi demi trofi bersama klub yang berbeda-beda. Saya menjadi juara pada setiap negara yang berbeda. Saya juara di level Eropa dan kompetisi domestik, sambungnya.
Saya selalu menjadi juara pada musim pertama atau kedua, sehingga wajar tak ada yang mengatakan: 'mari kita lihat apakah dia bisa juara di Manchester United di musim ketiga nanti'. Tak seorang pun mengatakan bahwa saya butuh waktu. Tak ada yang menilai bahwa hasil sejauh ini bukanlah hasil yang buruk karena saya telah mengoleksi 23 gelar di empat negara yang berbeda, tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Siapkan Langkah Hukum jika Real Madrid Rekrut JJ Gabriel
Liga Inggris 4 November 2026, 23:57
-
Ketika Shea Lacey Buat Michael Carrick Terpukau
Liga Champions 4 November 2026, 20:40
-
Real Madrid Capai Kesepakatan dengan Wonderkid Manchester United Ini
Liga Spanyol 4 November 2026, 20:20
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Kesal Liverpool Tumbang di Kandang Fenerbahce
Liga Champions 5 November 2026, 14:16
-
Douvikas, Nama Baru yang Mengancam Para Predator Gol Eropa
Liga Champions 5 November 2026, 12:21
-
Real Madrid dan Keistimewaan Menang pada Menit-menit Akhir
Liga Champions 5 November 2026, 09:42
-
Liverpool Kebobolan dari 3 Bola Mati
Liga Champions 5 November 2026, 09:30
-
Ismail Yuksek, Motor Lini Tengah di Balik Kemenangan Fenerbahce atas Liverpool
Liga Champions 5 November 2026, 09:17
-
Ketika Konstantinos Karetsas Mengubah Arah Pertandingan
Liga Champions 5 November 2026, 09:04
-
Gabriel Veiga, Kreator Kemenangan Telak Porto atas Napoli
Liga Champions 5 November 2026, 08:56
-
Viktor Gyokeres vs Slavia Praha: Gol, Assist, Man of the Match
Liga Champions 5 November 2026, 08:38
-
Enzo Fernandez, Kunci Permainan Man City Saat Kalahkan Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:28
-
Erling Haaland Memang Mimpi Buruk Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:16
-
Liverpool, Dirk Kuyt, dan Bagaimana Sakitnya Dilukai Mantan
Liga Champions 5 November 2026, 07:51
-
Jude Bellingham, Katalis Kebangkitan Real Madrid di Athena
Liga Champions 5 November 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





