Como 19 Gol dalam 4 Laga: Leipzig, Manchester United, dan Lens Jadi Korban Keganasan

Como 19 Gol dalam 4 Laga: Leipzig, Manchester United, dan Lens Jadi Korban Keganasan
Sebuah layar menampilkan skor akhir setelah laga Liga Champions antara Lens vs Como di Lens, Prancis, Rabu, 4 November 2026 (c) AP Photo/Jean-Francois Badias

Bola.net - Como tengah menciptakan kejutan besar di Liga Champions 2026-2027. Klub asuhan Cesc Fabregas itu telah mengemas 19 gol dalam empat pertandingan pertamanya di kompetisi elite Eropa tersebut, sebuah catatan yang belum pernah dicapai klub lain dalam jumlah laga yang sama.

Korban terbaru keganasan Como adalah Lens. Bertandang ke Stade Bollaert-Delelis pada Kamis (5/11/2026) dini hari WIB, wakil Italia itu menang telak 9-1 pada matchday keempat fase liga.

Kemenangan tersebut melengkapi rangkaian hasil impresif Como setelah sebelumnya menghancurkan RB Leipzig dan Manchester United. Meski sempat kalah dari Feyenoord, I Lariani kini membuktikan bahwa mereka memiliki daya serang yang mampu merepotkan klub-klub besar Eropa.

Intip ketatnya persaingan Liga Champions melalui klasemen Liga Champions di sini.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

Sembilan Gol di Markas Lens

Sembilan Gol di Markas Lens

Para pemain Como merayakan kemenangan setelah laga Liga Champions antara Lens vs Como di Lens, Prancis, Rabu, 4 November 2026 (c) AP Photo/Jean-Francois Badias

Como tampil tanpa ampun saat menghadapi Lens. Anastasios Douvikas menjadi bintang utama dengan mencetak hat-trick, sementara Nico Paz, Lucas Da Cunha, Marc-Oliver Kempf, Mattia Liberali, Martin Baturina, dan pemain debutan berusia 18 tahun Matteo Papaccioli turut menyumbangkan gol.

Hasil 9-1 itu menyamai rekor kemenangan dengan selisih gol terbesar dalam sejarah Liga Champions. Como juga mencatatkan kemenangan tandang terbesar dalam kompetisi tersebut setelah unggul delapan gol dari tuan rumah.

Catatan itu semakin istimewa karena Como baru menjalani empat pertandingan di fase liga. Mereka sudah mencetak 19 gol, terbanyak yang pernah dihasilkan sebuah klub dalam empat penampilan pertamanya di kompetisi utama Liga Champions.

Leipzig dan Manchester United Lebih Dulu Jadi Korban

Leipzig dan Manchester United Lebih Dulu Jadi Korban

Pemain Manchester United, Bruno Fernandes berebut bola dengan pemain Como Marc-Oliver Kempf dalam pertandingan Liga Champions, Rabu (21/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Perjalanan Como di Liga Champions musim ini dimulai dengan kemenangan 4-1 atas RB Leipzig pada 11 September 2026. Mereka kemudian menelan kekalahan 2-3 saat bertandang ke markas Feyenoord pada 14 Oktober.

Namun, Como segera bangkit dengan mengalahkan Manchester United 4-1 pada 21 Oktober. Hasil tersebut menjadi salah satu bukti bahwa ketajaman lini serang mereka bukan hanya muncul ketika menghadapi lawan yang lebih lemah.

Rangkaian pertandingan Como di Liga Champions 2026-2027:

  • 11 September 2026: Como 4-1 RB Leipzig
  • 14 Oktober 2026: Feyenoord 3-2 Como
  • 21 Oktober 2026: Como 4-1 Manchester United
  • 5 November 2026: Lens 1-9 Como

Dari empat pertandingan tersebut, Como telah mencetak 19 gol dan kebobolan enam kali. Produktivitas itu menjadi modal penting bagi tim asuhan Fabregas untuk melanjutkan kiprahnya di Liga Champions.

Fabregas Puas dengan Mentalitas Pemain

Fabregas Puas dengan Mentalitas Pemain

Pelatih Como Cesc Fabregas berselebrasi setelah laga Liga Champions antara Lens vs Como di Lens, Prancis, Rabu, 4 November 2026 (c) AP Photo/Jean-Francois Badias

Fabregas menilai kemenangan atas Lens memberikan banyak hal positif bagi timnya. Pelatih Como tersebut juga mengapresiasi kepercayaan diri para pemain yang mampu tampil konsisten di berbagai kompetisi.

"Pada malam ini, ada banyak hal positif yang bisa kami ambil. Semuanya berjalan sesuai keinginan kami. Kami merasa para pemain tampil percaya diri. Kami selalu memiliki motivasi, baik di Serie A maupun Liga Champions," ujar Fabregas.

Dia juga menegaskan bahwa pendekatan tim tidak berubah meski sempat kalah dari Feyenoord. Menurut Fabregas, hasil pertandingan memang berbeda, tetapi sikap dan mentalitas para pemain tetap terjaga.

"Kami tidak mengubah apa pun, bahkan setelah kekalahan dari Feyenoord. Satu-satunya hal yang berubah adalah hasilnya, tetapi sikap para pemain selalu sama. Mentalitas mereka adalah sesuatu yang tidak pernah perlu diragukan," katanya.

Dengan 19 gol dalam empat pertandingan, Como pun menjadi salah satu kejutan terbesar Liga Champions musim ini. Tantangan berikutnya adalah menjaga produktivitas tersebut ketika persaingan fase liga semakin ketat.

Sumber: UEFA.com

Klasemen