Kisah Gary Neville: Karir Kepelatihannya Hancur Karena Kualat Pada Sir Alex Ferguson
Serafin Unus Pasi | 27 Maret 2020 20:40
Bola.net - Sebuah kisah menarik dituturkan Gary Neville. Legenda Manchester United itu mengakui bahwa karir kepelatihannya hancur karena mengabaikan nasehat dari sang guru, Sir Alex Ferguson.
Neville yang menghabiskan seluruh karirnya di Manchester United resmi gantung sepatu di tahun 201. Setelah itu ia menekuni karir sebagai seorang pandit dan sempat dipercaya menjadi asisten pelatih di Timnas Inggris.
Pada akhir 2015, Neville diberikan mandat untuk menjadi juru taktik Valencia. Namun tiga bulan berselang, ia dipecat oleh manajemen Los Che akibat serangkaian hasil buruk yang didapatkan Valencia.
Neville mengakui bahwa karirnya sebagai seorang pelatih hancur setelah menangani Valencia. "Pada awal-awal, sangat jelas terlihat bahwa sebagian pemain [Valencia] tidak bahagia," buka Neville kepada Sky Sports.
Baca pengakuan lengkap mantan kapten MU itu di bawah ini.
Situasi Sulit
Neville menyebut pada saat itu kondisi internal Valencia tengah kacau balau. Untuk itu ia sempat mendapatkan nasehat dari sang mentor, Sir Alex Ferguson untuk mengatasi situasi itu.
"Pada saat itu saya harus mengambil keputusan besar terhadap pemain-pemain yang sudah tidak berkomitmen lagi pada klub."
"Saya ingat sempat berkonsultasi dengan Sir Alex Ferguson dan ia memberikan saran 'Singkirkan saja mereka semua, nak. Lindungi dirimu sendiri. Bekerjalah dengan orang-orang yang memiliki pandangan yang sama seperti dirimu'."
Kualat
Neville mengakui bahwa ia mengabaikan nasehat Sir Alex pada saat itu. Oleh karenanya ia merasa ia kualat karena mengabaikan nasehat tersebut.
"Namun saya tidak mendengarkan nasehat Sir Alex pada saat itu. Saya mencoba untuk merayu sejumlah pemain agar mereka bertahan hingga akhir musim."
"Namun pada akhirnya mereka tetap tidak bahagia. Saya mengabaikan nasehat dari Sir Alex Ferguson dan saya rasa saya kualat karena itu." ujarnya.
Kembali Jadi Pandit
Setelah dipecat Valencia, Neville kembali ke pekerjaan lamanya sebagai seorang pandit.
Hingga saat ini ia tidak kembali ke dunia kepelatihan.
(Sky Sports)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
-
Pemain Timnas Portugal Ini Jadi Pembelian Pertama Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:17
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






