Kisah Michael Ngoo, Mantan Pemain Liverpool yang Mengaku Depresi Karena Tekel Brutal Virgil van Dijk
Afdholud Dzikry | 13 Maret 2021 12:55
Bola.net - Michael Ngoo tak pernah menyangka akan mendapatkan pengalaman mengerikan ketika bermain untuk Liverpool. Memang bukan kepada Liverpool-nya, tapi pengalaman mengerikan ketika mendapatkan tekel brutal dari Virgil van Dijk yang membuatnya absen dua tahun lamanya.
Michael Ngoo tak pernah bermain untuk tim utama Liverpool meski lima tahun dididik sejak 2009 hingga 2015. Ia masuk skuad utama pada 2013, namun lebih sering dipinjamkan, termasuk ke Yeovil Town dan Walsall.
Berdasarkan catatan Transfermarkt, Ngoo tampil sebanyak 38 kali buat Liverpool U-23 dan menceploskan 16 gol serta mencatatkan enam assist. Jelas itu bukan raihan yang buruk. Apalagi performanya di skuad muda The Reds membuat namanya sering dipanggil Timnas Inggris junior.
Setelah meninggalkan Liverpool pada musim panas 2014, Michael Ngoo nyaris tak memiliki klub. Beruntung, klub Liga Skotlandia, Kilmarnock, memberinya kepercayaan penuh.
Apes, Ngoo hanya tampil enam kali saja. Pada penampilan terakhirnya, ia mendapatkan tekel keras dari Virgil van Dijk yang kala itu masih berseragam Celtic. Itu bukan tekel sembarangan, sebab kariernya hancur lebur bersama dengan tulangnya yang membuat ia harus melupakan gurihnya rumput sepak bola selama dua tahun.
Usianya saat itu baru 22 tahun. Menjalani dua kali operasi dengan bayang-bayang ketakutan terburuk, yakni 'dipaksa' pensiun dini, Michael Ngoo mengaku marah dan merasa depresi karena tekel brutal tersebut.
"Saya tidak hanya terluka secara fisik - saya juga hancur secara psikologis," katanya.
"Sebelum saya menjalani operasi pertama saya, spesialis mengatakan kepada saya bahwa jika rehabilitasi saya tidak berjalan sesuai rencana maka saya tidak akan bermain sepak bola profesional lagi. Dia menjelaskan kemungkinan terburuk, dan itu terdengar lebih buruk."
"Saya mengalami saat-saat yang sangat buruk. Yang ada dalam pikiran saya adalah saya masuk ke mobil, menghidupkan musik dan melakukan perjalanan panjang yang tidak berarti lalu berkendara kembali ke rumah. Saya stres dan merenungkan tentang apa yang harus saya lakukan karena saya pikir saya mungkin tidak bisa menendang bola lagi," ucap eks Liverpool itu lagi.
Marah, tapi Bersedia Memaafkan Virgil van Dijk

Pada awalnya, Ngoo sangat marah dan merasa Van Dijk mencederainya secara sengaja. Apalagi diakuinya mereka sempat terlibat ketegangan non-fisik selama pertandingan.
"Saya langsung memberi tahu fisio kami bahwa van Dijk telah mencoba melakukan saya. Sebelum insiden itu terjadi, ada beberapa kata yang diucapkan di antara kami. Kemudian dia datang melalui belakangku. Saya pikir itu disengaja."
Enam tahun setelah peristiwa yang mengubah kariernya itu, Ngoo bersedia menjadi lebih pemaaf.
"Van Dijk meminta maaf melalui John Guidetti, seorang teman saya, yang sedang dipinjamkan ke Celtic saat itu,” katanya. "Kerusakan telah terjadi, tapi saya tidak menyimpan dendam."
"Itu membuat saya berpikir bahwa hal-hal dalam hidup dapat berubah dalam hitungan detik. Itu adalah sesuatu yang selalu saya coba dan jelaskan kepada pemain yang lebih muda. Anda pikir Anda sedang menuju puncak dan itu akan bertahan selamanya, tetapi ternyata tidak."
Tolak Manchester United demi Liverpool
Ngoo bergabung dengan Southend United di usia muda. Bakatnya menarik perhatian Manchester United, yang tertarik merekurtnya ketika dia berusia 16 tahun. Tawaran itu sangat menggiurkan karena ia bisa satu tim dengan Paul Pogba dan juga Jesse Lingard muda.
Pada akhirnya, ia lebih menerima Liverpool. Saran dari rekan dan keluarganya lah yang menuntunnya menuju Anfield ketimbang Old Trafford.
“Saya tumbuh besar sebagai pendukung Manchester United dan saya ingin bergabung dengan mereka, tetapi saya disarankan ke Liverpool," kata Ngoo yang kini berusia 28 tahun. "Saya baru berusia 16 tahun, jadi saya mendengarkan mereka dan memilih Liverpool."
The Reds membayar Southend dengan harga cukup besar, yakni 250.000 ribu pounds, pada 2009. Meskipun dia harus meninggalkan rumah di usia yang sangat muda, dia tahu bahwa bergabung dengan Liverpool adalah kesempatan sekali seumur hidup.
Ngoo berteman dengan Raheem Sterling hingga kini. Lalu Andre Wisdom, Conor Coady dan Jonjo Shelvey. Semuanya adalah rekannya saat masih di Liverpool U-18.
Keputusannya untuk bergabung dengan Liverpool sebelum Manchester United sepertinya sudah tepat ketika dia dipanggil untuk berlatih bersama tim utama di bawah manajer Kenny Dalglish meski pada akhirnya hanya sekadar berlatih tanpa bisa masuk susunan pemain.
Habis kontrak pada musim panas 2014, Ngoo tahu waktunya di Anfield sudah selesai. Maklum, saat itu ia harus bersaing dengan Sterling, Luis Suarez, Daniel Sturridge dan Luis Alberto.
Dipenjara karena Menjual Gas Tertawa
Pada 2018, Ngoo diceploskan ke penjara karena menjual nitrous oxide yang juga dikenal sebagai gas tertawa di V Festival dua tahun sebelumnya. Namun, karena tindakan kriminalnya tidak parah, ia hanya menghabiskan waktu sebentar saja di jeruji besi.
Ngoo, yang bergabung dengan klub Divisi Satu Siprus, Enosis Neon Paralimni pada Januari, mengatakan, "Saya minum-minum dan bergaul dengan orang-orang yang bahkan tidak saya temui lagi hingga kini."
"Saya tidak bermain sepak bola dan saya melakukan hal yang tidak baik. Aku benar-benar hancur di dalam, tapi aku tidak akan menunjukkannya."
Sumber: Berbagai sumber
Disadur dari: Bola.com (Gregah Nurikhsani; Published: 12/3/21)
Yakin Nggak Mau Baca Ini, Bolaneters?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
LATEST UPDATE
-
Arti Penting Kemenangan Lawan Chelsea untuk Arsenal
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:30
-
Rodri yang Kian Menyatu dengan Denyut Nadi Barcelona
Liga Spanyol 7 September 2026, 14:00
-
Habis Futsal atau Gym? Lakukan 3 Langkah Ini Biar Tetap Bersih dan Wangi
Lain Lain 7 September 2026, 13:23
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


