Kisah Unik Ivan Rakitic Hampir Gabung Sunderland: Transfer Murah Rp8 Miliar yang Berujung Penyesalan
Richard Andreas | 8 Juli 2025 10:00
Bola.net - Ivan Rakitic baru saja resmi mengumumkan keputusan pensiun dari dunia sepak bola di usia 37 tahun. Gelandang berkebangsaan Kroasia ini menutup karier gemilang setelah membela klub-klub ternama seperti Sevilla, Barcelona, dan timnas Kroasia yang dibawanya hingga final Piala Dunia 2018.
Meski namanya identik dengan klub-klub besar Eropa, ternyata Rakitic pernah sangat dekat bergabung dengan klub Premier League yang jauh dari sorotan utama. Transfer ke Sunderland hampir terjadi pada 2011 ketika ia masih berseragam Schalke 04.
Kini Rakitic akan tetap berada di dunia sepak bola dengan peran berbeda. Ia bergabung dengan struktur kepemimpinan olahraga Hajduk Split, klub terakhir yang ia bela sebelum memutuskan gantung sepatu.
Sunderland Hampir Merekrut Rakitic dengan Harga Murah
Januari 2011 menjadi momen krusial dalam karier Rakitic ketika kontraknya bersama Schalke tinggal tersisa enam bulan lagi. Situasi ini menarik perhatian tim scouting Sunderland yang dipimpin Ian Atkins untuk menjadikan sang pemain sebagai target potensial.
Menurut Atkins, mereka sudah menyiapkan rencana matang untuk mendatangkan Rakitic dengan kompensasi yang sangat terjangkau. Angka yang dipersiapkan tidak lebih dari £380 ribu atau setara dengan Rp8 miliar saat itu.
Jika kesepakatan pra-kontrak berhasil terwujud, Sunderland bisa merekrut Rakitic secara resmi pada musim panas tanpa harus membayar biaya transfer yang besar. Peluang emas ini sayangnya tidak dimanfaatkan dengan baik oleh pihak klub asal Inggris.
Ketidakjelasan dari Sunderland akhirnya memaksa Schalke mengambil keputusan cepat. Klub Jerman tersebut memilih menjual Rakitic ke Sevilla dengan mahar sekitar £2 juta atau sekitar Rp44 miliar untuk menghindari kehilangan sang pemain secara percuma.
Sevilla Menjadi Batu Loncatan Menuju Kejayaan

Kepindahan ke Sevilla ternyata menjadi titik balik yang mengubah trajectory karier Rakitic secara dramatis. Di klub Andalusia tersebut, ia bertransformasi menjadi jenderal lini tengah yang sangat diandalkan dan membawa tim meraih gelar Liga Europa.
Performa impresif di Sevilla tidak luput dari perhatian klub-klub raksasa Eropa. Barcelona kemudian datang meminang jasanya dengan tawaran yang tidak bisa ditolak, membuka babak baru dalam karier sang gelandang.
Masa-masa di Camp Nou menjadi periode paling gemilang dalam karier Rakitic. Ia berhasil memenangkan Liga Champions, empat gelar La Liga, dan berbagai trofi bergengsi lainnya yang menjadikannya salah satu gelandang terbaik di generasinya.
Ian Atkins, yang kemudian hengkang ke Everton pada 2012, mengakui penyesalannya atas kegagalan transfer tersebut. Ia menulis dalam refleksi pribadinya bahwa kepergiannya dari Sunderland turut berdampak pada menurunnya kualitas sistem rekrutmen klub.
Menurut Atkins, setelah kepergiannya, Sunderland mulai menghamburkan dana untuk pembelian-pembelian yang berujung kegagalan total. Situasi ini semakin mempertegas betapa berharganya kesempatan yang terlewat untuk merekrut Rakitic dengan harga yang sangat terjangkau.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gercep! Barcelona Capai Kesepakatan Pribadi dengan Karim Adeyemi
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 16:47
-
Pesan Lamine Yamal ke Julian Alvarez: Gue Tunggu di Barcelona, Bro!
Piala Dunia 9 Juli 2026, 15:00
-
Barcelona Ajukan Tawaran Resmi untuk Bintang Borussia Dortmund Ini
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 11:30
LATEST UPDATE
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











