Kompany Kenang Man City Sebagai Klub Besar Sekaligus Klub Kecil
Richard Andreas | 23 Agustus 2018 10:30
- Vincent Kompany dapat disebut sebagai saksi perkembangan Manchester City dalam sepuluh tahun terakhir. Pada 2008 silam, dia adalah salah satu pemain awal yang didatangkan Man City dalam ambisi mereka menjadi klub terbaik di Premier League.
Saat itu nama Man City memang tak terlalu dikenal, hanya dianggap sebagai tetangga raksasa Premier League, Manchester United. Kendati demikian, kedatangan Sheikh Mansour membawa ambisi besar bagi Man City. Dia ingin mengembangkan Man City menjadi klub yang sama besarnya dengan MU.
Sejak saat itu, Man City terus berkembang, dan Kompany menjadi salah satu kepingan penting skuat Man City selama bertahun-tahun. Kompany sudah membungkus tiga gelar juara Premier League, satu FA Cup dan tiga Piala Liga.
Baca komentar Kompany soal kedatangannya di Man City di bawah ini:
Tidak Berbohong

Kala itu, Kompany masih menjadi bagian penting Hamburg SV saat Man City datang memanggil. Dia sempat ragu menerima lamaran Man City, meski saat ini Kompany bersyukur karena Man City adalah klub istimewa yang tak hanya membual soal ambisi.
Setiap klub yang mendatangkan anda memberikan pidato yang sama 'kami punya proyek besar, ambisi besar, kami ingin mencapai ini dan itu, kami ingin mengejutkan banyak pihak', kata Kompany dikutip dari skysports.
Saya kebetulan hanya beruntung karena Man City adalah salah satu klub yang tak berbohong soal itu.
Besar dan Kecil

Kompany mengaku sempat melakukan riset kecil-kecilan sebelum memutuskan menerima tawaran Man City. Saat itu, dia menilai Man City adalah klub besar karena beberapa hal, sekaligus klub kecil karena keterbatasan mereka.
Ketika Man City datang memanggil, saya meriset klub ini, rasanya aneh ketika saya pertama kali datang, ini adalah klub besar tetapi di saat yang sama klub kecil.
Klub besar karena sejarah, basis fan, stadion dan kecil karena kondisi fasilitas di tempat kami berlatih, hanya sedikit budaya juara, dan sedikit tekanan yang ada, tutupnya.
Pada akhirnya, kini Man City sudah jauh berkembang dari saat Kompany datang beberapa tahun lalu. Kini Man City layak dianggap sebagai salah satu klub besar. (sky/dre)
Tonton Vidio Menarik Ini

Berita video komentar dari para wanita cantik yang menyaksikan laga seru timnas basket Indonesia melawan Thailand di Asian Games 2018.
Baca Juga:
- Bicara Soal Manchester Derby, Kompany Sebut Pendukung MU Suka Membual
- Kans Rekrut Cillessen Terbuka, City Siapkan Tawaran Bagi Barca
- Shearer: Aguero Pemain Asing Terbaik di Premier League
- Emery Disarankan Tiru Guardiola
- Menebak Calon Pencetak Gol Terbanyak Premier League 2018/19, Harry Kane atau Aguero?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Solusi Krisis Lini Belakang, Man City Resmikan Marc Guehi Seharga 20 Juta
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:01
LATEST UPDATE
-
Madrid vs Monaco: Arbeloa Pasang Target 8 Besar UCL dan Misi Damai dengan Suporter
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:22
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Carrick Effect! Kobbie Mainoo Putuskan Bertahan di MU
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:51
-
Real Madrid vs Monaco, Mbappe: Terima Kasih Mantan, Tapi Madrid Wajib Menang!
Liga Champions 20 Januari 2026, 09:50
-
Manchester United Incar Niko Kovac, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26











