Kontroversi Wasit Premier League: Keras ke Arsenal, Lembek ke MU?
Richard Andreas | 22 Februari 2022 09:00
Bola.net - Kontroversi perwasitan di Premier League terus berlanjut. Pertandingan akhir pekan lalu menunjukkan sejumlah keputusan kontroversial yang berat sebelah, khususnya terkait Arsenal dan Manchester United.
Kedua tim berhasil memetik kemenangan akhir pekan lalu. Arsenal menundukkan Brentford dengan skor 2-1, MU menghajar Leeds United dengan skor telak 4-2.
Dua laga itulah yang jadi pemicu protes fans Arsenal di media sosial. Wasit tampak begitu mudahnya memberikan hukuman untuk pemain Arsenal, tapi tidak untuk pemain MU. Padahal jenis pelanggarannya sama.
Di laga Arsenal vs Brentford, Jon Moss juga membuat sejumlah keputusan yang merugikan Arsenal, seperti mengabaikan pelanggaran fatal yang seharusnya jadi penalti untuk The Gunners.
Harusnya dapat penalti
Keputusan-keputusan wasit Jon Moss di laga Arsenal kontra Brentford kemarin juga dibicarakan oleh Keith Hackett, mantan wasit Premier League. Dia mengakui ada beberapa keputusan janggal.
Salah satu kasus yang jelas adalah jatuhnya Lacazette di kotak penalti. Pemain Brentford jelas-jelas menghantam kaki Lacazette, tapi wasit mengabaikannya.
"Kita telah menyaksikan pelanggaran menarik lawan dan memblok di kotak penalti, tetapi tidak ada hukuman. Seharusnya pelanggaran-pelanggaran itu dihukukm oleh wasit," kata Hackett di Footbal Insider.
"Ini soal masalah antara wasit di lapangan dan operator VAR. Operator VAR seharusnya membantu wasit, tapi faktanya tidak."
"Pelanggaran kepada Lacazette itu jelas penalti, tidak perlu diragukan," imbuhnya.
Lembek ke MU
Manchester United bermain setelah Arsenal, jadi fans The Gunners bisa membuat perbandingan. Mereka menyoroti sejumlah keputusan wasit di laga tersebut.
Scott McTominay jelas terlihat telah membuat sejumlah pelanggaran fatal, bahkan sebagian lebih buruk dari pelanggaran pemain-pemain Arsenal. Namun, wasit mengabaikannya begitu saja.
Beberapa pertandingan terakhir pemain Arsenal dihukum kartu merah untuk pelanggaran yang tidak fatal. Namun, McTominay seolah-olah dimaafkan saat membuat pelanggaran berbahaya.
Perbedaan inilah yang memicu spekulasi bahwa wasit-wasit Premier League terlalu lembek ke MU, padahal sangat keras ke Arsenal.
Banyak pelanggaran
Harusnya dapat kartu merah
Wasit jelaskan dong
Harus dibuatkan video nih
6 pelanggaran gak ada kartu
Wasit nih!
Bisa gagal empat besar Arsenal
Andai McTominay main di Arsenal ...
Harus dicoba nih
Sumber: Twitter, Express
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
Edouard Mendy Bangga dengan Kesuksesannya di Chelsea dan Timnas Senegal
Christian Eriksen is Back! Bungkus Dua Assists Jelang Debut untuk Brentford
Rayakan Kemenangan Atas Leeds, MU Tetap Kena Kritik: Seakan Sudah Juara Saja!
MU Diprediksi Bisa Ungguli Arsenal dalam Perebutan Zona Empat Besar, Sepakat?
Jadon Sancho Diklaim Lebih Cocok Main di Liverpool, Ada yang Sepakat?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











