Krisis Liverpool Kian Dalam

Gia Yuda Pradana | 16 Mei 2026 08:53
Krisis Liverpool Kian Dalam
Pemain Liverpool Virgil van Dijk bereaksi pada laga Premier League/Liga Inggris antara Aston Villa vs Liverpool di Birmingham, Jumat, 15 Mei 2026 (c) AP Photo/Dave Shopland

Bola.net - Liverpool kembali menelan hasil buruk usai kalah 2-4 dari Aston Villa pada lanjutan Premier League. Kekalahan ini membuat musim The Reds makin jauh dari harapan.

Tim asuhan Arne Slot tampil rapuh sepanjang pertandingan di Villa Park. Liverpool kesulitan menjaga konsistensi permainan sejak babak pertama.

Advertisement

Aston Villa tampil lebih efektif dan agresif di depan pendukung sendiri. Ollie Watkins menjadi pemain paling menentukan lewat dua gol dan satu assist.

Liverpool sempat menyamakan skor melalui Virgil van Dijk pada awal babak kedua. Namun, kesalahan lini tengah dan lemahnya pertahanan kembali menghukum tim tamu.

Hasil ini membuat Liverpool belum aman dalam perebutan tiket Liga Champions musim depan. The Reds hanya meraih satu poin dalam tiga pertandingan terakhir di Premier League.

1 dari 4 halaman

Aston Villa Tampil Efektif Sejak Awal

Villa membuka keunggulan lewat gol indah Morgan Rogers pada babak pertama. Skema sepak pojok yang rapi membuat pertahanan Liverpool gagal mengantisipasi situasi.

Liverpool sempat bangkit setelah Van Dijk mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-52. Gol itu lahir melalui situasi bola mati hasil umpan tendangan bebas Dominik Szoboszlai.

Keunggulan Liverpool tidak bertahan lama setelah Szoboszlai terpeleset di area sendiri. Rogers langsung mengirim umpan matang yang diselesaikan Watkins menjadi gol kedua Villa.

Watkins kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-73. Penyerang Inggris itu memanfaatkan bola muntah hasil penyelamatan Giorgi Mamardashvili.

Kapten Villa, John McGinn, memperbesar keunggulan melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Liverpool hanya mampu membalas lewat gol kedua Van Dijk pada masa injury time.

2 dari 4 halaman

Pertahanan Liverpool Jadi Titik Lemah

Liverpool kembali memperlihatkan masalah besar di lini belakang musim ini. Tim Merseyside itu sudah kebobolan 52 gol dalam satu musim Premier League.

Catatan tersebut menjadi yang terburuk bagi Liverpool dalam era kompetisi 38 pertandingan. Pertahanan yang mudah ditembus membuat mereka kehilangan banyak poin penting.

Jamie Carragher juga mengkritik performa mantan timnya sebelum pertandingan berlangsung. Ia menilai Liverpool buruk saat menguasai bola maupun ketika bertahan.

“Liverpool sangat buruk saat menguasai bola dan sangat buruk ketika tanpa bola,” kata Carragher kepada Sky Sports. Penilaian itu terlihat jelas sepanjang laga melawan Aston Villa.

Liverpool juga kesulitan saat menghadapi tim papan atas musim ini. Mereka hanya mendapatkan satu poin dari delapan laga tandang melawan tim sembilan besar Premier League.

3 dari 4 halaman

Peluang Liga Champions Belum Aman

Kekalahan ini membuat Liverpool belum memastikan tempat di Liga Champions musim depan. Persaingan masih bisa berlangsung hingga pekan terakhir kompetisi.

Masalah konsistensi menjadi pekerjaan rumah besar bagi Arne Slot. Kehadiran pemain seperti Florian Wirtz dan Alexander Isak belum mampu mengangkat performa tim secara menyeluruh.

Di sisi lain, Aston Villa sukses memastikan tiket Liga Champions musim depan. Tim asuhan Unai Emery kini mengalihkan fokus menuju final Liga Europa melawan Freiburg di Istanbul.

Villa memiliki peluang meraih trofi besar pertama mereka dalam 30 tahun terakhir. Momentum positif ini membuat kepercayaan diri mereka terus meningkat menjelang final Eropa.

Sumber: BBC Sport

4 dari 4 halaman

Klasemen

LATEST UPDATE