Kritik Manchester United, Presiden Napoli: Harga Maguire Hanya 35 Juta Pounds!
Yaumil Azis | 9 Agustus 2019 07:49
Bola.net - Manchester United membuat publik gempar karena mendatangkan Harry Maguire dengan harga yang sangat tinggi. Pembelian tersebut lantas mendapatkan kritikan dari presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis.
Seperti yang diketahui, Maguire direkrut dari Leicester City dengan harga 80 juta pounds. Angka tersebut melampaui harga pembelian Virgil van Dijk oleh Liverpool dan membuatnya menjadi bek termahal dunia.
Harapan besar sedang menantinya. Fans Manchester United berharap ia bisa memberikan dampak seperti kedatangan Van Dijk ke Liverpool dulu. Setidaknya membuat pertahanan the Red Devils tidak kebobolan gol sebanyak musim lalu.
Keputusan membeli Maguire itu jelas mengundang reaksi publik. Banyak yang beranggapan bahwa pemain reguler Timnas Inggris tersebut belum pantas dihargai demikian, walau kualitasnya sebagai tembok kokoh sudah tak perlu diragukan lagi.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Harga Maguire 30 Juta Pounds Saja
Salah satu kritikan datang dari Aurelio De Laurentiis selaku Presiden Napoli. Ia membandingkan Maguire dengan pemainnya, Kalidou Koulibaly, yang sempat dikabarkan masuk dalam daftar incaran Manchester United.
"Dia [Koulibaly] memiliki klausul sebesar 150 juta poundsterling. Tapi sebagai contoh, di Inggris mereka membayar 85 juta poundsterling untuk seorang pemain. Di Napoli, saya akan membayarnya 30-35 juta poundsterling," ujar De Laurentiis kepada ESPN.
"Dengan memikirkan itu, saya merasa harga Koulibaly adalah 250 juta poundsterling jika mereka membayar sebanyak demikian untuk satu orang itu," lanjutnya.
Kritik Aktivitas Transfer Klub Inggris
Lebih lanjut, De Laurentiis kemudian mengkritik aktivitas klub-klub Inggris di bursa transfer. Menurutnya, mereka adalah biang dari harga pemain yang melonjak drastis seperti sekarang ini.
"Masalah harga pemain yang super ini diakibatkan oleh Inggris," tambahnya. "Di Inggris, mereka menghasilkan lebih banyak uang ketimbang Prancis, Spanyol, Italia dan Jerman," sambungnya.
"Bila klub mendapatkan 800 juta poundsterling, mereka tak memiliki masalah jika harus mengeluarkan sekitar 80 juta, 90 juta, 100 juta poundsterling untuk satu pemain. Tak ada persaingan yang baik antara Inggris dengan negara lain," tandasnya.
Berlawanan dengan Fakta
Sebagai informasi, ada tiga orang yang masuk dalam daftar pemain termahal di dunia pada bursa transfer musim panas ini. Namun hanya satu yang melibatkan klub Inggris, di mana mereka berperan sebagai klub yang menjual bukan membeli.
Kepindahan Eden Hazard, dari Chelsea ke Real Madrid, berada di posisi kesepuluh dengan nilai transfer mencapai 89 juta poundsterling. Angka yang sulit untuk disandingkan dengan kepindahan Joao Felix ke Atletico Madrid dan Antoine Griezmann ke Barcelona.
Pembelian Maguire justru berada di peringkat 13, tepat di bawah pemain yang dijual oleh Aurelio De Laurentiis, Gonzalo Higuain. Seperti yang diketahui, pemain asal Argentina tersebut dilepas ke Juventus dengan mahar 83 juta pooundsterling.
(Goal International/Yaumil Azis)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











