Kritik Terhadap Kai Havertz Itu Tidak Adil Lho!
Richard Andreas | 10 Desember 2020 07:00
Bola.net - Kai Havertz mungkin merupakan pemain baru Chelsea yang paling kesulitan menemukan ritmenya. Adaptasinya macet karena gangguan cedera dan serangan virus corona.
Sempat absen beberapa pekan, Havertz akhirnya bisa turun ke lapangan untuk duel Chelsea kontra Krasnodar kemarin. Sayangnya Chelsea hanya bermain imbang 1-1, meski tak mengubah status mereka sebagai juara Grup E Liga Champions 2020/21.
Havertz telah memberikan kontribusi 4 gol dan 4 assists pada 15 laga pertamanya untuk Chelsea di semua kompetisi. Namun, mulai ada keraguan soal kemampuan fisiknya, sebab Havertz dipandang tak sesuai harganya yang sangat mahal.
Untungnya, kali ini Havertz mendapatkan pembelaan dari mantan pemain Chelsea, Joe Cole. Apa katanya? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Tidak adil
Pertama-tama, Cole menegaskan bahwa kritik yang menyerang Havertz tidaklah adil. Bagaimanapun Havertz butuh waktu beradaptasi, segalanya baru baginya. Cole yakin betul pada bakat murni Havertz.
"Tidak, kritik itu tidak adil, sebab ketika Anda memasuki kultur berbeda, dengan rekan setim berbeda, gaya main berbeda, dan gaya latihan berbeda, itu bisa jadi hal sulit," kata Cole kepada BT Sport.
"Namun, bakatnya jelas tidak perlu diragukan. Dia sudah dianggap sebagai salah satu pemain muda terbaik di Eropa."
"Dia menghadapi kesulitan cedera, dia pun diserang virus corona yang membuatnya memulai dari awal, tapi menurut saya dia akan selalu berkembang jadi pemain top," imbuhnya.
Bakal semakin konsisten
Cole pun yakin Havertz hanya butuh waktu, bukan masalah besar. Dia pun tak mau membandingkan proses adaptasi Havertz dengan Timo Werner, sama-sama dari Bundesliga, tapi kondisinya berbeda.
"Kita sudah menyaksikan sekilas permainan itu dan seiring musim berjalan, dia akan semakin konsisten," lanjut Cole.
"Saya kira pun dia sedikit kesulitan melihat betapa baiknya adaptasi Werner. Dua pemain Jeman datang, tentu saling membantu, tapi Werner sudah beradaptasi."
"Mereka datang dari klub berbeda, lingkungan berbeda, dan tuntutan berbeda di sesi latihan. Adaptasi Werner lebih cepat, tapi Havertz akan tetap jadi pemain top, saya yakin itu," tandasnya.
Sumber: BT Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















