Laga Man City vs Brighton Menyisakan Kemarahan Guardiola
Editor Bolanet | 16 Maret 2025 05:36
Bola.net - Pep Guardiola meluapkan kemarahannya kepada wasit Simon Hooper setelah Jeremy Doku dikartu kuning karena dianggap melakukan diving dalam laga imbang 2-2 Manchester City melawan Brighton, Sabtu (15/3/2025) malam WIB. Pelatih asal Spanyol itu bersikeras bahwa Doku melompat untuk menghindari cedera serius dari tekel Jan Paul van Hecke.
Selain masalah kartu kuning Doku, Guardiola juga mengonfirmasi cedera yang dialami Bernardo Silva. Pemain Portugal itu harus diganti hanya 18 menit setelah masuk ke lapangan, meski tidak terlihat tanda-tanda cedera yang jelas.
Hasil imbang ini membuat City gagal naik ke posisi empat besar klasemen Premier League. Guardiola mengakui bahwa timnya sedang melalui masa sulit, tetapi tetap optimistis untuk bangkit.
Kemarahan Guardiola atas Kartu Kuning Doku
Guardiola merasa wasit tidak adil saat memberikan kartu kuning kepada Jeremy Doku. Ia menjelaskan bahwa Doku melompat untuk menghindari tekel keras dari Van Hecke, bukan untuk mencari penalti.
“Jika dia tidak melompat, kakinya bisa patah. Dia melompat untuk melindungi diri, bukan untuk diving. Jeremy bukan tipe pemain yang suka diving,” kata Guardiola dalam konferensi pers.
Ia juga menambahkan bahwa keputusan wasit tidak memengaruhi hasil akhir pertandingan. “Saya bilang ke wasit, jika dia tidak melompat, dia akan ditendang keras. Tapi sudahlah, jangan tanya saya soal itu,” ujarnya.
Cedera Bernardo Silva dan Performa Tim
Bernardo Silva harus diganti hanya 18 menit setelah masuk ke lapangan. Guardiola mengaku belum tahu seberapa parah cedera yang dialami pemain Portugal itu.
“Saya belum berbicara dengan dokter. Bernardo sangat kuat, tapi saya tidak tahu berapa lama dia akan absen,” kata Guardiola kepada Match of the Day.
Hasil imbang ini membuat City tetap berada di posisi kelima klasemen, 22 poin di belakang Liverpool. Guardiola mengakui bahwa timnya sedang melalui musim yang sulit, tetapi tetap percaya diri.
Evaluasi Guardiola
Guardiola menilai timnya tampil baik meski hanya meraih satu poin. Ia memuji permainan para pemain muda dan bek-bek City yang dinilainya cerdas dalam membaca permainan.
“Ini pertandingan yang ketat. Saya tahu betapa sulitnya proses yang kami jalani sekarang. Pemain memberikan segalanya, kami ambil satu poin dan terus berjuang,” ujar Guardiola.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tetap percaya pada tim. “Saya selalu punya kepercayaan. Pemain muda bermain bagus, bek-bek juga cerdas. Kami hampir menang, tapi sayangnya tidak berhasil,” tambahnya.
Dengan situasi ini, Guardiola dan City harus segera menemukan solusi untuk bangkit di sisa musim. Tantangan besar menanti, terutama dalam upaya meraih tiket Liga Champions musim depan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Presiden Real Madrid Pasang Badan untuk Vinicius Junior di Tengah Kritik
Liga Spanyol 22 April 2026, 18:45
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















