
Bola.net - Timnas Pantai Gading kembali menapakkan kaki di panggung Piala Dunia setelah penantian panjang selama 12 tahun. Les Elephants akan menjalani partisipasi keempat mereka di putaran final, sekaligus membuka lembaran baru dengan generasi yang berbeda.
Penampilan terakhir Pantai Gading di ajang ini terjadi pada edisi 2014 di Brasil. Saat itu, mereka nyaris melaju ke babak 16 besar sebelum gagal pada momen krusial di penghujung laga.
Keikutsertaan di Piala Dunia 2026 menjadi simbol kebangkitan setelah era emas Didier Drogba berakhir. Dengan komposisi pemain yang lebih segar dan pendekatan taktik modern, Pantai Gading membawa ambisi yang jauh lebih serius.
Di fase grup, Pantai Gading akan menghadapi tantangan berat dengan tergabung bersama Jerman, Ekuador, dan Curacao. Catatan sejarah yang selalu berhenti di fase grup menjadi beban yang ingin segera dihapus oleh Seko Fofana dan rekan-rekan.
Perjalanan Menuju Piala Dunia 2026

Pantai Gading menunjukkan performa impresif sepanjang kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Afrika. Mereka keluar sebagai juara Grup F dengan catatan sempurna tanpa kebobolan dalam sepuluh pertandingan.
Kepastian lolos diraih usai kemenangan 3-0 atas Kenya pada laga terakhir. Meski mendapat tekanan dari Gabon yang diperkuat Pierre-Emerick Aubameyang, lini belakang Les Elephants tetap solid hingga akhir pertandingan.
Seko Fofana tampil sebagai kontributor utama dengan torehan tiga gol selama kualifikasi. Sementara itu, delapan pemain lain masing-masing menyumbang dua gol, termasuk Simon Adingra, Sebastien Haller, dan Franck Kessie.
Rekor pertahanan tanpa kebobolan menjadi indikator kuat kesiapan Pantai Gading menghadapi turnamen besar. Soliditas ini menjadi fondasi utama untuk bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.
Pelatih: Emerse Fae
Emerse Fae mengambil alih kursi pelatih pada Januari 2024 dalam situasi yang tidak ideal. Ia menggantikan Jean-Louis Gasset di tengah turnamen Piala Afrika dengan status awal sebagai pelatih sementara.
Namun, keputusan tersebut justru menjadi titik balik bagi Pantai Gading. Fae sukses membawa timnya meraih gelar juara Piala Afrika 2024 setelah mengalahkan Nigeria 2-1 di final.
Keberhasilan itu menjadi pijakan penting dalam membangun kepercayaan diri tim. Fae kemudian melanjutkan tren positif dengan membawa Pantai Gading melaju mulus di kualifikasi Piala Dunia.
Kini, Fae dipandang sebagai salah satu pelatih muda paling potensial di Afrika. Kemampuannya dalam membaca permainan dan mengelola tekanan menjadi modal penting bagi Pantai Gading untuk bersaing di Piala Dunia 2026.
Pemain Bintang: Seko Fofana
𝗙𝗢𝗙𝗔𝗡𝗔. O golo da vitória em Braga ☄️#SCBFCP pic.twitter.com/vTzzNnYYwP
— FC Porto (@FCPorto) March 23, 2026
Seko Fofana menjadi sosok sentral dalam permainan Pantai Gading. Selain berperan sebagai motor lini tengah, ia juga menjadi top skor tim selama kualifikasi.
Di lini depan, Sebastien Haller dan Simon Adingra menjadi andalan dalam membongkar pertahanan lawan. Keduanya menunjukkan kontribusi signifikan dalam perjalanan menuju putaran final.
Franck Kessie membawa pengalaman berharga dari kompetisi elite Eropa. Perannya sebagai gelandang box-to-box memberi keseimbangan antara bertahan dan menyerang.
Dengan bekal performa solid dan kedalaman skuad yang kompetitif, Pantai Gading memiliki peluang realistis untuk melangkah ke fase gugur. Misi lolos dari fase grup kini bukan lagi sekadar harapan, melainkan target yang siap diperjuangkan.
Daftar Pemain Timnas Pantai Gading

Kiper
- Yahia Fofana - 34 Penampilan, 0 Gol
- Alban Lafont - 4 Penampilan, 0 Gol
- Mohamed Kone - 0 Penampilan, 0 Gol
Bek
- Ghislain Konan - 53 Penampilan, 0 Gol
- Odilon Kossounou - 35 Penampilan, 0 Gol
- Wilfried Singo - 33 Penampilan, 1 Gol
- Evan Ndicka - 28 Penampilan, 0 Gol
- Emmanuel Agbadou - 19 Penampilan, 2 Gol
- Guela Doue - 19 Penampilan, 2 Gol
- Ousmane Diomande - 14 Penampilan, 1 Gol
- Clement Akpa - 5 Penampilan, 0 Gol
Gelandang
- Franck Kessie - 102 Penampilan, 15 Gol
- Jean Michael Seri - 65 Penampilan, 4 Gol
- Ibrahim Sangare - 57 Penampilan, 12 Gol
- Seko Fofana - 31 Penampilan, 7 Gol
- Christ Inao Oulai - 8 Penampilan, 0 Gol
- Parfait Guiagon - 5 Penampilan, 0 Gol
Penyerang
- Nicolas Pepe - 54 Penampilan, 12 Gol
- Simon Adingra - 28 Penampilan, 5 Gol
- Evann Guessand - 21 Penampilan, 4 Gol
- Amad Diallo - 18 Penampilan, 5 Gol
- Benie Traore - 7 Penampilan, 0 Gol
- Bazoumana Toure - 5 Penampilan, 2 Gol
- Martial Godo - 1 Penampilan, 1 Gol
- Elye Wahi - 1 Penampilan, 0 Gol
Jadwal Pantai Gading di Piala Dunia 2026
- 14 Juni 2026 - Pantai Gading vs Ekuador - Lincoln Financial Field, Philadelphia
- 21 Juni 2026 - Jerman vs Pantai Gading - BMO Field, Toronto
- 25 Juni 2026 - Curacao vs Pantai Gading - Lincoln Financial Field, Philadelphia
Prediksi Pantai Gading di Piala Dunia 2026

Pantai Gading melangkah ke Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi usai mencatatkan kualifikasi terbaik sepanjang sejarah tim. Les Elephants tampil sempurna dengan tidak kebobolan dalam sepuluh pertandingan, sebuah fondasi kuat untuk bersaing di level tertinggi.
Di bawah arahan pelatih yang telah membuktikan kapasitasnya di panggung Afrika, Pantai Gading menunjukkan kesiapan yang lebih matang dibandingkan edisi sebelumnya. Stabilitas taktik dan mental bertanding menjadi pembeda yang signifikan.
Meski demikian, tantangan berat sudah menanti di fase grup. Kehadiran Jerman, Ekuador, dan Curacao menjadikan persaingan tidak mudah, terutama menghadapi Jerman yang berstatus sebagai salah satu kandidat kuat juara.
Namun, pengalaman menghadapi tekanan besar menjadi nilai tambah bagi Pantai Gading. Hal itu terlihat saat Emerse Fae mampu membalikkan situasi sulit dan membawa timnya meraih gelar Piala Afrika 2024.
Dengan kombinasi performa solid dan pengalaman tersebut, peluang untuk lolos ke fase gugur terbuka lebar. Target menembus babak selanjutnya menjadi ambisi realistis sekaligus mimpi lama yang ingin diwujudkan oleh Les Elephants.
Disadur dari: Bola.com/Muhammad Adi Yaksa
Baca Ini Juga
- Piala Dunia 2026 Dibayangi 5 Kekhawatiran Utama, dari Tiket Mahal hingga Keamanan
- Piala Dunia 2026: Rincian Lengkap Hadiah Uang, Jatah Juara Mencapai Rp800 Miliar
- Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
- Profil Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Sudah Saatnya Juara Lagi
- Profil Timnas Cape Verde di Piala Dunia 2026: Debutan yang Enggan Cuma Numpang Lewat
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 24 Juli 2026 08:09Nicolas Otamendi Pensiun dari Timnas Argentina usai Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
-
Bulu Tangkis 26 Juli 2026 18:52Fajar/Fikri Juara China Open 2026 Usai Taklukkan Ganda Nomor 1 Dunia
-
Liga Italia 26 Juli 2026 18:35Rafael Leao Tanggapi Kabar Transfer dengan Satu Kalimat
-
Bola Indonesia 26 Juli 2026 18:29Debut Igor Tolic, Rasa Bojan Hodak
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 24 Juli 2026 18:32Gak Dulu! Pep Guardiola Tolak Latih Timnas Italia
SOROT
-
Liputan6 26 Juli 2026 19:06Dua Kubu Keraton Surakarta Respons Petisi Tes DNA
-
Liputan6 26 Juli 2026 18:46Update Bentrokan Maut di Menteng, Empat Orang Dirawat di Rumah Sakit
-
Liputan6 26 Juli 2026 18:32Anak Krakatau Sejam Erupsi Dua Kali, Semburkan Abu Setinggi 457 Meter
-
Liputan6 26 Juli 2026 18:27Ganjar Respons Kaesang Nyaleg: Jateng Masih Kandang Banteng
-
Liputan6 26 Juli 2026 17:11Survei Terbaru SMRC Terkait Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo
MOST VIEWED
Lamine Yamal Ungkap Pesan Lionel Messi usai Final Piala Dunia 2026, Nilainya Lebih Berharga dari Medali
Tolak Tawaran Fantastis Italia, Pep Guardiola Pilih Dekat dengan Keluarga
Kata-Kata Pertama Jurgen Klopp usai Jadi Pelatih Jerman: Jangan Ganggu Keluarga Saya atau Saya Mundur!
Gavi dan Fabian Ruiz Dapat Hadiah Tomat Sesuai Berat Badan Usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5413293/original/034381100_1763120241-Keraton_Surakarta.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307744/original/093900300_1785066397-Bentrokan_di_Menteng.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307739/original/090307800_1785065574-1001499854.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7523849/original/097064900_1780297092-IMG_5632.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/2827786/original/043886600_1560420251-20190613-Kondisi-Gedung-MK-Jelang-Sidang-Perselisihan-Hasil-Pilpres-2019-TEBE-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)

