Lagi-lagi 'Ilmu Hitam' Arsenal Beraksi, Chelsea Kini Jadi Korbannya
Serafin Unus Pasi | 15 Januari 2026 13:19
Bola.net - Arsenal mengirim pesan kuat di leg pertama semifinal Carabao Cup 2025/2026 saat bertandang ke markas Chelsea. Berstatus sebagai tim tamu, The Gunners berhasil mengalahkan rival sekota mereka dengan skor tipis 2-3.
Bermain di atmosfer Stamford Bridge yang penuh tekanan, The Gunners tampil disiplin dan efektif, terutama dalam memaksimalkan momen-momen krusial. Hasil positif yang mereka raih menjadi modal penting sebelum melakoni leg kedua.
Pertandingan tersebut berjalan ketat sejak menit awal, dengan kedua tim saling menekan dan berhati-hati dalam mengambil risiko. Chelsea mencoba menguasai bola lebih lama, sementara Arsenal memilih pendekatan yang lebih pragmatis dan terstruktur. Strategi ini membuat laga berlangsung dengan intensitas tinggi namun minim kesalahan fatal.
Mikel Arteta kembali menunjukkan kematangan taktiknya dalam laga besar. Arsenal tidak selalu dominan dalam penguasaan bola, tetapi mereka sangat efisien saat mendapatkan peluang. Transisi cepat dan organisasi pertahanan yang rapi membuat Chelsea kesulitan menciptakan peluang bersih.
Salah satu momen penentu dalam laga tersebut datang dari situasi bola mati. The Gunners kembali menunjukkan 'ilmu hitam' mereka, di mana Arsenal beberapa musim terakhir sangat berbahaya dalam skema bola mati dan mereka berhasil mencetak gol pertama mereka dari situasi tersebut.
Arsenal Memang Spesialis Set Piece

Dalam beberapa musim terakhir, Arsenal dikenal luas sebagai tim yang sangat berbahaya dalam situasi bola mati. Skema tendangan sudut dan bola mati tidak langsung mereka dirancang dengan detail tinggi dan kerap memakan 'korban'.
Gabriel Magalhaes memainkan peran yang sangat vital dalam skema tersebut. Bek asal Brasil itu kerap menjadi target utama para eksekutor bola-bola mati Arsenal, karena ia memiliki kemampuan duel udara yang sangat bagus.
Namun, cedera yang dialami Gabriel beberapa waktu yang lalu membuat efektivitas Arsenal dalam mencetak gol dari set piece sempat menurun. Bahkan sudah beberapa pertandingan dilalui tim asal London Utara itu tanpa mencetak gol dari sepak pojok.
Situasi itu akhirnya berubah di laga melawan Chelsea. Ben White muncul sebagai pembeda setelah sepak pojok dari Declan Rice berhasil ia tanduk dan berubah menjadi gol pertama The Gunners di Stamford Bridge.
Arsenal, Sang Raja Bola-Bola Mati Eropa

Secara statistik, Arsenal memang layak menyandang predikat raja bola-bola mati musim ini. Di semua kompetisi, The Gunners telah mencetak total 25 gol dari skema set piece.
Jumlah itu bahkan melampaui sejumlah tim top Eropa yang juga dikenal berbahaya dalam bola-bola mati. Tottenham, Chelsea, dan Bayern Munchen tercatat berada di bawah Arsenal dalam urusan gol bola mati.Tottenham mencatatkan total 17 gol dari bola-bola mati, sementara Chelsea dan Bayern sama-sama mengemas total 16 gol dari bola-bola mati.
Tidak berlebihan rasanya jika kita menyebut bahwa Arsenal memang layak menyandang predikat sebagai raja bola mati di Eropa, dan tim-tim lawan Meriam London harus berusaha ekstra keras untuk menghentikan bola-bola mati The Gunners.
Laga Arsenal Berikutnya

Seusai menang di Stamford Bridge, Arsenal akan fokus untuk mempersiapkan diri untuk menghadapi jadwal yang cukup padat.
Di akhir pekan nanti, mereka akan berhadapan dengan Nottingham Forest di Premier League, sementara pada tengah pekan depan mereka akan berhadapan dengan Inter Milan di Liga Champions.
Klasemen Premier League
Baca Juga:
Viktor Gyokeres Belum Banyak Cetak Gol di Arsenal Gara-gara Bukayo Saka?
Duel Chelsea vs Arsenal Diwarnai Ketegangan Antarpemain, Liam Rosenior Harus Turun Tangan Langsung
Borok Terkuak! Chelsea Butuh Sosok 'Van Dijk' Setelah Dipermalukan Arsenal, Benarkah?
Mengapa Cole Palmer dan Reece James Hilang di Laga Chelsea vs Arsenal?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




