Duel Chelsea vs Arsenal Diwarnai Ketegangan Antarpemain, Liam Rosenior Harus Turun Tangan Langsung

Duel Chelsea vs Arsenal Diwarnai Ketegangan Antarpemain, Liam Rosenior Harus Turun Tangan Langsung
Perebutan bola antara penyerang Arsenal, Viktor Gyoekeres dengan bek Chelsea, Benoit Badiashile di leg 1 semifinal Carabao Cup 2026. (c) AP Photo/Alastair Grant

Bola.net - Ketegangan mewarnai laga Chelsea kontra Arsenal pada leg pertama semifinal Carabao Cup 2025/2026 di Stamford Bridge, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB. Tak hanya kekalahan 2-3 yang menyakitkan bagi tuan rumah, insiden adu emosi antar pemain usai laga turut menjadi sorotan.

Pelatih baru Chelsea, Liam Rosenior, bahkan harus turun tangan langsung untuk meredam situasi panas di akhir pertandingan. Rosenior terlihat menahan Enzo Fernandez yang terlibat konfrontasi dengan gelandang Arsenal, Martin Zubimendi, sesaat setelah peluit panjang dibunyikan.

Situasi memanas ketika sejumlah pemain dari kedua tim saling dorong dan adu argumen di tengah lapangan. Fernandez tampak paling emosional dan meluapkan kekesalannya kepada Zubimendi, yang baru saja mencatatkan namanya di papan skor. Adu mulut pun tak terhindarkan hingga bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, mencoba memisahkan keduanya.

1 dari 4 halaman

Ketegangan Chelsea vs Arsenal

Ketegangan Chelsea vs Arsenal

Aksi kiper Chelsea, Robert Sanchez di laga melawan Arsenal pada leg 1 semifinal Carabao Cup. (c) AP Photo/Alastair Grant

Namun ketegangan belum sepenuhnya mereda. Fernandez kembali mendekati Zubimendi setelah sempat dijauhkan oleh Pedro Neto. Dalam momen tersebut, gelandang asal Argentina itu bahkan sempat memegang leher Zubimendi sambil melontarkan kata-kata keras ke arah wajah sang pemain Spanyol, sebelum akhirnya Rosenior masuk ke tengah kerumunan untuk melerai.

Pelatih Chelsea itu tampak berteriak meminta para pemain menahan diri di tengah kericuhan yang juga melibatkan sejumlah pemain cadangan serta staf dari kubu Arsenal.

Menariknya, Zubimendi justru terlihat santai menghadapi situasi tersebut dan bahkan sempat tersenyum, seolah tak terlalu memusingkan provokasi lawannya.

2 dari 4 halaman

Kemenangan Arsenal

Kemenangan Arsenal

Selebrasi Martin Zubimendi dalam laga Chelsea vs Arsenal di semifinal Carabao Cup 2025/2026, Kamis (15/1/2026). (c) AP Photo/Alastair Grant

Di atas lapangan, Zubimendi menjadi salah satu aktor penting kemenangan Arsenal. Gelandang timnas Spanyol itu mencetak gol ketiga The Gunners dengan penyelesaian tenang.

Zubimendi manfaatkan momentum setelah Chelsea sebelumnya kebobolan akibat dua kesalahan fatal kiper Robert Sanchez yang berujung gol Ben White dan Viktor Gyokeres.

Chelsea sempat membangkitkan asa lewat Alejandro Garnacho. Masuk sebagai pemain pengganti, Garnacho mencetak dua gol yang membuat publik Stamford Bridge kembali berharap. Namun hingga laga usai, skor 3-2 tetap bertahan untuk keunggulan Arsenal.

3 dari 4 halaman

Sisi Positif Chelsea

Sisi Positif Chelsea

Pelatih Chelsea, Liam Rosenior. (c) AP Photo/Dave Shopland

Hasil ini membuat pasukan Mikel Arteta membawa modal tipis jelang leg kedua yang akan digelar awal Februari mendatang. Sementara bagi Rosenior, laga ini menjadi ujian awal yang penuh tekanan dalam masa kepemimpinannya di Chelsea.

Usai pertandingan, Rosenior mengaku tetap melihat sisi positif dari penampilan anak asuhnya meski harus menelan kekalahan. “Saya bangga dengan keberanian para pemain untuk mencoba menjalankan apa yang saya minta,” ujarnya.

“Dalam enam hari saya sudah menjalani dua pertandingan. Saya tidak meminta waktu karena saya yakin skuad ini cukup bagus untuk menang sekarang. Tapi saya juga perlu meninggalkan jejak saya di tim ini. Kalau tidak, tidak ada gunanya saya berada di sini,” tutup Rosenior.