Legenda Arsenal: Apa Sih Kualitas Terbaik Xhaka?
Dimas Ardi Prasetya | 24 Oktober 2019 02:16
Bola.net - Legenda Arsenal Emmanuel Petit mengkritik Granit Xhaka dengan mengatakan ia tak tahu persis apa kelebihan atau kualitas yang dimiliki gelandang Swiss itu.
Xhaka menjadi bagian dari skuat Arsenal sejak tahun 2016. Kehadiran eks pemain Basel itu akhirnya membuat banyak fans The Gunners geram.
Mereka ini meyakini bahwa Xhaka tak sejatinya tak cukup bagus bagi Arsenal. Belum lagi ia kerap bertindak ceroboh yang merugikan tim.
Meski demikian, Unai Emery malah memberikan kepercayaan lebih kepada Xhaka. Ia ditunjuk untuk menjadi kapten Arsenal pada musim 2019-20 ini.
Lebih Bagus Guendouzi

Petit mengatakan bahwa Xhaka tak akan selamat dari hujatan dari rekan setimnya jika ia bermain di era Patrick Vieira dahulu. Pria asal Prancis ini juga mengatakan bahwa dibanding Xhaka, ia lebih suka Matteo Guendouzi.
"Bisakah Anda bayangkan Patrick Vieira di lapangan pada Senin malam? Ia akan berteriak pada rekan satu timnya, bertanya kepada mereka: 'Apa yang kamu lakukan?'" ucapnya pada Paddy Power.
"Saya tidak melihat itu dengan Xhaka. Saya melihatnya dengan Guendouzi - ia adalah salah satu dari sedikit yang menunjukkan ia ingin memenangkan setiap pertandingan. Ia punya hati singa," pujinya.
"Guendouzi banyak diandalkan oleh [Unai] Emery, dan itu karena ia menunjukkan kemarahan di lapangan. Ia benci kalah, Anda bisa melihat bahwa ia siap bertarung untuk setiap bola. Ia bermain dengan kekuatannya dan ia melakukannya itu juga," serunya.
Tak Pantas Jadi Kapten

Petit menegaskan ia benar-benar tak bisa melihat apa kelebihan Xhaka. Ia pun mengaku sangat heran ketika mengetahui bahwa gelandang 27 tahun itu akhirnya dijadikan kapten tim.
"Itu lebih dari yang bisa anda katakan untuk beberapa gelandang lainnya. Adakah yang bisa memberitahu saya apa kualitas terbaik Xhaka? Saya tidak tahu mengapa ia menjadi kapten. Kepemimpinan tidak ada," ketusnya.
"Agar adil bagi Emery, adalah hal yang baik bahwa ia memilih banyak pemain muda, termasuk pemain yang tumbuh di klub. Gabriel Martinelli telah menarik perhatian saya, seperti halnya Joe Willock. Dan, tentu saja, Kieran Tierney - saya tak sabar menunggu untuk benar-benar melihatnya bermain, sudah saatnya - Arsenal membutuhkan sesuatu yang lain di pertahanan," cetusnya.
"Saya senang melihat pemain-pemain ini mendapat peluang. Beberapa dari mereka memiliki kualitas, meskipun mereka perlu meningkatkannya. Untuk itu, mereka membutuhkan bantuan dari pemain yang lebih tua, yang tampaknya tidak menunjukkan jalan kepada para pemain muda ini. Para kepala yang berpengalaman ini harus menunjukkan tanggung jawab dan kepribadian yang dibutuhkan untuk berhasil sebagai contoh bagi rekan satu tim mereka yang lebih muda," tegasnya.
Granit Xhaka saat ini masih terikat kontrak dengan Arsenal hingga musim panas 2023 mendatang.
(paddy power)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












