Legenda Barcelona: Josep Guardiola adalah Garansi Kesuksesan Sebuah Tim
Yaumil Azis | 18 April 2020 03:20
Bola.net - Mantan pemain Barcelona, Xavi, tidak terkejut melihat bagaimana transformasi Manchester City di tangan Josep Guardiola. Sebab ia percaya bahwa Guardiola adalah garansi kesuksesan bagi setiap klub yang ditukanginya.
Xavi sendiri pernah merasakan tangan dingin Guardiola sewaktu masih aktif sebagai pemain. Keduanya saling bahu-membahu membantu Barcelona jadi salah satu klub tersukses di dunia saat ini.
Guardiola berlabuh di Emirates Stadium pada tahun 2016 setelah urusannya dengan klub Jerman, Bayern Munchen, tuntas. Pada musim debutnya, ia tidak memperlihatkan adanya impresi yang mengesankan.
Namun begitu memasuki musim kedua, Guardiola langsung membuat Manchester City jadi klub yang menakutkan. Pada waktu itu, the Citizens berhasil menjadi juara dengan torehan 100 poin.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Guardiola Hanya Butuh Waktu
Manchester City kian menjadi-jadi di musim berikutnya. Tidak hanya berhasil mengungguli Liverpool yang hanya menorehkan satu kekalahan pada musim 2018/19, mereka juga sukses menjuarai dua kompetisi domestik lainnya.
Dominasi Manchester City tersebut melampaui ekspektasi publik, tapi tidak dengan Xavi. Ia percaya bahwa mantan pelatihnya tersebut bakalan memberikan kesuksesan pada setiap klub yang ditukanginya.
"Dengan Guardiola sebagai pelatih, saya tidak meragukan [City akan mendominasi]. Harus diakui, tahun pertama berat baginya karena harus beradaptasi dengan gaya serta standar yang berbeda," ujarnya di situs resmi Manchester City.
"Namun tidak perlu dipertanyakan lagi bahwa Guardiola akan sukses. Saya sudah mengatakan ini berulang kali sebelumnya, dan di banyak sesi wawancara: yang dia butuhkan hanyalah waktu," lanjutnya.
Belajar Banyak dari Guardiola
Xavi tengah merintis karir di dunia kepelatihan di Qatar pada saat ini. Dan ia mengakui bahwa dirinya terinspirasi oleh filosofi dan penerapan taktik dari Guardiola.
Kendati demikian, ia tidak serta merta menjiplak ide dari pria berusia 49 tahun itu. Xavi hanya memetik beberapa yang dirasanya sesuai dengan filosofi miliknya sendiri.
"Konsep saya sangat mirip. Guardiola juga ingin bermain dominan, menginginkan bola, kuat dalam penguasaan bola, banyak pergerakan menyerang, semuanya soal proaktif di dalam permainan," tambahnya.
"Semuanya tentang menyerang lawan dengan sebuah cara tertentu. Bagian ini tidak masuk dalam gagasan saya. Saya belajar banyak dari Guardiola, dari caranya, ambisinya, hasrat dan semangat yang ia rasakan," pungkasnya.
(Goal International)
Baca juga:
Nego Kontrak Baru Nelson Semedo Macet
Hari Ini, 10 Tahun yang Lalu, Gary Neville Berikan Ciuman 'Panas' Kepada Paul Scholes
Pintu Sterling untuk Kembali ke Liverpool Sudah Tertutup
Momen Paling Pedih Manchester United: 5 Menit di Stadium Etihad dan Duka di Stadium of Light
Mario Balotelli Hanya Punya Kenangan Manis di Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
LATEST UPDATE
-
Botol Minum Bikin FIFA Bingung
Piala Dunia 7 Juni 2026, 14:33
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













