Leicester vs Man City: Efisiensi Serangan, serta Performa Apik Haaland dan Savinho Jadi Kunci
Gia Yuda Pradana | 30 Desember 2024 12:39
Bola.net - Manchester City sukses meraih kemenangan di markas Leicester City pada pekan ke-19 Premier League 2024/2025, Minggu (29/12/2024). Man City mengalahkan Leicester di King Power Stadium dengan skor 2-0.
Savinho membuka keunggulan Man City dengan golnya di menit 21. Dia kemudian merancang assist untuk gol kedua timnya, yang dicetak oleh Erling Haaland pada menit 74.
Pasukan Josep Guardiola menang tanpa kebobolan. Ini adalah penutup tahun yang cukup melegakan bagi mereka. Sebab, kemenangan ini menjadi pemutus rentetan hasil negatif di beberapa laga sebelumnya.
Kemenangan atas Leicester sendiri tak diraih Man City dengan mudah. Mereka kalah penguasaan bola, dan gawang yang dijaga Stefan Ortega juga beberapa kali terancam. Namun, serangan yang lebih efisien menjadi kunci kesukesan.
Berikut ulasan singkatnya.
Efisiensi Serangan Man City

Man City menunjukkan efisiensi yang lebih baik dalam menyerang meski kalah dalam penguasaan bola (46%) dan jumlah operan (505) dibandingkan Leicester (54% penguasaan, 578 operan). Tim tamu mencatatkan 14 tembakan dengan lima di antaranya tepat sasaran.
Dari jumlah tersebut, dua gol berhasil tercipta melalui Savinho dan Haaland.
Gol pertama menunjukkan kepiawaian Savinho dalam memanfaatkan ruang. Dia melepaskan tembakan kaki kiri dari wilayah kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper Leicester. Gol kedua datang dari kolaborasi apik antara Savinho dan Haaland. Umpan silang matang Savinho disambut sundulan akurat Haaland untuk mencatatkan golnya yang ke-14 di Premier League musim ini.
Performa Apik Haaland dan Savinho

Haaland tampil apik. Bomber Man City itu mencatatkan enam tembakan, tiga di antaranya tepat sasaran. Selain mencetak gol, Haaland juga menciptakan dua peluang, menunjukkan peran pentingnya dalam fase ofensif City.
Savinho, yang menjadi pemain terbaik di laga ini, mencatatkan satu gol, merancang dua peluang, dan satu assist. Itu membuktikan betapa besar kontribusinya dalam kemenangan ini.
Selain Haaland dan Savinho, Mateo Kovacic juga menunjukkan performa solid dengan dua tembakan dan dua peluang yang dirancangnya, mendukung kreativitas lini tengah yang dikomandoi Kevin De Bruyne. Namun, Man City masih perlu meningkatkan akurasi operan mereka (91%), yang sedikit lebih rendah dibandingkan Leicester (93%).

Kiper Man City, Stefan Ortega, layak mendapatkan pujian setelah melakukan empat penyelamatan penting. Dia berhasil menghentikan ancaman dari James Justin (2 tembakan tepat sasaran), Jannik Vestergaard, dan Jamie Vardy, menjaga clean sheet pertama Man City dalam enam pertandingan terakhir.
Lini pertahanan Man City juga tampil solid, mengantisipasi serangan Leicester. Dengan struktur pertahanan yang lebih disiplin, Man City mampu membatasi pergerakan Vardy dan membuat pemain-pemain ofensif Leicester kesulitan menembus kotak penalti.
Momentum Penting buat Man City di Akhir Tahun

Kemenangan ini mengakhiri lima laga tanpa kemenangan bagi Man City. Setelah rentetan hasil negatif, termasuk kekalahan melawan Manchester United dan Aston Villa, kemenangan atas Leicester bisa menjadi titik balik yang krusial. Ini juga menunjukkan bahwa mereka belum benar-benar habis.
Meski performa keseluruhan ketika melawan Leicester masih jauh dari kata memuaskan, Guardiola dapat menjadikan laga ini sebagai pondasi untuk membangun kembali kepercayaan diri tim.
Namun, tantangan masih menanti Man City. Dengan hanya dua kemenangan dari 14 laga terakhir, konsistensi tetap menjadi masalah besar yang harus diatasi. Jika ingin kembali bersaing, Guardiola harus menemukan solusi untuk masalah-masalah yang menghambat performa mereka di paruh pertama musim.
Apakah Man City akan tampil lebih konsisten di tahun 2025? Kita lihat saja.
Klasemen Premier League
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Buruknya Rekor Kandang Ipswich, Celah Chelsea untuk Kembali ke Trek Kemenangan
MU vs Newcastle: Old Trafford Kedatangan Tamu yang Berbahaya
Krisis Performa: Apa Saja yang Perlu Dilakukan Ruben Amorim agar MU kembali Menang?
Prediksi Manchester United vs Newcastle 31 Desember 2024
Prediksi Ipswich Town vs Chelsea 31 Desember 2024
Head to Head dan Statistik: Manchester United vs Newcastle - Premier League
Head to Head dan Statistik: Ipswich Town vs Chelsea - Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
LATEST UPDATE
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


