Lini Serang MU Kuat, tapi Aaron Wan-Bissaka Bisa Jadi Titik Lemah
Richard Andreas | 23 Agustus 2019 11:40
Bola.net - Aaron Wan-Bissaka dinilai punya satu kelemahan besar yang bisa merugikan Manchester United. Wan-Bissaka masih terlalu muda dan doyan naik menyerang.
Wan-Bissaka tampil baik pada beberapa laga MU di awal musim 2019/20 ini. Dia mulai membuktikan diri bahwa 50 juta poundsterling yang dikeluarkan MU tidak akan sia-sia.
Biar begitu, Wan-Bissaka belum benar-benar memahami permainan Setan Merah ala Ole Gunnar Solskjaer. Ini bisa jadi awal masalah besar, mengingat MU sedang mencoba menerapkan gaya bermain ofensif-agresif.
Wan-Bissaka bisa menimbulkan celah pada pertahanan MU yang bisa dimanfaatkan lawan. Mengapa begitu? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kekuatan MU
Analis Premier League, Charlie Nicholas mencoba mengukur kekuatan Manchester United musim ini. Dia tahu lini serang MU ingin bermain cepat, tapi tidak ada gelandang yang mampu meladeni permintaan bola mereka.
"MU punya kecepatan di depan dalam diri Anthony Martial, Marcus Rashford, dan Jesse Lingard. Namun, lini tengah mereka hanya rata-rata," kata Nicholas kepada Sky Sports.
"Scott McTominay punya fisik tangguh, tetapi dia bukan pengumpan bila yang bagus. Lalu, di lini belakang, Harry Maguire bakal berkembang tetapi itu masih butuh waktu."
Kelemahan Wan-Bissaka
Lebih lanjut, Solskjaer tampaknya ingin memanfaatkan serangan-serangan melalui sayap, yang berarti kedua bek sayap mereka harus sering maju. Di sinilah letak kekhawatiran Nicholas, yang tidak yakin Wan-Bissaka sanggup memenuhi tuntutan itu.
"Saya tidak terkejut melihat mereka mengeluarkan 50 juta poundsterling untuk Aaron Wan-Bissaka, tetapi dia masih muda dan ingin menyerang. Itu bisa menciptakan ruang kosong di pertahanan MU," tutupnya.
Wan-Bissaka diduga bakal kembali jadi andalan MU dalam lawatan ke markas mantan klubnya, Crystal Palace, Sabtu (24/8/2019) malam WIB nanti.
MU wajib kembali ke jalur kemenangan, Solskjaer mungkin menurunkan susunan pemain yang tidak jauh berbeda dari dua laga sebelumnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Jika Pogba Tidak Jadi ke Real Madrid, MU Harus Berterima Kasih pada Arsenal
- Pogba Dilarang Tendang Penalti Lagi, Skuad Manchester United Justru Khawatir
- Wah! Jesse Lingard Dianggap Tidak Layak Jadi Pemain Inti MU, Ini Alasannya
- Cristiano Ronaldo Heran Bruno Fernandes Gagal Gabung Manchester United
- Saga Transfer Alexis Sanchez: Negosiasi Inter dan MU Berjalan Positif
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











