FOLLOW US:


Jika Pogba Tidak Jadi ke Real Madrid, MU Harus Berterima Kasih pada Arsenal

23-08-2019 11:00

 | Richard Andreas

Jika Pogba Tidak Jadi ke Real Madrid, MU Harus Berterima Kasih pada Arsenal
Gelandang Manchester United, Paul Pogba, mengeksekusi penalti dalam laga kontra Wolverhampton hari Selasa (20/8/2019). © AP Photo

Bola.net - Manchester United mungkin harus berterima kasih pada Arsenal yang bisa jadi membantu mereka mempertahankan Paul Pogba. The Gunners bisa menghentikan minat Real Madrid mendekati gelandang Prancis itu.

Peran Arsenal cukup sederhana: memainkan Dani Ceballos. Gelandang pinjaman dari Los Blancos itu terbukti tampil impresif pada laga debutnya. Tidak ada alasan Ceballos untuk tampil buruk.

Madrid mungkin sudah menerima kegagalan mendapatkan Pogba pada bursa transfer musim panas ini, lalu memutuskan mencoba lagi tahun depan. Namun, Madrid bisa jadi berubah pikiran karena peran Ceballos.

Mengapa begitu? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2

Potensi Ceballos

Analis Premier League, Duncan Castles yakin Ceballos menyimpan banyak kejutan musim ini. Jika gelandang 23 tahun ini tampil impresif dan bisa membantu Arsenal mencapai target, Madrid mungkin bakal memberikan kesempatan pada Ceballos di skuad inti musim depan.

"Anda harus menimbang potensi Dani Ceballos, yang saya kira sudah mendemonstrasikan kualitasnya pada laga debut penuh pertama untuk Arsenal," tutur Castles dikutip dari Express.

"Zidane tidak menginginkan Ceballos dalam skuad karena usaha Ceballos untuk mendapatkan menit bermain reguler, Zidane merasa tidak bisa memberikannya."

2 dari 2

Dipinjamkan

Di sisi lain, pihak Real Madrid memercayai kualitas Ceballos sebagai gelandang muda potensial. Sebab itu, Madrid tidak ingin melepas Ceballos secara permanen, dan memilih meminjamkannya semusim ini.

"Jika Ceballos bisa melanjutkan apa yang sudah dia mulai di Arsenal dan memenuhi ekspektasi banyak orang tentang performanya di Arsenal, jelas dia bakal jadi kandidat kuat untuk kembali ke Madrid tahun depan dan menjadi pemain kunci di lini tengah," sambung Castles.

"Jika itu terjadi, Anda harus bertanya apakah pemain seperti Paul Pogba benar-benar dibutuhkan atau tidak," tandasnya.

Sumber: Express