Liverpool Dihancurkan Pep Guardiola: The Reds Harus Bangun Sebelum Terlambat
Aga Deta | 10 November 2025 06:09
Bola.net - Manchester City memberikan pelajaran berharga kepada Liverpool dalam duel Premier League di Etihad, Minggu (9/11/2025) malam WIB. City tampil segar dan tajam, sementara pasukan Arne Slot terlihat kelelahan dan tanpa arah.
Erling Haaland menjadi pembeda di lini depan, sementara Nico Gonzalez dan Jeremy Doku memberikan dimensi baru dalam permainan City. Sebaliknya, Liverpool gagal menemukan ritme dengan Wataru Endo dan Mohamed Salah tampil di bawah performa.
Pep Guardiola menunjukkan betapa matang strategi yang ia susun, membuat Slot terlihat kewalahan. City mengontrol ritme, menguasai lini tengah, dan mengatur tempo serangan dengan variasi luar biasa.
Kekalahan ini membuat banyak pihak bertanya-tanya, apa yang sebenarnya terjadi pada sang juara bertahan? Liverpool tampak kehilangan energi, ide, dan mentalitas yang dulu membuat mereka tak tertandingi.
Liverpool Terpuruk dalam Pertarungan Taktik

Dalam laga ini, Guardiola unggul di semua aspek. Slot dan para pemain Liverpool seperti berjalan ke dalam jebakan taktis yang telah disiapkan dengan cermat.
City tampil dominan di setiap lini, terutama di lini tengah yang menjadi titik lemah Liverpool. Trio Ryan Gravenberch, Alexis Mac Allister, dan Dominik Szoboszlai kewalahan menghadapi tekanan tinggi lawan.
Jeremy Doku menjadi mimpi buruk bagi bek kanan Conor Bradley. Pemain muda itu gagal mengulangi performa impresifnya saat menahan Vinicius Junior di Liga Champions.
Performa Salah pun menjadi sorotan. Jika Februari lalu ia menari di lini depan City, kini ia tampak kehilangan arah dan energi, menandai betapa besar perubahan dalam sembilan bulan terakhir.
Guardiola Rayakan Laga ke-1.000 dengan Masterclass

Kemenangan ini terasa istimewa bagi Pep Guardiola. Laga tersebut merupakan pertandingan ke-1.000 dalam karier kepelatihannya, dan ia menandainya dengan sebuah mahakarya taktik.
Guardiola kembali menunjukkan semangat dan kecerdasannya di pinggir lapangan. Ia terus memberikan instruksi, berteriak, dan bahkan memainkan perang psikologis terhadap lawan.
Di tengah euforia laga besar, Guardiola justru tampil seperti pelatih muda yang baru memulai karier. Ia mempersiapkan tim dengan detail luar biasa, dari posisi pemain hingga skema serangan.
Hasilnya terlihat jelas: Erling Haaland mencetak gol ke-99 di Premier League, sementara Gonzalez dan Doku melengkapi pesta gol City. Semua berjalan sesuai rencana Pep.
Kecerdikan Taktik dan Dominasi City

Guardiola memahami kelemahan Liverpool di lini tengah. Ia menempatkan Bernardo Silva, Gonzalez, dan Phil Foden di area tersebut untuk menciptakan keunggulan jumlah pemain.
Liverpool tak mampu mengimbangi tempo cepat dan variasi serangan City. Para pemain seperti Gravenberch dan Mac Allister terus dipaksa menoleh ke belakang, menjaga pergerakan Haaland yang terus menarik perhatian.
Guardiola juga mempercayakan peran penting kepada pemain muda seperti Nico O’Reilly. Pemain 20 tahun itu tampil gemilang dan memberikan assist untuk gol Doku.
City menutup laga dengan dominasi penuh dan serangan mematikan. Doku, yang tampil tajam dan efisien, menjadi simbol bagaimana Guardiola mampu mengembangkan pemain muda menjadi bintang.
Slot Harus Segera Menemukan Solusi

Bagi Liverpool, kekalahan ini menjadi sinyal bahaya. Slot perlu segera memperbaiki banyak aspek, mulai dari kebugaran pemain hingga konsistensi taktik.
Florian Wirtz, yang diharapkan jadi motor kreativitas, terlihat belum siap menghadapi kerasnya Premier League. Ia perlu waktu, kekuatan fisik, dan adaptasi lebih lanjut.
Ketiadaan Alisson dan menurunnya fokus Ibrahima Konate juga memperburuk situasi di lini belakang. Meski Giorgi Mamardashvili tampil solid, sistem pertahanan Liverpool tampak mudah ditembus.
Slot kini dituntut untuk bereaksi cepat. Tanpa perbaikan segera, peluang mempertahankan gelar Premier League bisa lenyap lebih cepat dari yang dibayangkan.
Sumber: FotMob
Klasemen Premier League
Baca Juga:
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
- Simpati Legenda Man United Pada Liverpool Usai Gol Van Dijk ke Gawang City Dianulir: Itu Seharusnya Sah!
- Man of the Match Man City vs Liverpool: Jeremy Doku
- Hasil Man City vs Liverpool: Gol Van Dijk Dianulir, The Citizen Hajar The Reds
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Hal yang Harus Dilakukan Barcelona untuk Mengalahkan Atletico Madrid
Liga Spanyol 12 Februari 2026, 23:08
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
Brentford vs Arsenal, Ini Prediksi Susunan Pemain The Gunners Minus Saka dan Havertz
Liga Inggris 12 Februari 2026, 21:57
LATEST UPDATE
-
Juventus Tetapkan Harga Federico Gatti, Milan dan Napoli Berminat
Liga Italia 13 Februari 2026, 00:39
-
Real Madrid Pantau Talenta 19 Tahun Sebagai Pengganti David Alaba
Liga Spanyol 12 Februari 2026, 23:41
-
Kylian Mbappe Diragukan Tampil Lawan Real Sociedad
Liga Spanyol 12 Februari 2026, 23:27
-
3 Hal yang Harus Dilakukan Barcelona untuk Mengalahkan Atletico Madrid
Liga Spanyol 12 Februari 2026, 23:08
-
Tak Tersentuh! LavAni Sapu Bersih dan Juara Putaran Kedua Proliga 2026
Voli 12 Februari 2026, 22:38
-
2 Syarat Mutlak Real Madrid untuk Alvaro Arbeloa: Trofi atau Angkat Kaki dari Bernabeu?
Liga Spanyol 12 Februari 2026, 22:15
-
Brentford vs Arsenal, Ini Prediksi Susunan Pemain The Gunners Minus Saka dan Havertz
Liga Inggris 12 Februari 2026, 21:57
-
Liverpool Bidik Christian Pulisic untuk Perkuat Sisi Sayap
Liga Inggris 12 Februari 2026, 21:15
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00

