Liverpool Gagal Jadi Juara di Musim yang Salah
Richard Andreas | 14 Mei 2019 09:00
Bola.net - - John Barnes meyakini Liverpool sudah memberikan semua kemampuan mereka di Premier League musim ini, mereka tidak bisa berbuat lebih baik lagi. The Reds harus puas dengan posisi runner-up, meski sebenarnya mereka layak menjadi juara.
Premier League 2018/19 menyuguhkan salah satu persaingan merebut trofi terbaik dalam satu dekade terakhir. Manchester City bersaing ketat dengan Liverpool sepanjang musim, dan pada akhirnya pengalaman Man City yang jadi pembeda.
Pasukan Pep Guardiola itu sukses jadi juara dengan 98 poin, Liverpool mengekor dengan 97 poin. Selisih satu poin itu sangat tipis, tapi sudah cukup menjelaskan betapa sengitnya pertarungan kedua tim kuat tersebut.
Pada musim yang wajar, 97 poin sudah lebih cukup bagi Liverpool untuk jadi juara, tetapi sayangnya musim ini Man City masih terlalu kuat. Bagaimana sikap skuat The Reds seharusnya? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Musim Fantastis
Sebagai mantan pemain Liverpool, Barnes mengaku kecewa mereka gagal jadi juara musim ini. Namun, di saat yang sama dia juga percaya bahwa Liverpool telah memberikan yang terbaik. Mereka boleh gagal dengan kepala tegak.
"Ini penghiburan, sebab di musim-musim lainnya kami bisa saja jadi juara, tentu saja tidak ketika Man City meraih 100 poin tahun lalu," tutur Barnes kepada Sky Sports.
"Hanya kalah satu kali, mendapatkan 97 poin, tetapi finis di peringkat kedua jelas mengecewakan. Namun, jika anda melihat konsistensi yang mereka tunjukkan di setiap pertandingan, ini musim yang fantastis."
Bersaing Melawan Tim Terbaik
Melasnya, Liverpool harus bersaing dengan tim terbaik dalam sejarah Premier League. Man City-nya Guardiola sangat kuat di segala aspek, mereka tidak meraih 100 poin musim lalu dan 98 poin musim ini secara kebetulan.
"Sayangnya, kami melawan salah satu tim terbaik dalam sejarah Premier League, Manchester City. Namun, jika anda melihat rival-rival kami, yang finis di peringkat ketiga, keempat, dan kelima, mereka tertinggal 20 poin."
"Itu membuktikan betapa besarnya perkembangan Liverpool, itu membuktikan betapa bagusnya pekerjaan para pemain, dan kami tidak bisa meminta lebih dari itu," tutupnya.
Liverpool masih belum mampu meraih gelar Premier League sejak 1990 silam, dan kali ini mereka gagal karena Manchester City.
Baca Juga:
- Dengan Segala Hormat, Liverpool Diminta Memulangkan Philippe Coutinho
- Soal Rumor Kedekatan dengan Barcelona, Begini Respon Matthijs De Ligt
- Lontarkan Ejekan Sembari Memakai Jersey Man City, Pria ini Bikin Marah Banyak Suporter Liverpool
- Kelalaian Wasit Sebabkan Liverpool Gagal Juara Premier League
- Usai Gagal Juara, Chairman Liverpool Beri Peringatan untuk City
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
LATEST UPDATE
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20












