Liverpool Tak Lagi Sama, Sunderland Rasakan Langsung Bedanya
Gia Yuda Pradana | 26 Juli 2026 21:51
Bola.net - Liverpool mulai memperlihatkan wajah baru sejak Andoni Iraola mengambil alih kursi pelatih menjelang musim 2026/2027. Perubahan gaya bermain bahkan langsung dirasakan lawan pada laga pramusim pertama.
Sunderland menjadi tim yang merasakan dampak pendekatan baru Liverpool saat kedua klub bertemu di Nashville. Tim Merseyside menang 4-2, tetapi perhatian tertuju pada intensitas permainan yang jauh berbeda dibanding musim lalu.
Bek Sunderland, Dan Ballard, mengaku timnya sudah mempelajari karakter permainan Bournemouth asuhan Iraola sebagai bagian dari persiapan. Hasilnya, Liverpool kini tampil jauh lebih agresif ketika menekan lawan.
Pengakuan Ballard memperkuat kesan bahwa pergantian pelatih bukan sekadar pergantian nama. Filosofi baru mulai terlihat sejak pertandingan pertama meski Liverpool belum diperkuat seluruh pemain terbaiknya.
Ballard Akui Liverpool Kini Lebih Agresif
Ballard menjelaskan bahwa Liverpool sekarang menerapkan tekanan tinggi dengan intensitas yang jauh lebih besar. Menurutnya, perubahan itu sangat kontras dibanding pendekatan Arne Slot musim lalu.
"Saya pikir ada banyak perbedaan. Pelatih baru mengatur tim saat melakukan pressing dengan cara yang sangat berbeda, dan dia sangat intens dalam cara timnya bermain," kata Ballard.
Ia menambahkan bahwa Sunderland sudah mempelajari Bournemouth musim lalu karena mengetahui karakter Iraola. Liverpool kini lebih vertikal, agresif saat merebut bola, dan berusaha segera menyerang begitu mendapatkan penguasaan.
"Mereka sangat agresif saat melakukan pressing, bermain sangat vertikal, dan langsung mengarah ke gawang. Itu sedikit berbeda dibanding tim Slot yang lebih berbasis penguasaan bola," ujarnya.
Ballard juga mengingat bagaimana Sunderland sempat terkejut ketika menghadapi Liverpool musim lalu. Saat itu, mereka merasa memiliki lebih banyak ruang dan waktu untuk menguasai bola.
"Mereka memberi kami sedikit lebih banyak waktu menguasai bola musim lalu. Kami cukup terkejut saat menghadapi Liverpool karena mengenal karakter mereka selama bertahun-tahun. Saya pikir ada sedikit perubahan di sana," lanjut Ballard.
Iraola Datang Membawa Identitas Baru
Pendekatan Iraola memang identik dengan pressing tinggi, tempo cepat, dan transisi vertikal. Filosofi tersebut menjadi alasan utama Liverpool menunjuk pelatih asal Spanyol itu sebagai nahkoda baru.
Pelatih Sunderland, Regis Le Bris, juga melihat identitas tersebut sudah mulai tampak. Ia mengaku tidak terkejut karena gaya bermain itu sudah terlihat ketika Iraola masih menangani Bournemouth.
"Kami mengenal pelatihnya dan bagaimana dia melatih Bournemouth. Mungkin itulah alasan dia dipilih Liverpool, yakni karena intensitas, pressing tinggi, dan permainan vertikal," ujar Le Bris.
Menurut Le Bris, Liverpool memang masih berada pada fase awal pramusim sehingga belum mencapai performa terbaik. Namun, arah permainan yang diinginkan Iraola sudah terlihat jelas sejak laga pertama.
Awal Menjanjikan untuk Liverpool
Perubahan yang dirasakan lawan menjadi sinyal positif bagi Liverpool dalam memulai era baru. Intensitas yang sempat memudar musim lalu kini mulai kembali menjadi identitas tim.
Jika perkembangan ini terus berlanjut sepanjang pramusim, Liverpool berpeluang tampil lebih agresif dan sulit dihadapi saat kompetisi resmi dimulai. Filosofi Iraola pun berpotensi menghadirkan warna baru dalam permainan The Reds musim ini.
Sumber: This Is Anfield
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Liverpool vs Fulham: The Reds Tertahan Tanpa Gol
Liga Inggris 12 September 2026, 23:10
-
Link Live Streaming Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 23:00
-
Link Live Streaming Liverpool vs Fulham 12 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 18:02
-
Liverpool Tak Punya Opsi 55 Juta Euro untuk Ronald Araujo
Liga Inggris 12 September 2026, 16:45
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 12-15 September 2026
Liga Inggris 12 September 2026, 12:28
LATEST UPDATE
-
Lamine Yamal Makin Kuat dalam Persaingan Ballon d'Or 2026
Liga Spanyol 14 September 2026, 13:22
-
Guglielmo Vicario Murka Usai Juventus Kalah Dramatis dari Sassuolo
Liga Italia 14 September 2026, 12:52
-
Michael Carrick Salah Taktik Saat MU Kalah dari Man City di Old Trafford?
Liga Inggris 14 September 2026, 12:44
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Gol Derby Manchester di Premier League
Liga Inggris 14 September 2026, 12:22
-
Alasan Michael Carrick Tak Mau Salahkan Pemain MU Usai Kalah dari Man City
Liga Inggris 14 September 2026, 12:16
-
Hansi Flick Puas dengan Anthony Gordon meski Belum Cetak Gol untuk Barcelona
Liga Spanyol 14 September 2026, 11:52
-
Phil Foden Kena Kartu Merah, Roy Keane Justru Salahkan Bruno Fernandes
Liga Inggris 14 September 2026, 11:22
-
Murka, Lisandro Martinez Sebut Gol Haaland Tidak Seharusnya Disahkan
Liga Inggris 14 September 2026, 10:52
-
Enzo Maresca Yakin Gol Haaland Tidak Offside
Liga Inggris 14 September 2026, 10:22
-
Michael Carrick Murka dengan Penjelasan VAR soal Gol Erling Haaland
Liga Inggris 14 September 2026, 09:52
-
Barcelona Punya Modal Lengkap untuk Pertahankan Gelar La Liga, 5 Faktor Ini Jadi Kuncinya
Lain Lain 14 September 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




