Lukaku: Saya Takkan Pernah Maafkan AVB
Editor Bolanet | 21 Mei 2012 19:15
- Andre Villas-Boas telah lama meninggalkan namun masih ada salah satu penggawa yang terus merasa sakit hati atas perbuatan mantan pelatih The Blues tersebut.
Romelu Lukaku mengungkapkan bahwa dirinya hingga kini merasa tidak terima atas sikap Villas-Boas. Lukaku sendiri sebenarnya dibeli oleh Chelsea atas dasar pemantauan klub bukan atas minat mantan pelatih itu sendiri. Lukaku sendiri merasa tak dapat berkembang selama bermain bagi Chelsea namun ia tetap merasa bangga dengan gelar Liga Champions yang baru diraih klubnya.
Saya tidak dapat mempercayainya. Saya sempat berpikir apakah ini benar terjadi? Sebuah gelar Liga Champions. Hidup saya telah berubah dan saya baru berumur 19 tahun, ujar Lukaku.
Tapi ada satu orang yang tidak akan pernah saya maafkan atas apa yang ia telah lakukan kepada saya yaitu pelatih sebelumnya. Bukan hanya itu tapi dari cara dia berbicara kepada saya dan memperlakukan saya. Sejak awal sungguh aneh. Saya tidak tahan dengan sikapnya tersebut. Tak ada penjelasan yang dapat saya terima.
Di sesi latihan dia menaruh saya di sayap kiri ataupun sayap kanan. Di sesi latihan saya selalu bermain sebagai cadangan. Tak ada yang bisa saya pelajari! Saya juga telah memberitahu klub tentang itu. Saya mengerti bahwa dia berada di bawah tekanan namun saya juga memikirkan diri saya sendiri. Saya telah berkembang selama beberapa bulan terakhir. (espn/Rev)
Romelu Lukaku mengungkapkan bahwa dirinya hingga kini merasa tidak terima atas sikap Villas-Boas. Lukaku sendiri sebenarnya dibeli oleh Chelsea atas dasar pemantauan klub bukan atas minat mantan pelatih itu sendiri. Lukaku sendiri merasa tak dapat berkembang selama bermain bagi Chelsea namun ia tetap merasa bangga dengan gelar Liga Champions yang baru diraih klubnya.
Saya tidak dapat mempercayainya. Saya sempat berpikir apakah ini benar terjadi? Sebuah gelar Liga Champions. Hidup saya telah berubah dan saya baru berumur 19 tahun, ujar Lukaku.
Tapi ada satu orang yang tidak akan pernah saya maafkan atas apa yang ia telah lakukan kepada saya yaitu pelatih sebelumnya. Bukan hanya itu tapi dari cara dia berbicara kepada saya dan memperlakukan saya. Sejak awal sungguh aneh. Saya tidak tahan dengan sikapnya tersebut. Tak ada penjelasan yang dapat saya terima.
Di sesi latihan dia menaruh saya di sayap kiri ataupun sayap kanan. Di sesi latihan saya selalu bermain sebagai cadangan. Tak ada yang bisa saya pelajari! Saya juga telah memberitahu klub tentang itu. Saya mengerti bahwa dia berada di bawah tekanan namun saya juga memikirkan diri saya sendiri. Saya telah berkembang selama beberapa bulan terakhir. (espn/Rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Danny Welbeck di Chelsea: Mentor Ideal untuk Joao Pedro
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 14:27
-
Chelsea Tumbang Lawan Spurs, Xabi Alonso: Ini Pembelajaran Bagi Kami!
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 07:30
LATEST UPDATE
-
Vinicius Junior Fokus Bersinar di Bawah Jose Mourinho, Abaikan Rumor Arsenal
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 13:13
-
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Singapura, Siapa Lebih Unggul?
Tim Nasional 5 Agustus 2026, 12:13
-
Galatasaray Gencar Rayu Rafael Leao, Victor Osimhen Ikut Bantu
Liga Italia 5 Agustus 2026, 10:43
-
Xabi Alonso Buka Suara soal Masa Depan Mykhailo Mudryk di Chelsea
Liga Inggris 5 Agustus 2026, 10:13
-
Neymar Akui Bisa Pensiun Usai Kontraknya di Santos Berakhir pada Desember
Bola Dunia Lainnya 5 Agustus 2026, 09:43
-
Bukan Cuma Bradley Barcola, Liverpool Juga Kejar Winger PSG Ini
Liga Inggris 5 Agustus 2026, 06:06
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16











