Main Imbang dan Enzo Maresca Kesulitan, Petinggi Chelsea Didesak Turun Tangan!
Richard Andreas | 22 Desember 2025 16:02
Bola.net - Gary Neville melontarkan kritik tajam terhadap arah pembangunan skuad Chelsea setelah hasil imbang di Liga Inggris. Ia menilai klub London itu belum memiliki fondasi yang cukup untuk mencapai ambisi para pemiliknya.
Chelsea saat ini berada di peringkat keempat klasemen Premier League usai bermain imbang 2-2 melawan Newcastle di St James’ Park. Laga tersebut menghadirkan dua wajah berbeda dari The Blues dalam satu pertandingan.
Hasil itu kembali memunculkan perdebatan soal komposisi skuad Chelsea di bawah kepemilikan BlueCo. Menurut Neville, ada kebutuhan mendesak untuk penyesuaian jika klub ingin melangkah ke level berikutnya.
Penampilan Kontras Chelsea di St. James? Park

Chelsea sempat tertinggal dua gol dan terlihat nyaman dikendalikan Newcastle pada babak pertama. Tuan rumah memimpin 2-0 dan tampak memegang kendali penuh hingga turun minum.
Situasi berubah drastis selepas jeda. Chelsea tampil jauh lebih agresif dan berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Reece James dan Joao Pedro.
Neville menilai perbedaan performa itu mencerminkan masalah mendasar dalam tim muda Chelsea. Ia menyoroti kurangnya ketangguhan dan agresivitas pada fase awal pertandingan.
“Anda melihat Chelsea di babak pertama dan mereka tampak seperti tim akademi yang bermain di laga uji coba. Itu bukan pertandingan yang serius, agresif, dan tidak menyenangkan," kata Neville.
"Anda melihat mereka di babak kedua dan mereka tampak seperti tim yang menghibur.”
Kritik Terhadap Model Skuad Chelsea

Di bawah kepemilikan BlueCo, Chelsea membangun skuad yang sangat muda dengan investasi besar pada pemain potensial berkontrak panjang. Pendekatan ini bertujuan membentuk tim dominan dalam jangka panjang.
Neville mengakui ada progres, termasuk keberhasilan Enzo Maresca meraih gelar UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub pada musim pertamanya. Namun, ia menilai capaian itu belum cukup menjawab target jangka pendek klub.
Menurut Neville, Chelsea membutuhkan pengalaman dan kecerdikan di tulang punggung tim. Tanpa itu, ia meragukan The Blues bisa memenuhi ekspektasi para pemilik.
“Sangat jelas bahwa Maresca adalah pelatih yang fantastis dan sangat jelas bahwa ada sekelompok pemain muda dengan potensi luar biasa," lanjut Neville.
"Saya hanya bertanya-tanya apakah Maresca bisa sedikit mengubah model ini. Ia dibawa untuk bekerja dengan para pemain ini, tetapi Anda tetap membutuhkan tulang punggung yang berpengalaman.”
Seruan Intervensi dari Dewan Klub
Neville menegaskan masalah Chelsea bukan terletak pada pelatih atau para pemain muda itu sendiri. Ia menilai akar persoalan ada pada perencanaan skuad secara keseluruhan.
Ia merasa Chelsea dibangun untuk tumbuh, bukan untuk langsung menang. Dalam kompetisi seketat Premier League, pendekatan itu dinilainya berisiko.
Neville pun menyerukan perlunya intervensi dari manajemen klub agar arah proyek ini lebih seimbang.
“Mereka bekerja sama dengan baik, tetapi saya merasa mereka tidak akan sampai ke tujuan yang diinginkan para petinggi. Ini bukan kesalahan manajer atau pemain," imbuh Neville.
"Saya pikir mereka seharusnya membangun skuad untuk menang sekarang. Mereka membangun skuad untuk tumbuh. Masalahnya, Anda terus tumbuh dan tumbuh, tetapi tidak pernah benar-benar sampai karena tim lain terkadang adalah pembunuh berdarah dingin.”
Chelsea akan kembali bermain di kandang untuk dua laga terakhir mereka pada 2025. The Blues dijadwalkan menjamu Aston Villa yang sedang dalam performa bagus.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Pilihan-Pilihan Liverpool Setelah Alexander Isak Dihantam Cedera: Percaya Mo Salah Lagi?!
- Bruno Fernandes Tuai Pujian Usai Kekalahan MU, Sikapnya ke Pemain Muda Jadi Sorotan
- Keok di Kandang Aston Villa, Roy Keane Soroti Bobroknya Pertahanan Man United: Nggak Bakal Maju
- Skuad Man City Harus Timbang Berat Badan Sebelum Libur Natal, Guardiola Ketat!
- Statistik Horor Manuel Ugarte di Manchester United: Benarkah Sudah jadi 'Kutukan' untuk Setan Merah?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Liverpool vs Man City: Kena Come Back, The Reds Keok 1-2 di Anfield
Liga Inggris 9 Februari 2026, 01:46
-
Gokil! Bintang NBA Kucurkan Uang untuk Jadi Jajaran Pemilik Chelsea
Liga Inggris 8 Februari 2026, 20:29
-
Melihat Kobbie Mainoo Bersinar, Jadi Ruben Amorim Keliru?
Liga Inggris 8 Februari 2026, 19:44
-
Arteta Tegaskan Jarak 9 Poin Tak Berarti Apa-Apa bagi Arsenal
Liga Inggris 8 Februari 2026, 19:31
-
4 Laga, 4 Kemenangan: Awal Sempurna Liam Rosenior Bersama Chelsea
Liga Inggris 8 Februari 2026, 19:14
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Valencia vs Real Madrid: Alvaro Carreras
Liga Spanyol 9 Februari 2026, 06:25
-
Man of the Match Juventus vs Lazio: Pierre Kalulu
Liga Italia 9 Februari 2026, 06:18
-
Man of the Match Sassuolo vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 9 Februari 2026, 06:09
-
Hasil PSG vs Marseille: Ousmane Dembele dkk. Berpesta Gol di Le Classique
Liga Eropa Lain 9 Februari 2026, 05:59
-
Rapor Pemain Liverpool vs Man City: Blunder Alisson Hancurkan Gol Indah Szoboszlai
Liga Inggris 9 Februari 2026, 05:30
-
Hasil Juventus vs Lazio: Bangkit dari Ketertinggalan, Bianconeri Amankan Satu Poin
Liga Italia 9 Februari 2026, 05:23
-
Hasil Atletico Madrid vs Betis: Gol Antony Bungkam Metropolitano
Liga Spanyol 9 Februari 2026, 02:56
-
Hasil Bayern vs Hoffeinheim: Hat-trick Luis Diaz Bawa Die Roten Pesta Gol di Kandang
Bundesliga 9 Februari 2026, 02:39
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42

