Mampukah Ziyech Hadapi Tantangan Bermain di Premier League Secara Fisik dan Mental?
Dimas Ardi Prasetya | 29 Mei 2020 19:01
Bola.net - Eks pemain Heerenveen Jukka Raitala mengatakan Hakim Ziyech memiliki segala yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan berat di Premier League.
Ziyech menjadi pilar penting bagi Ajax Amsterdam. Ia tak cuma mahir memberikan assist namun ia juga punya insting gol yang jempolan.
Kini, pemain asal Maroko tersebut akan menghadapi tantangan baru. Ia telah resmi dipinang oleh Chelsea dan akan resmi gabung The Blues per Juli 2020.
Kompetisi Eredivisie dan Premier League jelas beda. Secara kasat mata kompetisi EPL tentu dinilai jauh lebih sulit dibanding kompetisi di Belanda.
Pertanyaannya, bisakah Hakim Ziyech nanti menghadapi tantangan berat di Premier League, baik secara fisik maupun mental?
Tidak Kuat Tapi Gesit
Jukka Raitala mengenal Hakim Ziyech. Mereka pernah bermain bersama di Heerenveen.
Jukka mengatakan Ziyech memang bukan pemain yang memiliki fisik yang kuat. Akan tetapi ia yakin ziyech tidak akan memiliki masalah bermain di Premier League yang mengandalkan kekuatan dan ketahanan fisik.
“Terkadang Anda berpikir seorang pemain sepak bola harus besar dan kuat dan hal-hal seperti itu, tetapi ia tidak kuat, jadi ia menggunakan kualitasnya yang lain. Saya tidak ingat ia kesulitan dalam mengatasi tekel lawan. Ia sangat cepat dengan bola, dan cepat di kepalanya sehingga ia sudah berada di depan lawan," serunya seperti dilansir Goal.
Kuat Secara Mental
Jukka Raitala juga mengatakan Hakim Ziyech adalah sosok yang mampu menghadapi tekanan secara mental dengan sangat baik. Bahkan ia mampu merespon tekanan itu sebagai tantangan untuk tampil lebih baik
“Sangat menyenangkan menyaksikan dirinya bermain. Ia tidak pernah stres," ujar Jukka.
“Meskipun ia bermain bagus, klub yang lebih besar tertarik, dan saya merasa kadang-kadang seorang pemain bisa menjadi gugup seperti, 'OK tim yang lebih besar menginginkan saya' dan hal-hal seperti itu, tetapi saya merasa seperti ketika tiba waktunya untuk bermain sepak bola ia btampil dengan baik," ujarnya.
"Di kepalanya, ia tidak pernah sibuk dengan hal-hal lain, dan itulah salah satu alasan mengapa ia sekarang berada di tempatnya. Ia bisa menyumbat hal-hal [gangguan] dari kepalanya," serunya.
Bukan Pemain Sombong
Jukka Raitala juga memberikan pembelaan kepada Hakim Ziyech. Ia mengatakan bahwa pemain berusia 27 tahun tersebut bukanlah sosok pemain yang arogan.
"Bahasa tubuhnya mungkin bisa menunjukkan ia sombong, padahal tidak," seru Jukka.
“Mungkin perilakunya, karena ia sangat percaya diri, yang sangat saya kagumi, mungkin itu membuat beberapa orang jengkel. Ia sangat bagus dengan bola; ia suka menggiring bola dan hal-hal seperti itu," tandasnya.
(goal)
Baca Juga:
- Sepak Bola Berubah, Antara Pelatih Top dan Pelatih yang Andalkan Uang
- Resmi! Premier League Kembali Bergulir 17 Juni 2020, Setiap Hari Ada Pertandingan
- Hakim Ziyech, Gelandang Bertipe Pemimpin yang Suka Jahil
- Christian Pulisic Diminta Persiapkan Diri untuk Jaga Tempatnya di Chelsea
- AC Milan Coba Pulangkan Tiemoue Bakayoko
- Ihwal Pengganti Kepa, Chelsea Incar Kiper Borussia Dortmund
- Chelsea Masih Terdepan untuk Transfer Philippe Coutinho
- Gara-Gara Pemain Ini, Chelsea Batal Rekrut Achraf Hakimi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sempat Ditolak, Manchester United Kejar Lagi Bintang Chelsea Ini di Musim Panas 2026?
Liga Inggris 19 Februari 2026, 15:31
-
Anaknya Digosipkan Jadi Target Transfer MU, Ayah Alexis Mac Allister Beri Kode Begini
Liga Inggris 19 Februari 2026, 15:21
-
Statistik Buruk Viktor Gyokeres, Haruskah Arsenal Mulai Khawatir?
Liga Inggris 19 Februari 2026, 12:24
-
Arsenal Mulai Tersendat: Tujuh Poin Hilang, Alarm Bahaya di Puncak Premier League
Liga Inggris 19 Februari 2026, 11:42
-
Arsenal Gagal Menang, Arteta: Harga Kecerobohan yang Harus Dibayar
Liga Inggris 19 Februari 2026, 10:42
LATEST UPDATE
-
Kiper Tottenham Terbuka Gabung Inter pada Bursa Transfer Musim Panas
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:34
-
6 Pemain Juventus Tak Masuk Rencana Luciano Spalletti Musim Depan
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:23
-
Bukayo Saka Resmi Perpanjang Kontrak Jangka Panjang Bersama Arsenal
Liga Inggris 19 Februari 2026, 23:24
-
Dusan Vlahovic Ingin ke Barcelona, Siap Isi Pos Robert Lewandowski
Liga Italia 19 Februari 2026, 22:17
-
Manchester United Bidik Bek Barcelona, Bersaing dengan Inter
Liga Inggris 19 Februari 2026, 22:09
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Arsenal Tergelincir di Markas Wolves, Peluang Juara Premier League Terancam
Liga Inggris 19 Februari 2026, 21:14
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:10
-
Arne Slot Ungkap Kondisi Alexander Isak, Masuki Tahap Akhir Rehabilitasi
Liga Inggris 19 Februari 2026, 20:44
-
AC Milan Gagal Pangkas Jarak, Inter Unggul 7 Poin dalam Perburuan Gelar Serie A
Liga Italia 19 Februari 2026, 20:25
-
Milan vs Como, Davide Bartesaghi: Sudah Main Bagus, Tapi Ada yang Kurang
Liga Italia 19 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39



