Arsenal Tergelincir di Markas Wolves, Peluang Juara Premier League Terancam

Arsenal Tergelincir di Markas Wolves, Peluang Juara Premier League Terancam
Skuad Arsenal dalam laga Liga Inggris versus Wolverhampton, Kamis (19/2/2026). (c) AP Photo/Dave Shopland

Bola.net - Arsenal membuang peluang emas untuk mengokohkan posisi di puncak klasemen Premier League. Unggul dua gol di markas Wolverhampton Wanderers, mereka justru harus puas dengan hasil imbang 2-2, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB.

Tim asuhan Mikel Arteta terlihat nyaman setelah memimpin 2-0. Namun keunggulan itu sirna dan berubah menjadi pukulan telak bagi ambisi gelar mereka.

Menurut superkomputer Opta, Arsenal memiliki peluang menang 98,1 persen saat skor 2-0. Statistik itu kini terasa ironis setelah mereka gagal mengamankan tiga poin.

Hasil ini menjadi kali ketiga dalam lima laga terakhir Premier League Arsenal kehilangan poin dari posisi unggul. Tekanan perburuan gelar kembali terlihat jelas di wajah para pemain.

Keunggulan yang Menguap di Molineux

Keunggulan yang Menguap di Molineux

Reaksi kecewa Declan Rice dkk. dalam laga Premier League antara Wolverhampton vs Arsenal di Molineux Stadium, 19 Februari 2026 (c) (AP Photo/Dave Shopland

Arsenal memulai laga dengan baik dan mencetak gol lebih dulu. Mereka membatasi Wolves hanya satu tembakan di babak pertama tanpa ancaman berarti ke gawang.

Gol kedua melalui Piero Hincapie pada menit ke-56 seharusnya menjadi penegas dominasi. Pada momen itu, kemenangan tampak hanya tinggal menunggu waktu.

Namun alih-alih menekan, Arsenal justru mundur dan kehilangan kendali permainan. Gol indah Hugo Bueno membangkitkan semangat tuan rumah dan memicu kepanikan.

Sejak unggul 2-0, Arsenal hanya mencatat dua tembakan tambahan. Penguasaan bola nyaris seimbang dan akurasi umpan babak kedua turun menjadi 75,1 persen.

Pertandingan Selanjutnya
Premier League Premier League | 22 Februari 2026
Tottenham Tottenham
23:30 WIB
Arsenal Arsenal

Statistik yang Menggambarkan Tekanan

Statistik yang Menggambarkan Tekanan

Duel Mateus Mane dan Bukayo Saka dalam laga Premier League antara Wolverhampton vs Arsenal di Molineux Stadium, 19 Februari 2026 (c) AP Photo/Dave Shopland

Penurunan performa Arsenal terlihat dari distribusi bola David Raya. Di babak kedua, sang kiper lebih sering mengirim umpan panjang sebagai tanda kepanikan.

Wolves memang hanya mencatat lima tembakan dengan total 0,29 expected goals. Namun dua tembakan tepat sasaran mereka berbuah gol yang menentukan hasil.

Gol penyeimbang lahir dari miskomunikasi antara Raya dan Gabriel Magalhaes. Kesalahan itu memperlihatkan rapuhnya konsentrasi di momen krusial.

Ketika sebuah tim terus bermain di batas tipis, risiko selalu meningkat. Tekanan kecil dapat berubah menjadi kesalahan fatal dalam sekejap.

Ancaman Nyata bagi Ambisi Juara

Ancaman Nyata bagi Ambisi Juara

Andre dan Noni Madueke berebut bola dalam laga Premier League antara Wolverhampton vs Arsenal di Molineux Stadium, 19 Februari 2026 (c) AP Photo/Dave Shopland

Arsenal kini hanya menang dua kali dari tujuh laga terakhir Premier League. Dalam periode itu, mereka kehilangan keunggulan melawan Manchester United, Brentford, dan Wolves.

Hanya Crystal Palace dan West Ham yang kehilangan lebih banyak poin dari posisi unggul pada 2026 dibanding Arsenal. Catatan itu kontras dengan awal musim ketika mereka selalu menang setelah mencetak gol pertama.

Otoritas dan ketenangan yang dulu menjadi ciri khas perlahan menghilang. Beban penantian 22 tahun tanpa gelar liga tampak memengaruhi mental skuad.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah Premier League, tim yang memulai hari di dasar klasemen tidak kalah setelah tertinggal dua gol dari pemuncak. Bagi Arsenal yang bertabur talenta, hasil ini menjadi alarm serius dalam perebutan gelar.

Sumber: Opta

Klasemen Premier League