Man City Dikritik Selebrasi Berlebihan Usai Kalahkan Arsenal, Pep Guardiola: Itu Komentar Bodoh!
Afdholud Dzikry | 22 April 2026 15:47
Bola.net - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, akhirnya buka suara terkait kritik pedas terhadap perayaan timnya usai kemenangan atas Arsenal akhir pekan lalu. Selebrasi itu memicu banyak perdebatan panas di media.
Para pemain Man City merayakan hasil tersebut dengan sangat emosional di Etihad Stadium. Banyak pihak menilai selebrasi Erling Haaland dan kolega dianggap terlalu berlebihan.
Mantan pemain Manchester United, Wayne Rooney bahkan menyebut tindakan skuad The Citizens bisa menjadi bumerang. Namun, Guardiola justru merasa perayaan tersebut sangat wajar mengingat kualitas lawan.
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan pentingnya menghargai momen kemenangan bagi pemain. Ia tidak ingin skuadnya menahan kegembiraan hanya karena opini negatif pihak luar.
Balasan Menohok untuk Kritik Wayne Rooney
Kritik mengenai selebrasi prematur muncul setelah Man City melakukan putaran penghormatan di lapangan. Rooney mengklaim reaksi tersebut bisa memberikan motivasi ekstra bagi Arsenal untuk bangkit.
Guardiola secara mengejutkan mengangkat masalah ini sendiri sebelum sempat ditanya oleh jurnalis. Ia dengan tegas membela anak asuhnya dan menyebut kritik yang beredar sangatlah bodoh.
"Orang-orang bisa mengatakan hal bodoh apa pun yang ingin mereka katakan. Mereka merayakannya karena mereka tahu nilai dari lawan yang dihadapi," kata Pep Guardiola.
"Mereka tahu jika kami tidak menang, maka perburuan gelar akan berakhir. Mereka menang dan kami masih di sana, bagaimana mungkin tidak merayakannya?" tambah Pep Guardiola.
Arsenal Adalah Tim yang Sangat Merepotkan
Guardiola memberikan apresiasi yang luar biasa tinggi terhadap kualitas permainan anak asuh Mikel Arteta. Ia menyebut Arsenal sebagai tim papan atas yang memiliki mentalitas juara.
Pertandingan melawan The Gunners diakui sangat menguras tenaga dan pikiran seluruh elemen tim. Kemenangan tersebut dianggap sebagai pencapaian besar karena mengalahkan kandidat kuat juara Liga Champions.
"Ketika saya di pinggir lapangan dan melihat bagaimana Arsenal bermain, saya memberikan apresiasi luar biasa. Mereka adalah tim papan atas dan pesaing juara Liga Champions," ucap Pep Guardiola.
"Mereka bermain bola pendek dengan baik, tapi juga unggul dalam bola panjang. Situasi bola mati mereka adalah sebuah mimpi buruk bagi pertahanan kami," lanjutnya.
Pentingnya Menikmati Setiap Momen Kemenangan
Bagi Guardiola, merayakan keberhasilan bersama para suporter adalah bagian terpenting dalam sepak bola. Ia tidak ingin anak asuhnya baru bersuka cita saat kompetisi telah berakhir.
Pelatih berusia 55 tahun itu memandang laga melawan Arsenal selayaknya sebuah partai final. Ia meminta para pemainnya untuk selalu menunjukkan rasa syukur kepada para pendukung setia.
"Tunggu sampai akhir musim untuk merayakannya? Ayo kawan. Saya katakan kepada pemain untuk menikmati momen bersama penggemar di setiap pertandingan," tutur Pep Guardiola.
"Mungkin bagi mereka bukan final, tapi bagi kami itu adalah final. Tentu saja Anda harus merayakannya bersama para penggemar kami," tegasnya.
Manchester City kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya melawan Burnley di tengah pekan nanti. Kemenangan di laga tunda tersebut akan membawa mereka semakin dekat dengan puncak klasemen Premier League.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
Liverpool Bisa Kehilangan Curtis Jones, Inter Milan Mulai Bergerak
Liga Inggris 12 Agustus 2026, 12:21
-
3 Alasan Rodri Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona
Liga Spanyol 12 Agustus 2026, 11:51
LATEST UPDATE
-
Pertandingan Pertama Lionel Messi Setelah Sang Ayah Wafat
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 16:17
-
Gagal Dapat Rodri, Real Madrid Harus Pertimbangkan Martin Zubimendi
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 15:04
-
Barcelona Harus Berani Menolak Harga Selangit untuk Rodri
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 14:27
-
Marcus Rashford Kembali, Michael Carrick Tegaskan Statusnya di Manchester United
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 13:17
-
Bradley Barcola ke Liverpool Makin Terbuka, PSG Belum Tutup Pintu
Liga Eropa Lain 13 Agustus 2026, 13:00
-
Formasi Pertahanan Terbaik Liverpool dengan Ronald Araujo
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 12:14
-
Djed Spence Segera Gabung Inter Milan, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Liga Italia 13 Agustus 2026, 12:08
-
Chelsea Tetapkan Batas Waktu Transfer Enzo Fernandez, Manchester City Harus Bergerak
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 11:38
-
4 Talenta Akademi Real Madrid yang Bisa Masuk Rencana Jose Mourinho
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 11:16
-
Senne Lammens Ganti Nomor Punggung di Manchester United
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 11:08
-
La Liga 2026/27: Superkomputer Prediksi Barcelona Juara, Real Madrid Runner-up
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 10:42
-
Ayah Lionel Messi Meninggal, Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Penuh Dukungan
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 10:38
-
Manchester United Menang atas Leeds, 3 Catatan Penting dari Laga Pramusim
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 10:10
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59



